Daftar Film Korea Terbaru tahun 2015

Para pecinta film di Indonesia tentu selalu menantikan daftar film terbaru tahun 2015 yang telah menanti untuk segera ditonton. Tidak terkecuali dengan beberapa film Korea romantis yang diproduksi oleh negeri asal ginseng, dan bisa menjadi hiburan di sela-sela rutinitas yang membosankan. Selain kangen ama artis, aktor, aktrisnya yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng, namun nuansa ketika menonton film-film korea terbaik dan terpopuler memang tidak ada duanya. Kita bisa dibuat menangis tersedu-sedu, hingga tertawa terbahak-bahak, hingga sulit untuk menebak alur cerita yang dikemas secara cerdas dan elegan... pokoknya sulit deh untuk digambarkan!

film korea terbaru 2015

Selain populer dengan beberapa drama korea terbaru tahun 2015, ada banyak film layar lebar Korea terbaru di tahun 2015 ini yang kemungkinan besar juga akan tayang di bioskop-bioskop kesayangan anda. Jika anda lebih suka film-film yang hanya cukup tayang 2-3 jam saja dan tidak ingin berlama-lama mengikuti tayangan serial drama Korea terbaru yang cukup panjang, anda bisa mempertimbangkan beberapa judul film Korea terbaru 2015 ini, check it out!

Sinopsis Made In China (Movie, 2014)

Directed by Kim Dong-hu

Korea terkenal dengan produksi drama seri dan juga film dengan berbagai genre. Memang sih, kita lebih akrab dengan drama Korea romantis yang bermuatan cinta karena televisi nasional kita lebih sering menayangkan kisah-kisah cinta dibandingkan dengan kisah lain yang lebih seru seperti kisah tentang kemanusiaan, kriminal, dan horor. Tapi, jika kamu adalah salah satu pemerhati film Korea yang mengusung kisah tentang kemanusiaan, wajib hukumnya, deh, untuk menonton film Korea terbaru tahun 2015 ini “Made In China’.

Film ini dirilis pada bulan Juni 2015, dimana film ini mengisahkan tentang kisah nyata dari seorang pria bernama Chen, seorang eksportir belut. Peran Chen, pria yang berkarakter kuat dan tidak gampang menyerah ini diperankan oleh Park Ki-woong.

Ternyata belut yang diekspornya dinyatakan mengandung merkuri, sesaat setelah melalui tes kelayakan barang-barang ekspor. Karena tidak lulus seleksi, maka belut-belut itupun dibuang. Nah, bisa kamu bayangin kan, berapa juta yuan yang sudah terbuang begitu saja. Siapa yang tidak frustasi dengan keadaan yang seperti ini? Setelah sekian lama merintis usaha dari nol, Chen kini harus menghadapi kenyataan yang tidak ia ingini.

Tetapi, bukan Chen namanya kalau harus menyerah begitu saja. Ia sih tidak yakin apa benar belutnya mengandung merkuri. Karena itu, ia bertekad untuk menyewa seorang penyelidik untuk mengatasi masalah ini. Ia yakin banget bahwa belut yang diekspornya bebas dari merkuri. Nah, ia akan ‘berperang melawan’ Mi, petugas dari semacam BPOM di Cina gitu. Mi akan diperankan oleh Han Chae-ah.

film korea terbaru - Han Chae-ah

Kolaborasi Chae-ah dan Ki-woong di Film Debut Kim Dong-hu

Secara tidak terduga, film Made in China ini sudah mendapat banyak pujian, bahkan sejak pertama kalinya film ini dirilis. Hal ini tidak dapat diduga sebelumnya oleh sang sutradara, Kim Dong-hu. Asal tahu aja, ini adalah film pertama dia loh. Yang membuat kagum adalah pemilihan aktor dan aktris untuk peran utama filmnya ini. Ia mengaku sudah menghabiskan banyak waktu untuk mencari sosok yang pas untuk kedua peran yang membutuhkan penjiwaan yang kuat ini.

"Han Chae-ah sebelumnya tidak pernah membintangi film-film seperti ini, tetapi setelah ia bermain sebagai Mi, ia terlihat berbeda,” paparnya saat peluncuran pertama film ini. “Semoga saja melalui peran ini, ia memiliki karir yang makin gemilang di perfilman Korea.”

film korea terbaru 2015 - Park Ki-woong

Park Ki-woong sendiri mengaku tidak langsung menerima tawaran sang sutradara, lho. Memang sih, banyak aktor yang tidak secara langsung menerima tawaran main film. Tapi, kali ini, Ki-woong mengaku tidak terlalu lama memberi keputusan. Yang ia ragukan adalah menyesuaikan diri dengan karakter Chen, yang cukup sulit, dan juga kegamangannya bermain dengan pemain kawakan Han Chae-ah. Jangan salah, Ki-woong ini teliti banget lho. Dia bahkan mempelajari tiap detail sosok Chen, mulai karakter dasar hingga gaya rambut dan berpakaiannya. Saat ia menyetujui tawaran ini, ia pun gak segan untuk menunjukkan totalitasnya di film Made in China ini. Hebat, yaa.

Selain oleh sutradara, pujian juga dilontarkan kepada Ki-woong oleh sang produser, Kim Soon-mo, yang menyatakan bahwa ia beruntung menjadi produser film ini. “Park Ki-woong bermain dengan taraf emosional yang pas. Peran sebagai Chen membuat dia bermain total,” paparnya.

Park Ki-woong memulai debut karirnya di seni peran Korea sejak 2005. Film pertamanya adalah ‘Art of Fighting', di tahun 2005. Sejak itu, wajahnya kerap muncul di beberapa serial drama Korea dan juga sederet film lainnya seperti ‘Secretly and Greatly’, ‘Arrow, The Ultimate Weapon’, ‘Someone Behind You’, ‘Bridal Mask’ di KBS 2TV dan banyak lagi. Memang sih, wajah Ki-woong lebih sering muncul di layar kaca pemirsa televisi Korea dibandingkan dengan film-film di negeri itu. Karena itulah, penampilan memukaunya di Made in China cukup mendapat respon positif.

Nah, sekarang giliran Han Chae-ah yang kita bahas. Sebagai seorang penentu keputusan dari BPOM nya negeri Cina, ia diharuskan menjadi sosok yang bertangan dingin dan berkarakter keras. Kalau kamu pernah nonton serial ‘Marry Him If You Dare’ atau ‘Ooh La La Couple’, pasti kamu heran deh, gimana si centil Chae-ah bisa jadi seorang penentu keputusan yang tidak bisa diganggu gugat. Woow, patut ditunggu nih gimana peran Chae-ah dan juga Ki-woong. Jangan lupa nonton yaa.

Pemeran lainnya dalam film ini adalah:

Yoo Jae-myeong

Lim Hwa-yeong

Kim Yoon-tae

Seon Hak


Sinopsis Film Korea: Madonna (2014)

"Aku hanya ingin hidup normal" - Malaikat dan pelacur. Madonna-

Korea bukan hanya terkenal dengan drama serinya, lho. Korea Selatan terkenal pula dengan barisan aktor dan aktris papan atas, yang membintangi film-film yang mendapat penghargaan di berbagai ajang perfilman dunia. Beberapa film Korea kerap mendapat nominasi dari berbagai kategori di penghargaan film Cannes! Dan ini terjadi setiap tahun, lho. Ini berarti, film Korea dapat bersaing dengan film-film dari seluruh belahan dunia, yang tercipta dari sutradara-sutradara kelas dunia.

