Sinopsis dan Pemain Film Indonesia "Baracas" (2017)

sinopsis film terbaru 2017 baracas

Indonesia sempat dihebohkan dengan teror geng motor di Bandung, dimana ulah mereka sangat meresahkan warga. Bahkan, banyak wisatawan yang urung mampir di kota cantik ini karena ketakutan. Saat isu geng motor mereda, penduduk Bandung sekaligus calon wisatawan dapat bernapas lega. Tak ada lagi gangguan tersebut karena cepatnya tindakan aparat. Sayangnya, kota Bandung mendapat ancaman lagi dari sebuah geng bernama Baracas!

Siapa yang terancam dengan adanya geng ini? Ternyata ‘korban’nya adalah para orang tua yang kehilangan anak lelakinya, dimana mereka memutuskan untuk bergabung dengan Baracas, singkatan dari Barisan Anti Cinta Asmara. Untunglah, Baracas hanya ada di film. Dan, yang beruntung dengan adanya Baracas adalah pecinta film Indonesia. Film ini serentak ditayangkan di XXI di seluruh Indonesia mulai 23 Maret 2017 (lihat juga jadwal Cinema XXI dan jadwal bioskop terbaru selengkapnya).

Jika dilihat dari kepanjangan Baracas, kita dengan mudah bisa menebak bahwa sinopsis film ini adalah bertema komedi. Sutradara Pidi Baiq yakin bahwa filmnya bukan sekedar komedi slapstick. Selama ini, Pidi Baiq terkenal dengan tulisan-tulisannya yang jenaka, namun dengan polesan plot cerita yang brilian dalam wujud novel dan komik. Sang sutradara ‘melamar’ Maxima Pictures untuk memproduksi film komedi ini.

sinopsis baracas

Penonton akan segera menyaksikan bagaimana para aktor dan aktris pendukung dalam film Baracas ini menyuguhkan kisah komedi yang timbul dari dialog, dan bukan sekedar dari mimik wajah serta tingkah laku yang dilucu-lucukan. “Baracas” juga menjadi sarana perwujudan seni peran dari Pidi Baiq dalam bentuk audio visual, setelah selama ini ia hanya menuangkan karyanya dalam bentuk buku.

Anggota Geng ‘Baracas’ dan Sinopsis Singkat

Geng Barisan Anti Cinta Asmara atau Baracas merupakan geng baru langsung populer di kota Bandung. Popularitas geng ini bukannya karena mereka gemar bikin onar. Namun, geng ini telah menarik perhatian para pria jomblo di kota Bandung. Pasalnya, mereka sampai rela meninggalkan keluarga karena ingin bergabung dengan para pria senasib seperjuangan.

Adalah Agus, ketua geng ini. Ia, secara sengaja, membentuk geng yang berisikan barisan pemuda sakit hati karena dikecewakan karena cinta. Semua anggota geng ini adalah mereka yang pernah patah hati, dan tak sudi lagi menjalin asmara. Bahkan, ada pula pria yang bergabung hanya karena ditolak cintanya saat mereka baru menyatakannya.

Terbentuknya Baracas menjadikan para pria ini akur. Mereka juga kompak dalam segala hal. Namun, kekompakan yang berdasarkan rasa benci kepada wanita membuat mereka dianggap aneh. Keanehan ini dikarenakan para anggota geng benar-benar anti kepada wanita. Mereka tidak diperbolehkan memiliki koneksi dengan bisnis apapun yang terkait dengan wanita. Akhirnya, kebencian mereka pun dianggap berlebihan oleh banyak orang, terutama teman-teman wanita mereka.

Namun, hal ini membuat para anggota geng bergeming. Mereka terlalu mematuhi perintah sang pimpinan, Agus. Agus sendiri adalah seorang pria yang pernah merasa sakit hati kepada mantan kekasihnya. Ia adalah seorang wanita cantik bernama Sarah. Sarah mengkhianati Agus sehingga Agus merasa bahwa semua wanita sama saja.

Pada dasarnya, geng Baracas tidak terlalu mengganggu ketertiban umum. Namun, ada beberapa pihak—dalam hal ini wanita—yang menganggap bahwa kehadiran geng ini sangatlah mengganggu. Mereka pun melaporkan geng ini sebagai geng yang mengganggu ketertiban umum. Hanya saja, pihak berwajib tak menemukan apapun yang mereka anggap benar-benar mengganggu ketertiban umum.

Karena para wanita tersebut merasa bahwa pihak berwajib tak mengindahkan aduan mereka, mereka pun mengambil tindakan main hakim sendiri. Mereka merusak markas geng tersebut, sehingga para anggota geng pun makin marah dan makin membenci wanita.

Sepak terjang geng Baracas pun tak semakin surut dengan gangguan tersebut. Mereka menganggap bahwa bentuk intimidasi tersebut merupakan tantangan, bukan ancaman. Mereka justru semakin membenci wanita.

pemain film baracas 2017

Tetapi, sampai kapan hal ini akan bertahan lama? Tidakkah mereka juga membutuhkan wanita? Bukankah orang yang berperan penting dalam kehidupan mereka juga wanita, alias ibu mereka? Akankah Agus cs insyaf? Apakah mereka akan membuka hati lagi untuk mencintai wanita yang tak akan menyakiti hati mereka?

Film Indonesia terbaru berjudul “Baracas” juga dibintangi oleh beberapa pemain andal lainnya seperti Tika Bravani, yang berperan sebagai Sarah, serta aktor-aktor yang memiliki pengalaman tinggi di dunia komedi seperti Budi Doremi, Ajun Prawira dan Fico Fahriza. Ada pula Stella Cornelia dan juga salah satu aktris senior kita, Cut Mini Theo. Tampil sebagai cameo adalah grup The Panas Dalam, yang juga grup band yang digawangi oleh sang sutradara.

Secara keseluruhan, “Baracas” memiliki daya tarik sangat besar. Selain karena film ini lahir dari buah karya penulis naskah sekaligus sutradara brilian yang ahli dalam komedi, “Baracas” juga dibintangi oleh mereka yang sangat berpengalaman dalam komedi dalam bentuk dialog. Film “Baracas” dihadirkan untuk mereka yang menggemari komedi cerdas.

Last edited 10 March 2017