Sinopsis dan Profil Pemain Film "Boven Digoel" (2017)

sinopsis Boven Digoel

Kecantikan bumi Papua telah membuat aktris kawakan, Christine Hakim jatuh cinta. Bahkan ia rela pindah dari ibukota demi tinggal di Boven Digoel. Pasca syuting film terbarunya, “Boven Digoel” di kota tersebut, Christine Hakim ingin segera kembali ke daerah yang menawarkan keindahan alam yang luar biasa tersebut.

Christine, yang terkenal sangat selektif dalam memilih peran, tak berpikir dua kali saat menerima tawaran bergabung dalam film Indonesia terbaru 2017 ini. Baginya, mendatangi propinsi di ujung timur Indonesia ini adalah hal yang membahagiakannya, karena ia ingin mengunjungi masyarakat Papua.

Kini, film “Boven Digoel” siap ditayangkan pada 9 Februari 2017 mendatang, serentak di seluruh XXI di Indonesia (lihat juga jadwal Cinema XXI). Film yang diproduksi oleh Foromoko Matoa Indah Film ini menjadi salah satu bukti kepiawaian sutradara kawakan, FX Purnomo, yang ingin merepresentasikan sebagian kecil dari keindahan alam di tanah air kita.

Ia seolah ingin menunjukkan bahwa banyak sekali potensi alam dan sumber daya manusia yang belum dimaksimalkan, terutama di Papua. Proses syuting yang penuh tantangan sudah dilewati dengan baik oleh seluruh kru film, terutama perjalanan dari ibukota ke wilayah-wilayah terpencil.

“Boven Digoel” memang tidak hanya menunjukkan keindahan berbagai sudut di wilayah tersebut. Namun, film ini menghadirkan perjuangan masyarakat disana, serta kaum pendatang yang melaksanakan tugas kemanusiaan. Sang sutradara terinspirasi oleh sebuah buku, “Papua: Sebuah Fakta dan Tragedi Anak Bangsa”.

Buku ini menceritakan pengalaman seorang dokter muda yang dikirim ke daerah pedalaman, yakni Boven Digoel. Banyak tantangan yang ia alami, terutama karena keterbatasan alat-alat medis, sekaligus sulitnya transportasi akibat infrastruktur yang buruk.

Yang lebih tragis, ia terpaksa melakukan operasi Caesar dengan menggunakan silet, karena operasi tersebut harus dilakukan demi keselamatan ibu dan bayi. Tidak hanya itu, sang dokter harus berpikir keras bagaimana operasi Caesar dilakukan tanpa obat bius karena keterbatasan dana yang dimiliki puskesmas, dan juga sulitnya akses menuju kota. Sebagai informasi saja, perjalanan dari Jayapura ke Boven Digoel memakan waktu 10 jam, sehingga tidak mungkin mengabaikan pasien yang hampir meregang nyawa karena harus melahirkan bayinya.

Cerita ini menghadirkan fenomena yang dialami masyarakat Boven Digoel di era 90an, dimana angka kematian ibu melahirkan dan bayinya sangat tinggi. Kehadiran seorang dokter muda dari kota menjadi berkat yang luar biasa bagi warga di wilayah tersebut.

“Boven Digoel” sempat akan ditayangkan pada bulan November 2016, yakni bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional. Tetapi, akhirnya film ini bakal dirilis pada 9 Februari 2017 (lihat jadwal penayangan bioskop terbaru di Indonesia).

Profil Pemain Film Boven Digoel

Pemain Boven Digoel

Dalam film ini, Christine Hakim mantap menjalankan perannya sebagai seorang ibu dari tokoh utama kita, John, seorang dokter muda asli Jayapura. Mungkin, kita tak perlu membahas profil Christine Hakim karena siapapun tahu siapa aktris dengan talenta akting luar biasa ini. Nah, aktor dan aktris lain yang bergabung dalam film ini merupakan nama-nama yang masih baru di dunia seni peran. Mereka adalah

Joshua Matulessy

Kita mengenalnya sebagai seniman musik, atau bisa disebut rapper andalan Indonesia saat ini. Pria kelahiran 8 April 1960 ini menganggap bahwa perannya sebagai dokter muda, apalagi peran utama, sangat menantang kendati “Boven Digoel” bukanlah film perdananya. Pertama kali ia membintangi film “Langit Biru” di tahun 2011, dan “Boven Digoel” adalah film keduanya. Seniman multitalenta yang lebih kita kenal dengan nama JFlow ini juga sangat aktif di bidang sosial dan keagamaan.

Maria Fransisca

“Boven Digoel” menjadi debut perdananya di dunia film. Tentu, hal ini membuatnya bangga meskipun ia sendiri sangatlah aktif dalam berbagai kegiatan, baik sosial maupun modeling. Namun, berperan sebagai suster yang membantu pak dokter untuk menjalankan operasi Caesar adalah hal yang baru baginya.

Gadis cantik yang juga Putri Papua 2013 sekaligus Finalis Putri Indonesia 2014 ini punya ambisi untuk memajukan perekonomian rakyat Papua sekaligus meningkatkan taraf hidup mereka dengan mempromosikan keindahan alam propinsi paling timur di Indonesia ini. Selain itu ia juga aktif sebagai Duta Pemberantasan Narkoba Papua karena ia prihatin dengan tingginya angka pengguna narkoba di Indonesia.

Edo Kondologit

Ia menjadi salah satu aktor berdarah asli Papua yang turut bergabung dalam film “Boven Digoel”. Edo memang sudah lama terjun ke dunia hiburan, meski ia lebih dikenal sebagai penyanyi, baik pop maupun rohani. Pria kelahiran 5 Agustus 1967 ini kini juga aktif di bidang politik, dengan menjadi kader salah satu partai politik tertua di Indonesia.

Lala Suwages

Sebagai warga asli Papua, Lala Suwages langsung menerima tawaran bermain dalam film ini. Penyanyi jazz dan RnB ini mengaku sangat bangga bisa memberi kontribusi kepada tanah kelahirannya dengan kemampuannya berakting, meskipun ia mengaku bahwa ia harus berkonsentrasi penuh untuk belajar menghafal skenario, sekaligus menghayati peran yang diembannya, yakni menjadi salah satu asisten dokter. Selain aktor dan aktris tersebut diatas, nama-nama lainnya adalah Ira Dimara, Juliana Rumbarar, Ellen Aragay, dan banyak lagi.

Last edited 04 March 2017