Salah satu film Korea yang sempat mampir sebagai salah satu film yang masuk nominasi di sesi Un Certain Regard adalah ‘Madonna’. Nah, kamu pasti bertanya-tanya penghargaan apakah Un Certain Regard itu. Jangan diartikan secara langsung di Google Translate ya, karena nanti jadinya ‘Penghargaan Tidak Jelas’. Penghargaan Un Certain Regard ini dimaksudkan untuk karya-karya dari berbagai bangsa, yang menonjolkan sisi unik dari negara tersebut.

Di produksi tahun 2014, film yang disutradarai oleh Shin Su-won ini memang layak diapresiasi, kok. Film ini mendapat respons yang luar biasa dari para tamu dan juri di ajang nominasi Cannes International Film Festival yang digelar pada hari Rabu, 3 Juni lalu. Bahkan, aktris kelas dunia, Isabella Rossellini, yang saat itu menjadi juri, serta Naomi Kawase, sutradara kawakan Jepang, memberi standing ovation kepada para sutradara dan para pemeran utama yang hadir saat itu.

Cannes International Film Festival

Memang sih, Madonna bukan menjadi satu-satunya film yang mendapat standing ovation. Tapi, Madonna dianggap sebagai film yang luar biasa karena film ini masuk kategori film dengan budget rendah (low budget). Gak banyak lo, film yang dibuat dengan budget terbatas bisa lolos seleksi ke Cannes. Berarti, Madonna layak jadi pilihan untuk tontonan kamu di liburan sekolah tahun ini.

Tentang apa sih, film Madonna ini sebenarnya?

Nah, pertama kita ulas dulu sekilas tentang film ini ya. Madonna ini menceritakan tentang kehidupan yang umum terjadi di Korea Selatan, dimana posisi perempuan dengan latar belakang kemiskinan tidak seberuntung mereka yang termasuk dalam keluarga Chaebols, atau konglomerat. Banyak yang diungkap dalam film ini seperti sistem pendidikan yang carut marut, lapangan pekerjaan yang kurang, bahkan tidak cukup layak untuk semua warga negara. Bahkan di film ini juga diulas maraknya pelecehan seksual, yang menurut beberapa orang adalah hal yang biasa terjadi.

Masalah materialisme juga diangkat di film ini. Bisa dibilang, film ini memang menonjolkan permasalahan yang kerap terjadi di negara ini. Itulah keunikan Madonna, karena film ini berani menonjolkan apa yang biasanya tidak ditunjukkan di drama Korea pada umumnya.

film korea terbaru 2015 - madonna

Sinopsis Madonna ini dimulai dengan kisah seorang asisten perawat yang bernama Hae-rim (Seo Yeong-hee) dan seorang dokter yang diperankan oleh Byeon Yo-han. Mereka berdua harus bertanggung jawab atas seorang pasien cacat Cheol-ho, yang membutuhkan transplantasi hati. Pasien ini memiliki anak laki-laki yang bernama Sang-woo (Kim Yeong-min). Ia memiliki tekad kuat untuk memperjuangkan nyawa ayahnya, sehingga ayahnya kembali menjadi laki-laki kaya, seperti saat sebelum ia sakit keras.

Suatu hari, seorang pasien bernama Mi-na (Kwon So-hyeon) dibawa ke rumah sakit karena kecelakaan misterius. Sang Wo pun membujuk Hae-rim untuk menemukan keluarga Mi-na, supaya pihak keluarga mau memberi persetujuan untuk transplantasi hati. Hae-rim, yang lagi butuh duit nih, membujuk pihak keluarga supaya menyetujui prosedur transplantasi hati itu. Nah, setelah mereka melakukan penyusuran tentang latar belakang Mi-na, yang dikenal dengan nama Madonna, maka semuanya pun terkejut dengan apa yang mereka temukan. Silakan penasaran…

Naah, sekarang kita bahas siapa sih pemeran utama film Madonna ini? Kwon So-hyeon adalah aktris papan atas yang memang sudah malang melintang di dunia akting di Korea. Sepanjang karirnya sebagai pemain film, baru kali ini loh dia mendapat kesempatan berjalan di red carpet festival film Cannes. Woow..

Namun ada insiden menggelikan nih, dimana juri festival film tersebut salah mengenalkannya sebagai Kwon So-hyeon yang merupakan vokalis 4 Minute. Waah, gimana sih para juri pada gak teliti kali ya.. Tapi hal ini gak menyurutkan keharuan dari So-hyeon yang sempat tidak menyangka bahwa film yang dibintanginya kali ini menjadi sorotan para pakar film sedunia.

“Saya masih tidak menyangka bahwa peran di film ini bisa mengantar saja ke festival film dunia. Padahal peran-peran saya sebelumnya hanya sebagai ‘badut’ saja. Saya sadar sih, aktris chubby seperti saya mungkin tidak mudah digemari,” katanya merendah.

"Madonna" sendiri adalah karya ketiga dari sutradara wanita ternama Korea, Shin Su-won yang diperhitungkan di Cannes. Pemeran lain dari film ini adalah Seo Yeong-hee, Kim Myeong-min dan Kwon So-hyeon.


Sinopsis Film Korea: Intimate Enemies (Movie, 2015)

Ternyata memang korupsi itu sudah mendunia. Cuma memang, hukuman kepada para pelakunya yang berbeda-beda. Jadi jangan kesal karena kasus korupsi yang tiada henti ditayangkan di berita televisi. Kalau kamu menonton film ini, mungkin kekesalanmu pada para koruptor juga terwakili.

film korea terbaru

Film ini patut kamu tonton karena saratnya unsur komedi yang menggelitik. Berjudul Intimate Enemies, film ini disutradarai oleh Lim Sang-soo dan dibintangi oleh dua pemain kawakan di seni peran yang sudah malang melintang di Korea Selatan, Ryoo Seung-beom dan Ko Joon-hee.

Sang sutradara sih udah ngaku kalau doi sebenarnya kurang pede dengan film ini. Terbukti dengan pergantian judul berkali-kali yang ia lakukan. Awalnya, film ini diberi judul "No Today For Us". Setelah itu, ia ubah lagi menjadi "There's No Today", dimana arti harfiahnya masih sama. Eh, gak taunya judulnya masih di renovasi lagi menjadi "My Friendly Menaces", sebelum akhirnya diubah lagi menjadi "My Friendly Villains". Kendati demikian, sang sutradara akhirnya memutuskan untuk memilih judul Intimate Enemies. Sebuah judul dengan dua frase yang bertolak belakang, supaya banyak pihak penasaran. ‘Musuh yang Mesra’, apa pula maksudnya?

