Sinopsis dan Pemain Film Indonesia "Galih dan Ratna" (2017)

sinopsis galih dan ratna 2017

Tayang Perdana 9 Maret 2017

Versi modern dari film romantis super fenomenal di era 70an, “Gita Cinta Dari SMA” akan segera menghibur para remaja kita. Ya, bagi kalian yang ingin menyaksikan kisah cinta romantis, namun sangat ‘kekinian’, “Galih dan Ratna” tak patut untuk dilewatkan. Film ini segera ditayangkan secara serentak pada 9 Maret 2017 di XXI seluruh Indonesia secara serentak (Lihat jadwal 21 Cineplex selengkapnya).

Kisah cinta anak SMA memang bukanlah topik baru dan spesial untuk film Indonesia. Namun, bukan berarti tema ini tidak bisa menjadikannya sebuah film yang fenomenal, sekaligus meninggalkan kesan. Di awal tahun 2000an, popularitas film “Ada Apa Dengan Cinta” sangat luar biasa. Bahkan sekuelnya pun, saat tokoh utama tak lagi duduk di bangku SMA, mendapatkan respon tak terduga. Lalu bagaimana dengan sinopsis "Galih dan Ratna"?

Tentu, tak akan ada lagi wajah pasangan Rano Karno dan Yessy Gusman, ikon ‘pasangan remaja terserasi’ di era 80an dalam “Galih dan Ratna”. Pasangan remaja yang merasakan indahnya cinta pertama di usia belasan ini akan diperankan oleh Refal Hadi dan Sheryl Shenafia.

Kedua nama ini memang belum terlalu dikenal di dunia seni peran di Indonesia. Tetapi, bisa jadi, setelah penayangan film ini, keduanya bisa menjadi ikon pasangan paling serasi setelah Rano Karno-Yessy Gusman, atau Nicholas Saputra-Dian Sastro.

pemain film galih dan ratna

Inti cerita dari sinopsis “Galih Dan Ratna” tak beda jauh dengan drama aslinya, “Gita Cinta dari SMA”, yang juga merupakan hasil saduran dari novel Eddy D. Iskandar. Namun, bakal banyak sekali perubahan dalam plot cerita, kendati intinya sama, yakni indahnya cinta pertama di bangku SMA. Perubahannya tentu ada pada latar belakang tempat dan konflik yang melibatkan pasangan ini, sekaligus dengan orang-orang terdekat mereka.

Sekilas saja tentang ‘Galih dan Ratna’ di era akhir 70an, dimana film “Gita Cinta dari SMA” menghadirkan sosok Galih dan Ratna yang saling mencinta karena keduanya memiliki kecocokan, yakni sama-sama berprestasi di bidangnya masing-masing. Keduanya makin dekat karena teman-teman mereka sangat antusias dalam ‘menjodohkan’ mereka.

Adegan khas drama tahun 80an dari dua remaja ini seperti bertabrakan tak sengaja, saling berpandangan lalu tersipu malu, mendominasi film yang saat itu disutradarai oleh Arizal ini. Hubungan mereka tetap terjalin terlepas dari tak adanya persetujuan dari orang tua. Ketidaksetujuan orang tua ini berdasarkan alasan ‘khas’ jaman dulu dimana perbedaan suku dan strata sosial merupakan hal yang sangat ‘penting’ saat itu.

Tentu, para pemirsa remaja kita saat ini, tidak akan melihat sosok Galih dan Ratna dengan karakter yang sama seperti di tahun 80an. Sinopsis film ini tak ragu menghadirkan kisah remaja masa kini, lengkap dengan fasilitas-fasilitas yang ada saat ini. Kisah cinta Galih dan Ratna juga menghadapi masalah, kendati bukan lagi karena faktor persetujuan orang tua.

Dalam film Indonesia terbaru 2017 “Galih dan Ratna”, Galih adalah seorang siswa yang memiliki kecerdasan luar biasa dengan bakat yang tak kalah mengesankan. Sayang, sang ibu, Mirna, tak mengharapkan Galih untuk menekuni hobinya. Mirna, membesarkan Galih seorang diri setelah ayah Galih meninggal. Ayah Galih sempat merasa depresi karena toko kasetnya bangkrut tergerus oleh teknologi digital.

Mirna menuntut Galih untuk berprestasi dan masuk universitas ternama yang ditentukan Mirna. Rasa sayang Galih kepada sang ibu tentu membuatnya selalu menurut dengan apa yang dikatakan sang ibu. Bahkan, ia pun masih menyimpan ‘walkman’ berisi kaset-kaset yang tak terjual kala itu. Hal ini terus ia lakukan sehingga ia selalu terpacu untuk mewujudkan mimpi sang ibu, wanita yang berjasa besar dalam kehidupannya.

Kehadiran Ratna di sekolah dimana Galih juga menuntut ilmu sontak mengubah kehidupan Galih. Keduanya berkenalan dan merasa ‘klik’, kendati hobi mereka sangat berbeda. Ratna adalah seorang siswi yang bersekolah tanpa semangat. Ia adalah anak orang kaya sehingga ia merasa bahwa ia tak perlu berprestasi karena ia selalu tercukupi. Sejatinya, ia memiliki bakat luar biasa dalam menciptakan lagu-lagu dengan kata-kata yang dapat menggugah siapapun yang mendengarnya.

film indonesia terbaru 2017 galih dan ratna

Layaknya anak orang kaya, Ratna merasa kesepian karena tak pernah dapat bertukar pikiran dengan orang tuanya yang sibuk sendiri. Tak ada satupun yang mendukung bakatnya yang luar biasa itu.

Tak butuh waktu lama bagi Galih dan Ratna untuk saling menyukai sejak mereka terus berkomunikasi dan saling berbagi tentang banyak hal yang terjadi di sekitar mereka. Seiring dengan berjalannya waktu, hubungan mereka pun terancam bubar karena kedua memiliki ambisi masing-masing, dimana akhirnya muncullah ketidakcocokan dalam prinsip dan idealisme mereka.

Tantangan Yang Harus Ditaklukan Para Wajah-Wajah Baru

Film “Galih dan Ratna” harus bersaing dengan “Ular Tangga” dan “Silariang”, dimana ketiga film lokal ini akan dirilis dalam waktu yang bersamaan. Sedangkan film Box Office terbaru 2017 (impor) yang juga tayang di waktu yang bersamaan adalah “Kong:Skull Island” dan “Miss Sloane”.

Akankah “Galih dan Ratna” mampu bersaing dengan mengandalkan para pemain dengan wajah-wajah baru dengan tema lawas namun fenomenal?

Kita tunggu saja bagaimana Sheryl Sheinafia, Refal Hady, Joko Anwar dll, dapat membuat film ini menjadi salah satu film lokal terlaris di awal Maret 2017 ini. Lihat juga jadwal bioskop terbaru lainnya di jadwaltelevisi.com.

Last edited 3 weeks ago