sinopsis Astha Dan Shlok SCTV

SCTV akhirnya menghadirkan serial India terbaru yang akan mulai tayang pada hari Senin, 5 September 2016. Serial yang diharapkan mampu melanjutkan keberhasilan serial "Ranveer dan Ishani" yang akan segera tamat itu berjudul "Astha Dan Shlok".

Kali ini, SCTV menghadirkan drama super romantis yang bakal menyaingi serial “Thapki” dan “Mohabbatein” yang tengah naik daun di kalangan pemirsa setia ANTV. SCTV rupanya tidak ingin kehilangan momen untuk bersaing dengan ANTV untuk merebut jam tayang siang hari yang beberapa waktu terakhir gencar menayangkan beberapa judul serial India terbarunya seperti Thapki dan Mohabbatein yang sukses mengambil perhatian para pecinta serial India di jam tayang siang hari hingga sore hari.

Berjudul asli “Iss Pyaar Ko Kya Naam Doon?...Ek Baar Phir”, drama ini merupakan sekuel dari drama berjudul “Iss Pyaar Ko Kya Naam Doon?”, yang ditayangkan pada 2011. Namun, tak seperti sekuel drama biasanya, “Iss Pyaar Ko Kya Naam Doon Ek Baar Phir” atau "Astha Dan Shlok" ini menghadirkan plot cerita dan pemain serta karakter yang benar-benar berbeda.

Saat itu, kemunculan “Astha dan Slok” di India sangat unik karena menjadi satu-satunya drama opera sabun yang ditayangkan pada pukul 6 sore. Drama yang sempat ditayangkan di berbagai wilayah di India dengan berbagai versi bahasa ini, sebenarnya dikategorikan sebagai drama bagi pemirsa dewasa.

“Astha dan Slok” sudah ditayangkan sejak 5 September 2016 pada 13.30 WIB di SCTV. Drama ini sendiri sudah menjadi salah satu drama terfavorit di India pada kurun waktu dua tahun, yakni pada pertengahan 2013 hingga 2015 di Star Plus.

Awalnya para pemirsa mengira bahwa serial ini sudah akan menggantikan jam tayang serial "Ranveer dan Ishani" mulai senin besok. Namun ternyata masih ada beberapa episode tersisa yang masih akan menemani para pemirsa setia SCTV.

penayangan perdana serial "Astha Dan Shlok"

Bertepatan dengan penayangan perdana serial "Astha Dan Shlok" di SCTV pada pukul 13.30 WIB mulai 5 September 2016, ANTV juga meluncurkan serial terbarunya berjudul "Lonceng Cinta" di hari dan tanggal yang sama mulai pukul 16.00 WIB.

Dengan susunan jadwal acara siang hari yang menghadirkan serial India secara berturut-turut Naagin pada pukul 12.30 WIB, "Astha Dan Shlok" pada pukul 13.30 WIB, dan "Ranveer dan Naagin" pada pukul 14.30 WIB maka secara tidak langsung SCTV akan berkompetisi dengan ANTV yang menghadirkan serial Thapki dan Lonceng cinta pada rentang jam tayang yang sama.

Nah, anda tentu sudah penasaran bagaimana sinopsis "Astha Dan Shlok" yang didapuk untuk segera menggantikan "Ranveer dan Naagin" tersebut bukan?

Serial yang berjudul asli "Iss Pyaar Ko Kya Naam Doon?...Ek Baar Phir" ini sudah pernah tayang di saluran Star Plus sejak 26 Agustus 2013 hingga 13 Juni 2015 dengan total 542 episode. Serial ini menghadirkan tokoh utama "Astha Dan Shlok" yang diperankan oleh Avinash Sachdev dan Shrenu Parik.

Sinopsis Astha Dan Shlok (SCTV)

Soal sinopsis, pembaca mungkin sudah sering sekali membaca ringkasan singkat dari drama ini. Sesuai namanya, tentu sang pemeran utama adalah Astha dan Shlok. Kedua insan yang saling mencintai ini sempat menjalani masa-masa dimana keduanya tak saling suka, karena kepribadian yang berbeda.

Yang menarik untuk disimak adalah proses perubahan dari karakter Shlok yang semula adalah sosok pria yang kasar, hingga menjadi seorang pemuda penyayang dan suami yang perhatian.

Awalnya Shlok memiliki kepribadian yang dominan dan keras, sangat tertutup terhadap orang, khususnya kepada wanita. Hal itu tercermin juga dalam hal pemilihan warna hitam yang menjadi favoritnya. Sosok Shlok Agnihotri akan diperankan secara apik oleh Avinash Sachdev.