Cerita inti dari Intimate Enemies adalah tentang seorang pria bernama Ji-noo yang diperankan oleh Ryoo Seung-beom dan Na-mi yang diperankan oleh Koh Joon-Hee, dimana mereka berdua terlibat kecelakaan mobil.

film korea terbaru 2015: Intimate Enemies

Di saat itulah, mereka menemukan uang dalam jumlah yang sangat banyak. Apalagi bagi mereka yang pengangguran dan tidak punya keluarga dan banyak kenalan. Siapa yang tidak girang? Tetapi, mereka tidak sadar bahwa setelah membawa uang tersebut, mereka pun harus terlibat dalam lingkaran kejahatan yang tidak mereka lakukan.

Nah, disinilah nanti cerita seru dari Intimate Enemies. Mereka akan mengalami hal-hal yang tidak terduga karena dikejar oleh para mafia pemilik uang tersebut. Di satu sisi, mereka sangat gembira karena mendapat rejeki sedemikian rupa. Mereka juga tidak ingin serta merta menyerahkan uang tersebut kepada pemiliknya, karena mereka tahu bahwa uang ini adalah uang haram, yang tidak seharusnya dinikmati oleh para koruptor. Nah, gimana ending cerita dari pertarungan para mafia dan duo jagoan amatir ini?

Film ini dirilis pada 25 Juni mendatang di Korea Selatan. Bisa jadi, DVD film ini sudah akan beredar di Indonesia pada bulan Juli atau Agustus 2015.

Selain kedua pemain utama yang disebut di atas, beberapa pemeran lainnya adalah:

Ryoo Hyeon-kyeong

Samuel Okyere

Kim Eung-soo

Jeong Won-joong

Sekilas Tentang Aktor dan Aktris Pendukung

Salah satu yang menjadi sorotan media dan pemerhati sinema Korea Selatan adalah si aktris seksi nan cantik, Ko Joon-hee. Saat di konferensi pers, gaya berbusananya keren abis. Ia mengenakan blouse putih, dan rok transparan selutut. Rambutnya yang dicat blonde pun menambah kesan trendi aktris yang lahir pada 31 Agustus 1985 ini. Nggak heran sih, kalau dia memang pantas pakai busana apa saja, dan memilih padu padan untuk tiap even yang didatanginya. Maklum, dia kan sudah ditahbiskan menjadi model papan atas sejak tahun 2001. Joon-hee memulai debutnya di layar kaca melalui drama Breathless di tahun 2003. Film layar lebar pertama yang dibintanginya adalah Hansel and Gretel di tahun 2007.

Bagi Joon-hee, ia merasa beruntung mendapatkan peran ini. Sebelumnya, peran ini ditawarkan kepada aktris Kim Hyo-jin. Baru beberapa kali casting, Hyo-jin pun ijin karena ia hamil dan harus cuti. Proses pencarian aktris utama pun perlu waktu cukup lama lho, sampai akhirnya kru film ini menganggap bahwa Joon-hee paling pantas memerankan Na-Mi.

Sebenarnya, Joon-hee tidak terlalu diperhitungkan sebelum berperan dalam film ini. Film dan drama yang dibintanginya tidak terlalu booming, kecuali drama berjudul The Chaser Drama (2012).

Bagaimana dengan si aktor utama?

Ryoo Seung-beom sih mengaku pede abis saat diberi peran di film ini. Apalagi, ia akan berpasangan dengan si cantik Joon-hee dan melakukan beberapa adegan mesra. Wah…bandel juga nih si Seung-beom.

Nggak sih, Seung-beom juga mengaku gugup lah saat ia harus menjalani beberapa adegan mesra dengan Joon-hee. “Saya paham betul bagaimana sutradara Lim Sang-soo sering mengarahkan para pemainnya untuk tidak terpaku pada naskah. Karena itulah, saya sampai tidak bisa tidur karena harus membayangkan beberapa adegan mesra yang harus saya lakukan dengan Joon-he,” kelakarnya saat jumpa pers, 28 Mei lalu.

Bagi Seung-beom sih, gak ada masalah dalam improvisasi dalam film. Sejak tahun 2000, ia sudah berakting di film berjudul "Die Bad". Setelah itu, banyak produser tertarik untuk memakainya dalam beberapa peran di film mereka. Beberapa dari film Seung-beom yang sukses di pasaran termasuk "No Manners” yang ia bintangi setahun setelah film perdananya, "Crying Fist" di tahun 2005, dan "Over my Dead Body" di tahun 2012.


Sinopsis The Assassination (Movie, 2014)

film korea terbaru - the assassination

Buat kita-kita, kisah sejarah di negeri sendiri mungkin belum banyak kita ketahui, apalagi sejarah di negeri orang lain. Padahal, kisah sejarah selalu menarik, apalagi kalau melibatkan unsur kemanusiaan di dalamnya. Tapi, ada juga lho, beberapa anak muda yang memang menyukai kisah sejarah bangsa-bangsa di dunia, entah itu dari film atau bacaan. Kalau kamu adalah salah satu anak muda yang gemar dengan film-film yang diangkat dari kisah nyata yang sarat sejarah, berarti wajib hukumnya menonton The Assassination.

Selain muatan historikal yang kental, film ini didukung oleh para para aktor dan aktris layar lebar yang sudah kawakan di Korea Selatan. Yuk, baca terus untuk melihat apa sisi menarik dari film yang akan dirilis pada bulan Juli 2015 ini.

Sejarah Gelap Korea – Cina Tahun 30an

Inisiatif pembuatan film "The Assassination" ini merupakan buah pikiran dari sutradara ternama Choi Dong-hoon. Film ini berlatar belakang sejarah di tahun 1930 an tentang tragedi yang terjadi di sepanjang Shanghai, China hingga Gyeongseong atau yang kini disebut Seoul. Secara keseluruhan, cerita film ini menggambarkan keputusan-keputusan dan nasib dari tiga karakter utama yang berstatus warga negara gelap, tak bernama, tetapi kejam luar biasa. Mereka bertiga tergabung dalam operasi pembantaian rahasia. Tiga tokoh utama berdarah dingin yang berperan dalam film ini adalah Jeon Ji-hyeon, Lee Jeong-jae, dan Ha Jeong-woo. Akhirnya, ketiga pemain yang sudah menjadi ikon film Korea Selatan yang berkualitas ini tampil bersama dalam satu karya film.

Di film ini, Jeon Ji-hyeon akan berperan sebagai Ahn Ok-yoon, seorang penembak independen yang bergabung dengan tentara independen Korea. Sedangkan Lee Jeong-jae adalah anggota badan pemerintahan oposisi yang tidak diakui oleh Republik Korea. Ia berpartner dengan Jo Jin-woong. Dan Choi Deok-Moon yang diperankan oleh Hwang Deok-sam.

Nah, kalau Ha Jeong-woo adalah penembak bayaran yang akan berpartner dengan Oh Dal-soo, si tua yang tangguh dan bertugas untuk mencari tiga pembantai tersebut.

