Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 6 (ANTV)

Efsun dan Bahar Episode 6

Tayang Hari Rabu, 20 Januari 2016 di ANTV pukul 20.45 WIB.

Bahar merasa heran kalau Efsun punya kakek karena tidak ada satupun yang menceritakannya. Ates mengatakan bahwa harusnya si kakek masih ada karena ia yang menuntun Mehmet kepada keberadaan anaknya di rumah Nuran-Ilyas. Ates mengalihkan pembicaraan dengan meminta kue favoritnya kepada Bahar. Ia mulai curiga bahwa ada sesuatu yang terjadi sehingga Yusuf sampai kini tidak dapat ditemukan. Jika Yusuf ada, maka Yusuf dapat memastikan siapa anak kandung Mehmet Emir sebenarnya.

Di rumah keluarga besar Attahan, keluarga Mehmet Emir makan malam. Semua menanyakan Muge yang sedang tidak ada untuk makan malam. Mehmet merasa bersalah karena akhir-akhir ini ia sering tidak memerhatikan Muge karena kesibukannya. Ia berjanji akan mengajaknya bicara karena ia tidak ingin Muge iri kepada Efsun.

Adegan berpindah ke kediaman Nuran-Ilyas. Nuran berusaha menelepon Efsun tetapi tidak diangkat. Nuran marah. Ia iri dengan Efsun yang saat ini pasti sedang makan enak sedangkan dirinya hanya masak biasa.

Efsun dan Bahar Episode 6

Bahar bilang bahwa ia tidak mempermasalahkan hal ini dan yang terpenting adalah masakan ibunya. Saat makan malam itu pula, Bahar tanya apakah kakek Efsun pernah datang. Nuran dan Ilyas kaget luar biasa. Nuran tanya mengapa Bahar bertanya.

Lagi-lagi Bahar bilang Ates yang menanyakan kepadanya. Nuran heran mengapa Ates sangat peduli dengan hal ini. Bahar justru bertanya mengapa ia tidak diberitahu akan hal tersebut. Nuran bilang hal ini tidak penting karena si kakek hanya datang dan pergi. Ilyas sangat ketakutan dengan hal ini karena ia tahu akan ada sebuah penyelidikan.

Paginya, sebelum berangkat bekerja, Bahar mendatangi rumah keluarga Attahan. Efsun marah-marah kenapa Bahar datang ke rumah. Pertama ia mengusir Bahar, tetapi saat Mehmet Emir keluar, ia pura-pura kangen kepada Bahar.

Bahar bilang ibunya bingung menanyakan Efsun yang tidak kunjung mengangkat teleponnya. Bahar polos sekali dan bertanya mengapa Efsun marah-marah lalu tertawa melihatnya.

Efsun marah-marah kenapa Bahar datang ke rumah

Efsun memilih tak menjawab tetapi justru mengajak Bahar untuk pamer kamar. Di dalam situ, ia menunjukkan lipstik, parfum, dll yang jauh lebih mahal daripada gaji Bahar di restoran tersebut. Bahar terkagum-kagum melihat perabotan di dalam kamar Efsun. Sekilas, ia melihat foto ibunya. Ia mengagumi kecantikan sang ibu. Efsun pun merampas foto itu.

Sekilas, ia melihat foto ibunya. Ia mengagumi kecantikan sang ibu

Efsun mengajak keluar dan pamer lift ke Bahar. Mereka berdua ketemu Muge, mengira Bahar adalah anak Mehmet. Muge bersikap ramah kepada keduanya. Efsun ngedumel dan mengatakan bahwa Bahar sok akrab dengan Muge. Lalu, Efsun menyuruh Bahar minta kartu kredit ke Mehmet supaya ia bisa belanja baju. Bahar tidak mau karena hal ini memalukan.

Efsun pun mencari 'ayah'nya di kamar. Ia hanya menemukan Fulya dan Hulya. Efsun minta dibelikan pakaian dan Fulya dapat memaklumi. Fulya mengajak Efsun belanja, dan makan.