Sebagai sosok pria yang penuh dengan kebencian dan memiliki perilaku yang kasar ini ia memiliki pandangan yang merendahkan para wanita.

Sementara itu sosok Astha yang diperankan oleh Shrenu Parikh sangat kontras dengan karakter Shlok. Astha merupakan seorang wanita yang berkepribadian ceria dan sangat menghargai hubungan. Itulah yang membuat hidupnya penuh dengan warna dan mampu menikmati hidupnya.

Shlok, yang digambarkan sebagai matahari yang terik dan menyengat, memadu kasih dengan Astha yang punya karakter lembut bak bulan purnama yang bersinar lembut. Umpamakan saja, Shlok adalah secangkir espresso, dan Astha adalah kopi krim lembut. Kedatangan Shlok bagi orang-orang di sekitarnya seperti angin ribut. Sedangkan keberadaan Astha bagi mereka yang selalu menantikannya adalah udara segar di pagi hari.

Perbedaan ini menjadi daya tarik utama “Astha dan Shlok” di beberapa episode awal. Pemirsa dijamin sangat kesal dengan perangai kasar Shlok, yang seolah tak mau mengalah. Emosinya gampang tersulut dan ia pun menggambarkan pribadinya yang tak ingin diganggu dengan selalu mengenakan baju berwarna hitam, tinggal di kamar dengan nuansa gelap, dan menyukai apapun yang tak berwarna. Jangankan menyukai warna, wanita pun tak ia suka. Ia menganggap bahwa sendirian tanpa wanita adalah kehidupan yang sempurna.

Astha Dan Shlok segera di SCTV

Astha, sebaliknya, memiliki jiwa yang suka menolong, periang dan berhati emas. Tak diragukan lagi, teman-teman yang menyayangi dirinya pun ia punya. Ia sangat menghargai hubungan baik dengan siapa saja. Tak terkecuali dengan Shlok, yang semula ia anggap sangat baik. Shlok, sempat berpura-pura mencintai Astha dan akhirnya mengkhianatinya. Intinya, para pemirsa dibuat kesal setengah mati dengan semua yang dilakukan oleh Shlok.

Latar belakang keluarga dari kedua insan ini pun diceritakan secara gamblang. Ayah Shlok, Niranjan Agnihotri beristrikan Geetanjali Tikekar, seorang ibu otoriter, yang tentu saja bakal jadi mertua yang penjadi penguasa. Sedangkan keluarga dari Astha yang diperkenalkan disini adalah Anjali Agnihotri Kiloskar, ibu dari Shlok.

Keluarga Agnihotri adalah keluarga ningrat dengan latar pendidikan tinggi. Dan keluarga Kiloskar merupakan para pegawai dari keluarga Agnihotri. Dari situlah, pertemuan antara Shlok dan Astha terjadi. Pertengkaran adalah hal biasa, dan masing-masing dari mereka selalu salah paham. Shlok yang bersikap kasar kepada keluarga Astha selalu mendapatkan perlawanan dari Astha, yang tak rela keluarganya diinjak-injak.

Kebencian Shlok kepada Astha pun sedikit demi sedikit memudar, dan berubah menjadi rasa ingin bertemu, apabila tak bertemu dengan gadis cantik nan pemberani itu.

Bisakah “Astha dan Shlok” Menuai Sukses?

Di negeri asalnya, drama ini tak mendapat respon istimewa. Kemungkinan besar, hal ini disebabkan oleh plot cerita yang kurang lebih sama dengan drama-drama Bollywood lainnya.

Di episode pembuka “Astha dan Shlok”, kita melihat Shlok Agnihotri, yang diperankan oleh Avinash Sachdev, berlari menuju ke puncak bukit. Ia bersumpah di bawah teriknya matahari bahwa ia tidak akan membiarkan matahari bersinar dalam hati dan kehidupannya.

Melalui dialog ini, tokoh Shlok langsung menunjukkan karakter yang dipenuhi dengan amarah, konflik dan tak sudi untuk patah hati. Shlok menganggap semua wanita lebih rendah dari dirinya. Ia menganggap bahwa seorang wanita patut berada di rumah saja dan mengurus rumah tangga.