Nama-nama beken yang menghiasi film ini memang tidak perlu lagi diragukan kemampuannya. Rangkaian cerita yang dibalut dengan unsur action and thriller—apalagi saat adegan-adegan pembantaian—didukung oleh kepiawaian para aktor dan aktrisnya dalam menjalankan perannya membuat film ini tidak patut untuk kamu lewatkan. Setiap adegan tidak dapat diduga, dan kali ini, kamu pun pasti sulit untuk menebak akhir cerita dari film The Assassination ini.

Terhalang MERS

Rencananya, film The Assassination akan diluncurkan pada bulan Juli 2015 mendatang. Mudah-mudahan sih, tidak ada halangan lagi. Asal tahu aja, jumpa pers yang harusnya digelar pada tanggal 10 Juni kemarin ternyata harus diundur hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Sempat dengar nggak, kalau di Korea sedang ada wabah MERS? Jangan sampai, deh, kamu nggak ngikutin berita terkini. Kepanjangan dari MERS adalah Middle East Respiratory Syndrome, yakni virus yang menyerang saluran pernafasan, yang kini sedang menjangkiti beberapa negara di Asia dan Timur Tengah. Wah, gawat juga ya. Wabah MERS ini memang tidak hanya membatalkan acara jumpa pers untuk peluncuran film The Assassination, tetapi juga beberapa acara launching film ngetop lainnya seperti “Intimate Enemies’, dimana sang sutradara juga harus membatalkan acaranya di Universitas Kunkuk.

Ok, kita tinggalkan saja soal wabah MERS dan batalnya beberapa even penting di seluruh wilayah Korea Selatan. Kembali ke soal film ini, “The Assassination” sudah mencuri perhatian banyak kalangan, tentunya selain pecinta film Korea, juga pemerhati film di beberapa negara. Ada kabar gembira nih buat kamu. Rencananya, film ini akan diperkenalkan di sembilan negara seperti Indonesia, Malaysia, Amerika Utara, Hongkong, China, Taiwan dan Singapore, Thailand serta Filipina. Nah, kesempatan emas buat kamu nih untuk menantikan film dengan budget mahal ini.

film korea terbaru 2015 Hong Kong International Film Festival

Tahu nggak, kalau film ini sempat diperkenalkan di Hong Kong International Film Festival di bulan Maret lalu. Tentu, film ini mendapat apresiasi dari pakar perfilman Hong Kong, yang sudah memiliki selera tinggi dalam menilai mutu film-film di negeri ini. Tahu sendiri kan kalau Hong Kong adalah pusatnya film-film Mandarin dengan bintang-bintang kelas dunianya?

"The Assassination" diperhitungkan secara absolut karena banyaknya prestasi yang sudah didulang oleh sang sutradara, Choi Dong-hoon dan juga tiga pemain utama film ini. Banyak pemerhati film menganggap bahwa Dong-hoon sudah menentukan pemain-pemain film yang pas untuk peran ini. Bahkan, salah satu dari aktor utamanya, Lee Jeong-jae. Jeong-jae ini bahkan sudah memiliki kontrak tetap dengan China Film Group Corporation, produser film terbesar di China. Jadi, jangan heran kalau Jeong-jae bakalan sering dilihat di beberapa film-film produksi China.


Sinopsis Film Korea: Lover - 2015 (Movie - 2014)

Kisah cinta segitiga masih dianggap sebagai daya tarik bagi beberapa produser film Korea. Meski mungkin cerita yang diusung sangatlah biasa, tetapi terkadang banyak pecinta film yang tidak terlalu peduli dengan isi cerita. Daya tarik terbesar adalah pada tokoh utama dan poster yang ditampilkan. Biasanya, nih, kebanyakan film romansa Korea selalu menghadirkan poster dengan pose yang cukup berani dan menantang. Terbukti, film dengan poster dua sejoli yang sedang bercumbu selalu dipadati oleh penonton saat pertama kalinya ditayangkan di bioskop.

film korea terbaru lover

Hal ini juga yang terjadi pada film Lover (2015). Film ini mengisahkan tentang seorang pria culun yang baru saja ingin menapaki dunia kerja karena dia selama ini mengalami kehidupan yang sangat sulit. Pria bernama Sang Rim ini diperankan oleh Choi Sang-joon. Ia mengadu nasib dengan melamar pekerjaan di perusahaan raksasa, SG Venture. Secara mengejutkan, ia langsung saja diterima oleh sang CEO perempuan, Sook-kyeong (Moon Joo-yeon).

Hal ini cukup mengejutkan karena sang pewawancara sendiri akan mencoret nama Sang Rim dari daftar karyawan magang, karena ia dianggap tidak mumpuni. Pastinya, ia tidak dapat membantah perintah sang CEO, dunk, karena sang CEO tetap bersikeras untuk mempekerjakan Sang Rim.

Hari demi hari, Sang-rim merasakan ‘getaran’ yang tidak biasa saat menghadapi sang CEO yang karismatik dan menarik dalam hal penampilan fisik. Sisi positifnya, tentu, ini membuatnya bersemangat dalam bekerja, sehingga ia ingin menunjukkan bahwa ia sebenarnya pantas untuk diterima sebagai karyawan setelah ia usai magang. Tetapi, ada satu sisi negatif yang timbul disini. Ia terkadang sedikit risih karena si CEO cantik ini sering menggodanya. Sang-rim yang sering kali meminta si CEO untuk memindahkannya di departemen yang lain justru terperangkap dengan rayuan CEO, meski ia sebenarnya hanya menuruti hasratnya sebagai pria kepada Sook-kyeong.

Keberadaan seorang magang baru, yang bernama Yeon-soo, justru membuat Sang-rim punya teman sepenanggungan. Keduanya semakin dekat, meski beda departemen. Karena itu, Sang-rim ngotot untuk pindah departemen. Selain semakin khawatir bahwa dirinya makin intim dengan si CEO, ia juga merasa lebih nyaman bersama dengan si Yeon-soo. Tentu, Sook-kyeong tidak dengan mudah melepaskan si Sang-rim karena hubungan mereka sudah terlanjur jauh.

Sook-kyeong pun justru menunjukkan kontrak yang ditandatangani Sang-rim untuk si rentenir Yong-geun. Nah lho, semakin ruwet saja hubungan cinta segitiga antara dua karyawan magang dengan si CEO.

Sutradara Lee Soong-hwan mencoba untuk mengangkat kisah cinta rumit yang biasanya digemari oleh kalangan kebanyakan. Film yang baru dirilis pada 11 Juni kemarin ini memang tidak terlalu mendapat respon yang luar biasa. Kemungkinan besar, karena beberapa bioskop Korea justru dibanjiri oleh penonton yang lebih berminat menonton Jurassic World. Tetapi, paling tidak, film ini cukup banyak dikomentari di sosial media. Untuk mereka yang benar-benar menggandrungi kisah drama Korea, film ini cukup menarik karena ada intrik di dalamnya. Tetapi, bagi mereka lebih sering menyimak segala macam film lokal maupun impor, Lover tidaklah terlalu istimewa, karena lebih menonjolkan adegan panas sebagai senjata untuk menarik minat penonton.