Tetapi Efsun beralasan kalau ia mau ajak Bahar. Fulya justru menawarkan kartu kreditnya tetapi dengan syarat, Efsun harus memberitahu apa saja yang ia belanjakan hari itu. Hulya marah karena Fulya terlalu sabar.

Pemirsa dipastikan makin kesal dengan ulah Efsun yang marah karena pemilik toko tidak mau terima kartu kredit itu sebab ia bukan pemilik kartu. Efsun menelepon Ates menggunakan ponsel Bahar dan memintanya ditemani Ates. Efsun menyuruh Bahar antar pakaian ke rumah karena ia ingin berduaan dengan Ates. Ates ikut kesal melihat tingkah Efsun dan akhirnya memanggilkan taksi untuk Bahar. Ates menatap Bahar dengan penuh perasaan.

Lalu Ates dan Bahar ke resto mewah

Lalu Ates dan Bahar ke resto mewah. Ates pesan risotto cumi. Sedangkan Efsun memesan creme brulle. Ates mengolok dengan mengatakan bahwa Efsun seharusnya memesan makanan pembuka kalau lapar, bukannya dessert (makanan penutup).

Efsun malu. Ates meminta Efsun menceritakan tentang dirinya. Efsun tanya balik apakah Ates tertarik dengannya. Ates tidak suka dan bertanya lagi apakah Efsun sudah merasa sebagai orang paling cantik di dunia. Ates menganggap Efsun suka menonjolkan diri dan merendahkan orang. Efsun salah tingkah tetapi pesan singkat dari Al membuatnya punya alasan untuk meninggalkan resto. Efsun tidak mau diantar tetapi mau pinjam uang karena tidak bawa uang sama sekali.

Ates penasaran apa yang mau dilakukan Efsun. Ia mengikuti taksi Efsun yang ternyata bertemu dengan Al. Al memaksa bermesraan, dan ia nekad datang ke rumah Efsun. Efsun janji lain kali ia akan mengundang Al tetapi tidak sekarang.

Mehmet bertanya soal pendidikan Bahar

Bahar yang mengantar baju ke pembantu bertemu Mehmet yang mengajaknya minum kopi. Mehmet bertanya soal pendidikan Bahar yang mengaku putus kuliah karena tidak ada biaya. Mehmet suruh Bahar kuliah lagi dan menawari pekerjaan di perusahaan untuk magang jurusan hotel dan turisme. Bahar ingin minta pendapat Sureya dulu. Mehmet mengangguk. Lalu, Efsun datang dan heran karena Bahar masih disini. Sementara itu di kediaman Nuran, tetangga bergunjing karena Nuran tidak ikut ke rumah Mehmet.

Melalui telepon, Nuran memarahi Efsun. Ia ancam bongkar kejahatan jika Efsun tidak mengajaknya ke rumah Attahan. Efsun berteriak di telepon dan hal ini terdengar oleh Mehmet. Mehmet menghampiri Efsun yang mengaku kalau ia rindu ibunya sambil menangis. Jika ibunya tidak tinggal disini, Efsun saja pergi. Mehmet janjikan mereka tinggal di paviliun, bukan di rumah utama.

Adegan berakhir saat Nuran gembira karena besok ia boleh tinggal di rumah keluarga Attahan. Ia salah paham dan mengira ia akan dijemput mobil. Efsun menyuruh ibunya sewa truk dan membawa semua perabotan. Efsun tidak mengatakan bahwa keluarganya tidak tinggal serumah, tetapi di paviliun.

Nuran gembira karena besok ia boleh tinggal di rumah keluarga Attahan

Demikianlah sinopsis Efsun dan Bahar episode 6. Lihat juga sinopsis episode sebelumnya (episode 5) dan kelanjutan sinopsis episode berikutnya (episode 7) yang akan tayang nanti malam pukul 20.45 WIB di ANTV.

Last edited 25 January 2016