Menurut para pengamat drama Bollywood, drama ini tak sesukses sekuel sebelumnya. Terutama, jika ditilik dari chemistry yang terjalin di antara tokoh utamanya. Di sekuel perdana, Barun Sobti dan Samaya Irani selalu dinobatkan sebagai pasangan paling serasi. Namun, meski demikian, banyak penggemar yang menganggap bahwa keberadaan dua tokoh utama Shlok dan Astha ditampilkan dengan sangat apik. Apalagi, saat mereka berdua menunjukkan karakter yang berbeda.

Memang, soal latar belakang cerita tak jauh berbeda dengan drama India pada umumnya. Gerakan lambat, jeda yang terlalu lama antar adegan, kemewahan dan juga latar belakang musik yang gaduh, lengkap tersaji disini. Patut ditunggu apakah drama ini punya alur dramatis yang tak dapat ditebak oleh pemirsa setia drama Bollywood.

Soal reputasi para aktor dan aktrisnya, para pemirsa di India tentu tak ragu. Avinash Sachdev, pemeran Shlok, sudah menjadi idola para kaum hawa di India sejak penampilan perdananya dalam drama seri “Hatim”, meski saat itu ia hanya berperan sebagai aktor pemeran pendamping, yakni Shehzad.

Setelah itu, Avinash membuktikan bahwa dirinya layak menyandang peran utama, dimana wajahnya tak pernah absen mewarnai drama-drama televisi tiap tahunnya. Sejauh ini, ia memang lebih fokus pada peran untuk drama televisi, ketimbang film. Jika Anda sempat memerhatikan, wajah Avinash juga muncul dalam drama “Anandhi”, sebagai peran Dr. Amit Goel.

Sementara itu, Shrenu Parik justru menjadi populer setelah menjadi Astha yang berhati malaikat. Memulai karirnya di tahun 2010, Shrenu mendapat sederet gelar sebagai Aktris Pemeran Utama Terbaik untuk perannya sebagai Astha di tahun 2014.

Berikut ini deretan nama pemeran/pemain serial "Astha dan Shlok":

Avinash Sachdev berperan sebagai Shlok

Shrenu Parikh berperan sebagai Astha

Manish Wadhwa berperan sebagai Niranjan

Geetanjali Tikekar berperan sebagai Anjali

Samir Sharma berperan sebagai Varad

Shalmalee Desai berperan sebagai Sojal

Tushar Dalvi berperan sebagai Avdhoot

Prachi Shah berperan sebagai Kalindi

Sheetal Dhabolkar berperan sebagai Jyoti

Grace Girdhar berperan sebagai Kavya

Manjushree Kulkarni berperan sebagai Jaya

Ankit Modgill berperan sebagai Siddharth Lokhande

Minal Karpe berperan sebagai Ajju

Nupur Alankar berperan sebagai Renuka Lokhande

Aarav Choudhary berperan sebagai Indrajeet Sarkar

Dolly Minhas berperan sebagai Ahilya Vinas

Roma Bali berperan sebagai Kavita Sarkar

Swati Rajput berperan sebagai Poornima Sarkar

Reet Sharma berperan sebagai Mishti Sarkar

Lakshya Wahi berperan sebagai Shantanu Sarkar

Satish Sharma berperan sebagai Pradeep Vinas

Jaanvi Sangwan berperan sebagai Rashmi Vinas

Cabir Maira / Kabeer Maira berperan sebagai Ankush Prabhakar Joshi

Neha Sargam berperan sebagai Aditi/Gayatri

Karan Gangwal berperan sebagai Sures

Shivani Tomar berperan sebagai Swati

Deep Jaitley berperan sebagai Abhay Deshmukh

Sachin Parikh berperan sebagai Vinayak Agnihotri

Pratibha Goregaonkar berperan sebagai Sulbha Deshmukh

Anchal Sabharwal berperan sebagai Mansi

Aakshi Khari berperan sebagai Apsara

Sharmin Kazi berperan sebagai Riya Lokhande

Nah, untuk lebih lengkapnya anda bisa menyaksikan episode perdana serial ini di SCTV mulai hari Senin, 5 September 2016 pukul 13.30 WIB di SCTV.

Jika nantinya serial Naagin dan "Ranveer dan Naagin" tamat, maka kemungkinan SCTV akan kembali menayangkan serial terbaru ini secara marathon, itu artinya 4 episode aslinya dalam sekali tayang.

Namun tidak menutup kemungkinan SCTV sudah menyiapkan pendamping serial India ini untuk bersaing dengan ANTV. Kita nantikan saja.

Last edited 11 September 2016