Tetapi, yang perlu digarisbawahi adalah peran Choi Sang-joon sebagai orang baru. Dari segi penampilan, ia memang tampak culun saat melamar menjadi pegawai magang di perusahaan raksasa SG Venture. Tapi secara keseluruhan, aktingnya sedikit gamang, entah karena ia beradu akting bersama aktris yang lebih senior, Moon Jeo-yeon atau karena ia belum terlalu banyak membintangi film layar lebar. Namun, sifat plin plan Sang-joon cukup ‘ngeselin’ jadi dia lumayan berhasil membuat penonton hanyut dalam cerita.
Yang jelas Moon Joo-yeon justru lebih dominan di film ini. Ia yang biasanya tampil manis dan lugu justru menampilkan karakter yang sangat berbeda. Disini, ia berperan sebagai seorang wanita yang punya karakter keras dengan pendapat yang tidak bisa diganggu gugat. Namun, ia justru tergila-gila dengan pegawai bawahan yang seharusnya bukan ‘level’nya dia..

Menarik untuk disimak, apakah si CEO ini memang benar-benar menyukai si pegawai magang, atau ia memiliki misi tertentu di balik rayuan mautnya? Siapa yang akhirnya dipilih oleh Choi Sang-joon, si pria yang plin plan ini.


Sinopsis Three Summer Nights (Movie, 2015)

Drama Korea yang berbau komedi banyak menarik atensi. Mungkin kamu termasuk salah satu di antara para penggemar film komedi Korea. Jika iya, kamu wajib nonton film Three Summer Nights ini. Dibintangi oleh pemain-pemain watak kelas kakap seperti Kim Dong-wuk, Im Won-hee dan Son Ho joon, serta Yoon Je-moon, Three Summer Nights dipastikan bakal membuat kamu terhibur.

Film ini menceritakan tentang tiga pria yang bersahabat erat yakni Myeong-seok (Kim Dong-wuk), Goo Dal-soo (Im Won-hee) and Wang Hae-goo (Son Ho joon ) dan sering menghabiskan waktu bersama di akhir pekan atau waktu luang mereka. Suatu hari, mereka menenggak minuman keras dalam jumlah yang cukup banyak saat bersantai di pantain Haeundae. Eh, ternyata kali ini, mereka justru terlibat masalah yang sangat serius. Tentu, masalah serius ini yang justru bakal membuat kamu terpingkal-pingkal.

Rencananya, film yang disutradarai oleh Kim Sang-jin ini bakal dirilis bulan Juli 2015, meski belum dapat dipastikan tanggal peluncurannya. Maklum, Korea Selatan masih dilanda wabah MERS, yang sudah menewaskan ratusan orang di negara tersebut. Banyak acara yang gagal digelar karena wabah ini.

Siapa Saja Yang Bakal Menghibur Kamu di Film ini?

Aktor-aktor yang sudah disebutkan di atas memang udah lama beken di ajang seni peran di Korea Selatan. Namun, beberapa dari mereka justru lebih sering muncul di acara variety show. Salah satunya adalah Im Won-hee. Memang sih, keberadaannya di dunia hiburan Korea sudah berlangsung cukup lama. Bahkan, ia sudah bermain film sejak tahun 1998 lho, tahun dimana kamu masih balita kali ya. Film di tahun 2015 yang ia bintangi selain "Three Summer Nights" adalah Angry Lawyers dan Makgeolli Girls. Tetapi, selama ini ia sudah malang melintang di layar kaca televisi dengan variety shownya yang kondang itu, Real Men - Season 2 dan I am A Man.

Pesona Kim Dong-wuk

Kalau kamu pernah mengikuti serial drama Maids, maka kamu pasti mengenal dengan baik peran asik Kim Dong-wuk. Di drama ini, ia berperan sebagai pria yang sangat jatuh cinta dengan Gook In-yup yang diperankan oleh Jeong Yoo-mi.

Asal kamu tahu aja, perannya di Maids itu ia lakukan setelah usai menjalani wajib militer. Dan, ia menerima tawaran bermain untuk bermain di drama Maids karena ia menganggap bahwa perannya adalah tantangan tersendiri buat dia.

“Peran yang ditawarkan sangat menantang, alur ceritanya pun menarik karena berhubungan dengan sejarah,” katanya. Di peran ini, ia berperan sebagai Kim Eun-ki, dan ternyata drama ini mendapat sambutan yang sangat positif dari penggemar drama Korea. Yang jelas, perannya cukup menguras emosi penonton, dimana ia berperan sebagai pria yang sangat romantis, yang sedang menjadi kebenaran tentang ayahnya.

Tapi, bukan berarti kalau mudah baginya untuk berperan sebagai Kim Eun-ki. Simak nih apa yang dikatakan Kim Dong-wuk, “Pas baca naskah, saya sempat bingung dengan peran ini karena saya harus berperan total dengan kepribadian yang beda banget dengan kepribadian saya. Selain itu, saya harus bisa mengaduk-aduk emosi penonton dengan peran ini.”

Namun ia melanjutkan bahwa ia justru lebih tertantang untuk dapat menyelesaikan peran ini dengan sempurna. Meski demikian, Dong-wuk masih menganggap bahwa ia kurang sempurna di perannya kali ini. “Ya, banyak sih yang bilang kalau peran saya sudah bagus, tapi kayaknya saya bisa jauh lebih baik kalau diberi kesempatan dengan peran yang menantang seperti ini,” jelasnya lagi.

Daya tarik film ini juga terletak pada bergabungnya Ryoo Hyeon-kyeong. Disini, ia menjadi seorang wanita sempurna bernama Ji-yeong. Ia adalah seorang putri dari keluarga terhormat, dengan profesi bermartabat seperti pengacara, dokter dan jaksa. Ia sendiri adalah pengacara yang memiliki sudut pandang sempurna. Di film ini, ia akan menjadi kekasih Myeong-seok (Kim Dong-wuk) yang sudah kuliah selama delapan tahun. Di film ini, ia mati-matian ingin mengubah sang kekasih menjadi pria yang sesuai keinginannya, rajin bekerja, jujur dan bermartabat.

Hyeon-kyeong sendiri dikenal dengan aktris dengan segudang pengalaman dan beragam peran seperti di Two Weddings and a Funeral, Mansin: Ten Thousand Spirits, Miss Cherry's Love Puzzle, Born to Sing, dan banyak lagi.


Sinopsis Film Korea: The Classified File (Movie - 2014)

Film Korea punya beragam genre. Biasanya sih, film Korea kebanyakan masih mengangkat tema tentang cinta, misteri dan action. Beberapa dari antara mereka memang kisah fiksi, kendati ada pula beberapa film Korea yang diangkat dari kisah nyata. The Classified File adalah salah satu dari beberapa film Korea yang dibuat berdasarkan true story. Yang menarik dari kisah nyata yang difilmkan adalah akhir yang tidak bisa ditebak dan juga kisah mendebarkan sepanjang film. Sutradara kawakan, Kwak Gyeong-taek juga melakukan hal yang sama untuk film ini, sama dengan yang ia lakukan saat menyutradarai dua film box office di hampir satu decade lalu yakni "Friend" (2001) dan "Mutt Boy" (2003).

