Sinopsis "Antara Nur dan Dia" Episode 34

Sinopsis "Antara Nur dan Dia" Episode 34

Tayang 3 Januari 2016 pukul 20.30 WIB di ANTV.

Nur kecewa karena Yigit tidak mau berbicara sedikitpun, dan karena itulah Nur tidak dapat mengabarkan bahwa ia sedang mengandung anak Yigit. Nur keluar dari ruang kerja Yigit dan berlari ke kamarnya dengan menangis. Saat Nur keluar kamar, Aytul baru saja naik dan selesai bercakap-cakap dengan seseorang di telepon. Aytul tersenyum dan bisa menebak apa yang sempat terjadi di ruang kerja Yigit.

Nur menjatuhkan badannya ke tempat tidur sambil menangis dan apa yang ia gumamkan terdengar oleh Aytul. Aytul tersenyum sinis dan mengatakan bahwa Nur harus tahu diri dengan posisinya, terlepas sebagai keberadaannya sebagai seorang ‘istri’. Aytul tetap saja menganggap bahwa pernikahan mereka adalah pernikahan palsu.

Aytul tersenyum sinis dan mengatakan bahwa Nur harus tahu diri dengan posisinya

Nur mengatakan pada Aytul bahwa Yigit akan menerima anak tersebut, pada akhirnya. Yigit hanya belum ingin membicarakan hal ini karena ia sedang banyak pekerjaan. Aytul mengatakan lagi bahwa sebaiknya Nur fokus saja ke bibinya, Hafize yang sedang dirawat di rumah sakit.

Nur terkejut karena ia tidak tahu tentang hal ini. Sesegera saja, ia menelepon Emin dan menanyakan apa yang sedang terjadi dengan bibinya itu. Emin mengatakan bahwa tekanan darah Hafize cukup tinggi dan ia pingsan mendadak. Setelah ngobrol dan bertanya kapan Hafize pulang, Emin mengatakan kepada Nur bahwa ia tidak usah khawatir karena besok pagi Hafize sudah diperbolehkan pulang.

Yigit masih merenung di ruang kerjanya. Tetapi, ia menyempatkan diri untuk menelepon Tayyar dan bilang ia tidak jadi mengirimkan supir untuk menjemput Elmas. Yigit masih tidak habis pikir dengan kelakuan Elmas. Ia tidak mengerti tujuan Elmas menyebarkan video tersebut. Ia berpikir bahwa Elmas mungkin kesal dengan Cahide, sehingga ia membalaskan dendam kepada seluruh keluarga Kozan.

Keheningan ruang kerja Kozan pecah saat Iclal masuk ke ruangan Yigit

Keheningan ruang kerja Kozan pecah saat Iclal masuk ke ruangan Yigit. Iclal mengajak Yigit istirahat saja karena dari tadi Yigit terlihat tegang, sejak dari kantor dan pulang cepat ke rumah. Yigit tidak terlalu menanggapi perkataan Iclal. Iclal berusaha merayu dan memeluk Yigit.

Pelukan Iclal terlepas saat terdengar teriakan Mert yang tiba-tiba berada di pintu. Yigit dan Iclal terkejut. Yang paling terkejut tentu Yigit yang melihat Nur juga ada di pintu dengan tatapan sedih, karena Yigit mengacuhkannya. Mert menghampiri ayahnya dan meminta si ayah untuk menemaninya. Iclal tampak kesal dengan ulah Mert dan menyuruh Nur untuk segera membawa Mert tidur karena sudah malam. Mert berlari ke arah Nur dan membawanya ke kamar dengan perasaan sedih campur kesal.

Setelah itu, Iclal bergabung dengan para anggota keluarga yang lain di ruang santai. Mereka sedang asyik ngobrol dengan Firad. Aytul hanya cemberut saja sepanjang percakapan tersebut. Iclal sesekali menatap Firad dengan tatapan syahdu dan Firad juga sesekali mencuri pandang ke arah Iclal.

Di kamar Mert, Nur menceritakan buku seperti biasa

Di kamar Mert, Nur menceritakan buku seperti biasa dengan perasaan sedih. Mert menegur Nur dan bertanya mengapa ia terlihat sedih. Nur, seperti biasa, bisa mengalihkan perhatian Mert.

Akhirnya mereka pun bercanda seperti biasa lagi hingga Mert tertidur. Saat sedang merapikan kamar Mert sebelum beranjak ke kamarnya, Yigit mengintip kamar Mert dan melihat Nur belum kembali ke kamarnya. Yigit tidak masuk dan memilih untuk pergi dari kamar tersebut.

Nur, yang tidak sadar kalau Yigit sempat mampir ke kamar Mert, menuju kamarnya sendiri. Ia mengambil tas yang berisi foto-foto USG dan menatapnya dengan sedih. Tak ia sangka ia pun ketiduran sembari memegang foto-foto tersebut.

 Ia mengambil tas yang berisi foto-foto USG dan menatapnya dengan sedih

Pagi harinya, Nur ketiduran dan tidak mengurus Mert yang hendak berangkat sekolah. Mert meloncat-loncat di atas kasur dan Aytul kerepotan saat hendak merapikan cucunya yang lincah ini. Iclal merasa berisik dan mengatakan kepada Mert supaya tenang.

Karena tidak tahan dengan sikap Mert yang berisik dan terlalu aktif, Iclal berinisiatif memanggil Nur. Ia langsung membangunkan Nur, tetapi ia heran dengan selembar kertas yang jatuh dari tangan Nur. Semakin shock lagi si Iclal karena ternyata Nur memegang foto-foto USG.

Pagi itu pula, keluarga Hafize kembali dari rumah sakit. Di sepanjang perjalanan, Hafize memilih diam meski duduk di samping Elmas. Yigit, yang melihat kedatangan mereka, memanggil Elmas dan ingin bicara empat mata saja dengannya. Hafize masuk dengan Emin ke dalam rumah.

Demikianlah sinopsis "Antara Nur dan Dia" untuk episode 34. Lihat juga sinopsis episode sebelumnya (episode 33) dan nantikan update sinopsis episode berikutnya (episode 35).

Last edited 04 January 2016