Sekilas Tentang The Classified File

Film ini dapat dinikmati di Korea Selatan pada 18 Juni 2015 mendatang. Film ini sempat diberi judul "Private Investigation", sebelum akhirnya digantikan oleh "The Classified File". Bisa jadi, judul ini diganti karena judul lama terdengar seperti kurang eksklusif. Bagi sang sutradara, karya ini adalah karya terbarunya setelah sekian lama vakum. The Classified File menceritakan tentang cerita di kota Busan di tahun 1978 dimana sepasang suami istri harus mengalami kepanikan luar biasa karena hilangnya sang putri.

Untuk menemukan si anak yang hilang, sang orang tua pun menyewa detektif yang sudah berpengalaman, Gil-yong, yang diperankan oleh Kim Yoon-seok. Hal ini karena si penculik sudah sangat berpengalaman sehingga polisi pun tak berkutik menghadapinya. Si detektif sendiri sampai menyewa seorang peramal bernama Joong-san (Yoo Hae-jin). Namun, saat si detektif dan peramal mendatangi tempat yang dianggap sebagai tempat dimana si anak hilang berada, hasilnya nol. Nah lho…

Disinilah keseruan cerita dimulai. Penonton bakal dibuat penasaran dan menebak-nebak kemungkinan tentang si anak hilang. Bahkan, para penonton pun pasti akan mengira bahwa kedua pria yang berkolaborasi ini hanya akan menemui jasad si anak. Ending cerita ini? Ya tonton sendiri, dan pasti akan bertolak belakang dengan apa yang sempat kamu prediksi. Yang jelas, Gil-yong dan Joong-san butuh waktu 33 hari untuk memecahkan masalah ini.

Sisi Menarik The Classified File

The Classified File ini cukup unik sih, karena jarang terjadi ada pengungkapan kejahatan penculikan yang melibatkan detektif dan cenayang. Tapi di film ini, semua adegan dibikin sedemikian rupa sehingga penonton pun penasaran. Bahkan, beberapa penemuan yang dilakukan kedua pria ini sempat menyiratkan kematian si anak hilang. Meski akhirnya si anak hilang dapat ditemukan dalam kurun waktu satu bulan plus tiga hari, kedua orang ini tidaklah mendapat penghargaan dari pemerintah setempat karena investigasi yang mereka lakukan bersifat tertutup. Bahkan, kisah ini lama sekali tidak terungkap hingga 37 tahun.

Sang sutradara, Kwak, sebenarnya tidak sengaja menemukan fakta yang tidak terungkap ini saat ia sedang sibuk menyutradarai film “Friends 2” di tahun 2013 lalu. Saat ia sedang mencari beberapa fakta pendukung film “Friends 2”, justru ia menemukan hal yang lebih menarik, yakni penculikan ini.

"Bukan kisah penculikan yang ingin saya ungkapkan di film ini", kata Kwak saat konferensi pers yang dilakukan pada 7 Juni 2015 lalu di Wangsimni CGV, Seoul. “Saya ingin menceritakan kerja keras kedua tokoh utama ini. Keduanya tidak dianggap, namun justru mereka berdualah yang sangat berjasa.” Kwak berujar bahwa ending cerita film ini memang sudah banyak yang tahu.

Tetapi, di film ini, ia ingin menunjukkan proses lengkap dari investigasi kedua tokoh utama, sekaligus perjuangan mereka mengungkap keberadaan si anak hilang melalui petunjutk-petunjuk yang tidak dapat diungkapkan oleh pihak kepolisian. Yang lebih menarik adalah, pihak kepolisian justru mencari simpati masyarakat saat si anak hilang sudah ditemukan meski dalam hal ini, tidak ada satu polisi pun yang terlibat di dalamnya.

Sekilas Tentang Tokoh Utama

Aktor ternama Kim Yoon-seok kali ini muncul sebagai tokoh protagonist. Kalau kamu pecinta film Korea, pasti kamu sering melihat pria ini tampil sebagai tokoh penjahat atau tokoh antagonis seperti pembunuh atau penjudi kelas kakap. Memang sih, ia pernah jadi detektif di film "The Chaser" (2008) dan "Running Turtle" (2009), tapi kali ini, Yoon-seok menilai bahwa tokoh detektif Gil-yong sangat berbeda.

“Justru karena tipikal detektif Gil-yong sangat berbeda dengan peran detektif monoton lainnya, yang membuat saya tertarik membintangi film ini. Tapi, Gong, seorang ayah, pria paruh baya dan seorang detektif yang masih jarang ditemui di tahun 70an, membuat Yoon-seok tertantang untuk memerankannya. Ia juga langsung menyambut gembira peran ini karena ia berkolaborasi dengan Yoo Hae-jin, seorang yang berkarakter ceria namun ia bisa menjadi seorang sosok yang kebapakan di “The Classified File”.


Sinopsis Angry Painter (Movie, 2014)

Suka dengan film thriller ala Korea? Berarti kamu perlu menanti film ini untuk ditayangkan di Indonesia, atau kamu bisa mencari DVD resminya. Angry Painter adalah film besutan sutradara kenamaan, Jeon Kyu-hwan. Kyu-hwan berusaha memenuhi hasrat pecinta film Korea yang akhir-akhir ini memiliki minat tinggi untuk menikmati film thriller, ketimbang drama tentang cinta dan keluarga.

Film “Angry Painter” memang sedikit menyinggung masalah percintaan meski hanya dalam porsi sedikit. Tetapi, film yang diproduksi oleh Tree Film ini lebih mengangkat tentang usaha pencarian seorang pembunuh berdarah dingin, dimana sang pemburu hanya meninggalkan jejak berbentuk lukisan. Kalau kamu memang suka hal-hal yang misterius dan gemar menebak-nebak gimana endingnya sebuah film, berarti kamu kudu nonton film ini, karena memang akhir cerita Angry Painter bakal mengagetkanmu.

Film ini diperkirakan menggunakan dana yang cukup besar karena latar belakang syuting film ini adalah di dua negara sekaligus, yakni Korea Selatan dan Estonia.

Sinopsis Film Korea Angry Painter

Angry Painter mengisahkan tentang Painter (diperankan oleh Yoo Joon-sang). Ia bersahabat dengan Driver (Moon Jong-won). Keduanya mengejar seorang penjahat berdarah dingin. Kemanapun si Painter pergi, ia selalu meninggalkan lukisan yang menyiratkan sesuatu dan meninggalkannya begitu saja. Sosok Painter ini sangat misterius, bahkan Driver pun tak dapat memahaminya.

Driver yang sempat berkenalan dengan seorang penari striptease bernama Elbe, seorang warga keturunan Estonia. Kedua orang yang di mabuk cinta ini juga saling bertukar perasaan dan cerita, dimana sempat terkuak bahwa Elbe merasa kesepian di Korea Selatan, karena ia meninggalkan si adik, yang bernama Kristi di Estonia

Suatu hari, terjadilah tragedi yang mengubah hidup mereka bertiga. Painter yang baru pulang ke rumahnya terkejut karena melihat Driver yang terluka parah dan Elbe juga terbunuh dengan sadis. Ternyata, kekasih Elbe—seorang tentara Amerika –yang mendengar bahwa Elbe sudah menduakan cintanya marah dan berusaha membunuh keduanya.

Memang, Driver masih dalam kondisi hidup saat ditinggalkan, tetapi ia berada dalam kondisi sekarat. Ia masih sempat mengatakan tentang ciri-ciri si tentara yang membunuhnya, bahkan sempat mengatakan tentang adik Elbe, Kristi, yang mungkin juga akan menjadi sasaran pembunuhan.

Painter yang berambisi membalas dendam pun merawat Driver hingga ia meninggal dengan tenang. Tetapi, ia sudah berjanji untuk menuntaskan janjinya kepada Driver untuk pergi ke Estonia sesuai amanatnya.

Singkat aja, dia bertemu dengan Kristi, adik Elbe. Tetapi, ceritanya nggak berakhir sampai disini aja. Keduanya kompakan untuk mencari si pembunuh Driver dan Elbe. Setelah menghabiskan banyak waktu bersama dan bercerita tentang diri mereka masing-masing, ternyata si Driver pun secara tidak sengaja menguak sisi misteriusnya…Nah… cukup ya.. silakan tebak sendiri akhir ceritanya…

Film "Angry Painter" ini bakal dirilis oleh sutradara Jeon Kyu-hwan, melalui perusahaan Tree Film pada tanggal 18 Juni mendatang. Film ini bukan hanya berlokasi di dua negara, Korea dan Estonia, tetapi juga melibatkan dua rumah produksi di dua negara tersebut. Menurut juru bicara dari rumah produksi Tree Film, film ini memang mengisahkan tentang drama action yang sederhana, namun bagus dinikmati dari segi sinematografi.

Sang sutradara, Jeon Kyu-Hwan mengaku bahwa ia tidak ragu untuk menyuguhkan pendekatan kontemplatif untuk filmnya ini dimana karakter utama mampu mengisahkan kehidupannya yang ekstrim dengan kesedihannya, kemarahan yang luar biasa dan kepiawaiannya untuk mengungkap kasus. Hal ini juga diaplikasikan pada film yang pernah dibesutnya, trilogi film “Town”. Tentu, harapannya adalah film “Angry Painter” ini bakal mendapat respon positif seperti film-film dahsyatnya sebelumnya.

Sisi Lain si Painter

Si pelukis diperankan oleh aktor yang juga seorang pelukis ternama di Korea Selatan, Yoo Joon-sang. Kalau kamu lagi gandrung dengan film seri baru “Heard It Through the Grapevine”, kamu pasti melihat si Joon-sang ini sebagai sosok yang ceria dan bersahabat.

Hebatnya, di film ini ia berperan sebagai pria berkarakter keras, dingin dan misterius. Tetapi sebagai aktor papan atas yang sudah banyak menjajal banyak film dan drama seri, tentu tidak sulit baginya untuk mempelajari sosok Painter. Berarti, kamu harus nonton nih, kalau kamu penasaran, gimana si pria ramah ini akan menjadi seorang yang memiliki karakter yang berbeda 180 derajat.

Yoo Jun-sang dianggap sebagai seniman multi talenta. Selain sebagai penyanyi, dan aktor, ia juga jago melukis meski ia tidak terlalu mendalami profesi yang satu ini. Karirnya sudah dimulai di era 90an sejak ia membintangi banyak film dan drama seri Korea.


Sinopsis The Silenced (Movie - 2015)

Belum terlalu paham dengan sejarah Korea? Belum pernah tahu kalau dulu Korea Selatan dijajah oleh Jepang? Nah, mulai sekarang perluas lagi ya pengetahuan kamu tentang sejarah. Eh, kok jadi gak nyambung gini. Ini nih, ada satu film lagi yang patut kamu tonton. Film berlatar belakang sejarah Korea Selatan yang sedang dijajah oleh Jepang ini memang tidak akan mengulas tentang penjajahan Jepang. Film ini bukan tentang perang, tetapi tentang sisi gelap dan kesedihan dari rakyat Korea Selatang selama masa invasi Jepang, di tahun 1938.

The Silenced bakal diperkenalkan pada public Korea Selatan pada 18 Juni mendatang. Film ini dulunya diberi judul “Gyeongseong School: The Lost Girls”. Ternyata, setelah itu, diganti lagi menjadi "Girl" (소녀, so-nyeo). Dianggap masih kurang mengena, sang sutradara, Lee Hae-yeong menggantinya dengan The Silenced. Memang sih, judul yang terakhir tidak akan secara langsung membuat kita menebak langsung isi cerita. Dan pastinya, cerita ini juga akan membuatmu terpaku hingga akhir cerita.

Sinopsis Singkat The Silenced

Tahun 1938 merupakan tahun dimana Jepang menjajah Korea Selatan. Cerita ini terpusat pada sekolah dengan asrama putri, di kota Gyeongseong. Satu per satu gadis-gadis yang bersekolah disini lenyap dan meninggalkan banyak misteri.

Film ini dibintangi oleh si cantik berwajah kalem, Eom Ji-won. Tahu kan, kalau dia juga membintangi drama televisi "She Gets Married Thrice". Ia berperan sebagai kepala sekolah asrama perempuan. Bagi para murid, ia adalah kepala sekolah yang sangat baik dan bersikap mengayomi muridnya. Tetapi, tidak banyak yang tahu bahwa si kepsek ini memiliki kepribadian ganda. Ia mendiskriminasi seorang murid yang bernama Ju-ran (diperankan oleh Park Bo-yeong). Rupanya, si Ju-ran ini mengetahui rahasia besar yang disimpan oleh kepala sekolah, tentang sekolah yang misterius ini.

Apakah The Silenced Bakal Sukses?

Korea Selatan memang mengalami demam film horror di tahun 1998, dimana saat itu film “Whispering Corridors” berhasil meraih box office. Nah, kayak di negeri kita juga, jika ada satu genre film yang mendapat respon luar biasa, maka akan menyusul film-film dengan genre yang sama. Hal ini juga berlaku di Korsel, gudangnya film dan drama seri. Hingga tahun 2013, film horor bertaburan di layar lebar dan menimbulkan kejenuhan. Tentu saja, mungkin karena tema yang diulang ulang, plot yang sedikit tidak masuk akal, dan juga setting yang hampir sama. Puncak kejenuhan adalah di tahun 2013 dimana film “The Wicked” (2013) dan “Black Hand” (2015) justru nyungsep di pasaran.

Tapi, “The Silenced” tampil beda. Sutradara bertangan dingin Lee Hae-yeong memberi sedikit perubahan pada alur cerita dan setting film, dan juga tentunya, para aktris-aktris yang bisa membuat para pemirsa hanyut dengan kisah misterius di dalamnya. Kalau memang kamu sering memerhatikan alur film horor Korea, kamu pasti bisa menilai kalau “The Silenced” memiliki alur cerita yang lebih rumit dan menantang. Tentu, lebih mendebarkan juga, keleus…

Eom Ji-won Pede Menangkan Best Supporting Actress Award

Aktris kawakan yang tampil memukau sebagai kepala sekolah berkepribadian ganda ini memang sedang dinominasikan sebagai aktris pemeran pembantu terbaik di FFI-nya Korsel sana. Dan ia pede banget akan meraih gelar ini.

‘Saya bangga karena Lee Hae-yeong mempercayakan peran ini buat saya. Banyak yang harus saya pelajari sebelum memerankan sosok kepala sekolah dengan kepribadian ‘mengerikan’ ini,” katanya, seperti yang dikutip dari News N . Ia melanjutkan bahwa ia langsung bisa ‘connect’ dengan skenario yang ada. “Mungkin karena Hae-yeong paham bahwa siapa saja bisa menjadi kejam, hanya saja setiap manusia harus bisa mengendalikan dirinya,” lanjut si cantik ini.

Tapi, bukan berarti ia dengan mudah dapat mengaplikasikan setiap peran dengan baik. Banyak scene yang mengharuskan ia melakukan ragam ekspresi. Dan inilah tantangannya, meski Ji-won sendiri sudah sangat berpengalaman di seni peran. Di sisi lain, ia girang banget saat tahu bahwa ‘penampakan’nya di film ini lumayan dominan.

Tahun lalu, ia meraih gelar Aktris Terbaik untuk film “Hope”. Kali ini, ia ingin mengulangnya. “Malu dong, kalau tahun ini saya tidak mendapat apa-apa,” kelakarnya.

Lain halnya dengan Park Bo-yeong. Ia justru sering meminta pendapat dari seniornya, Ji-won, yang juga menjadi musuh utamanya di film ini. “Banyak sekali yang saya tanyakan kepadanya, apalagi soal peran menjadi seorang murid yang ketakutan karena melihat banyak gadis yang menghilang secara misterius,” paparnya lagi. Ia mengaku beruntung berada di satu film dengan Ji-won dan berkenalan dengan sutradara beken Hae-yeong karena banyak sekali yang sudah ia pelajari tentang seni peran bersama dengan kedua perempuan kondang tersebut.


Sinopsis “Secret Visitor” (2015)

Kalau jaman sekarang ini ya, memang kita tidak boleh sok baik sama orang lain. Wah, kayaknya skeptis banget pendapat kayak gini. Memang sih, udah banyak banget kejadian dimana mempercayai orang yang baru dikenal, justru mengakibatkan terjadinya hal-hal yang nggak diinginkan. Bukan berarti kita mengisolasi diri dengan dunia luar, tetapi memilih dengan siapa kita harus berteman akrab atau berbisnis benar-benar harus dilakukan. Jangankan dengan orang yang baru dikenal, teman akrab pun bisa tiba-tiba menjadi musuh..Nah lho….Hal ini berarti, kita harus benar-benar teliti dalam menyeleksi dengan siapa kita berhubungan, baik dalam hal pertemanan, bisnis dan asmara.

Ini juga yang terjadi di film “Secret Visitor”. Film yang baru akan dirilis pada tanggal 18 Juni mendatang di Korea Selatan ini menceritakan tentang pengalaman pahit seorang pria berkeluarga, yang mengundang seseorang yang baru dikenalnya, untuk tinggal bersama. Sikap ramah dan baik yang ditunjukkan si tamu pun berubah drastis, karena sang tuan rumah terbangun dari tidurnya dengan kondisi tangan terikat. Tentu, hal ini adalah ulah si tamu yang ternyata bermuka dua.

“Secret Visitor” dibintangi oleh si macho, Park Jae-hoon. Dia berperan sebagai tokoh antagonis, alias si tamu yang memanfaatkan kebaikan sang tuan rumah. Ia bertemu dengan sang tuan rumah, yang diperankan oleh Lee Seol-goo. Keduanya bertemu di salah satu even klub hobi fotografi. Si tuan rumah, yang lugu dan tidak pernah berburuk sangka dengan siapapun dengan mudahnya mengajak si tamu untuk minum bersama di rumahnya, hingga mereka mabuk dan tertidur pulas.

Si tuan rumah tidak paham bahwa ternyata si tamu sudah merencakan hal ini. Saat terbangun, dia berada pada kondisi terikat. Ia melihat istrinya hanya berdiri dengan sorot mata penuh ketakutan. Dan ia juga melihat si tamu memandangnya dengan sorot mata sinis. Sang tuan rumah pun berusaha keras untuk melepaskan diri karena ingin melindungi istrinya, sebelum dia sadar bahwa ada sesuatu yang mencurigakan tentang istrinya dan si tamu.

Apa menariknya, “Secret Visitor”?

Disutradari oleh Yoon Yeo-chang, “Secret Visitor” ini mengusung tema melodrama dan percintaan dengan sedikit bumbu thriller, atau bahkan sebaliknya. Banyak pemerhati film yang menganggap bahwa unsur percintaannya lebih sedikit dibandingkan dengan thriller nya.

Apapun itu, film “Secret Visitor” ini patut ditunggu kemunculannya di publik Korea Selatan, pada 18 Juni. Apalagi kalau kamu adalah penggemar berat si Park Jae-hoon. Di film ini, kamu mungkin dibuat gemas dengan sosok antagonisnya, meski ia masih terlihat cute buat kamu kan? Yang patut diacungi jempol adalah aktingnya sebagai tokoh antagonis. Jae-hoon akan menunjukkan sisi romantisnya dengan si cantik Kwak Ji-eun, istri sang tuan rumah. Nah inilah inti cerita, mengapa si tamu akhirnya menjalin hubungan terlarang dengan istri si tuan rumah.

Jangan salah, sutradara Yoon Yeo-chang akan membuat kamu penasaran dengan keseluruhan isi cerita. Karena itulah, ia memilih aktor dan aktris kawakan untuk bermain di film ini. Selain Jae-hoon dan Ji-eun, Lee Seol-goo dan Lee Yoo-jin juga turut menambah greget “Secret Visitor”

Tentu, film ini akan bersaing dengan beberapa film yang juga akan diluncurkan di hari yang sama. Diharapkan, film bernuansa thriller berpadu dengan romansa ini dapat meraih box office. Persaingan memang cukup berat, karena hampir semua film, dengan genre yang sama, di launching di saat yang bersamaan.

Biasanya sih, semua film yang dibintangi aktor Park Jae-hoon selalu diminati dan mendapat respon positif sejak launching film. Di tahun lalu, perannya di Zombie School (2014) sebagai guru, banyak dinanti, bahkan saat film ini belum dirilis. Drama seri Jae-hoon pun selalu laris manis dan menuai rating tinggi, seperti drama terbarunya di tahun 2014, Liar Game.

Disini, ia akan beradu akting dengan Lee Seol-goo, aktor kawakan yang sering malang melintang di drama seri Korea sekaligus film-film layar lebar yang diminati ribuan masyarakat Korea Selatan. Disini, ia kembali bermain bersama dengan Jae-hoon, setelah sebelumnya mereka juga bermain di film yang sama, Zombie School tahun 2014 lalu. Tentu, kesuksesan kolaborasi kedua pemain ini sangat ditunggu pecinta film Korea, yang sangat berharap akan tontonan yang berkualitas.

Nah, tunggu film ini ya, dan kamu yang bisa menilai apakah “Secret Visitor” ini cukup berkualitas atau tidak.


Last edited 07 March 2016