Jadwal ANTV Mahabharata di ANTV. Mahabharata merupakan sebuah serial drama televisi secara berseri yang diadaptasi berdasarkan mitologi sansekerta dengan Bahasa Hindi dari India. Serial ini pada mulanya ditayangkan di Star Plus sejak 16 September 2013. Sedangkan di Indonesia sendiri, serial acara TV ini ditayangakan secara berseri oleh ANTV dari hari Senin – Sabtu, pada pukul 21:00 WIB dengan durasi 21 menit tanpa ada jeda iklan, sedangkan di hari minggu ditayangkan ulang mulai pukul 21:30 WIB, dengan durasi hampir 3 jam, tanpa jeda iklan juga, sungguh sebuah film yang menyita banyak perhatian penonton dari yang muda sampai dengan yang tua.

Serial TV berseri ini diproduksi oleh Swastik Production Pvt. Ltd. Beberapa bintang dalam film ini adalah Saurabah Raj Jain memerankan sebagai Kresna, Shaheer Sehikh memerankan sebagai Arjuna, Pooja Sharma memerankan sebagai Dropadi dan Arav Chowdhary memerankan sebagai Bisma.

Jadwal TV: Mahabharata

Jadwal TV: Mahabharata

Dari segi jalannya cerita, film ini tidak ada yang berbeda dengan apa yang selama ini kita sering dengar tentang cerita Pandhawa dan Kurawa, karena sesungguhnya Mahabarata memang tentang kisah Kerajaan Hastinapura. Namun kali ini yang ditayangkan di ANTV dibuat sebuah versi lebih modern, dengan teknologi perfilman yang ada sekarang ini, dimana kita ketahui sendiri bahwa Negeri Hidustan mempunyai perfilman yang kita sebut dengan Bollywoodnya, yang hampir menyamai dengan Hollywood yang ada di Amerika sana.

Film ini berkisah tentang sebuah perebutan kekuasaan yang dilakukan oleh Pandhawa dan Kurawa. Kita ketahui bersama bahwa Padhawa merupakan anak Pandu, dimana mereka adalah pewaris tahta Kerjaan Kuru. Sedangkan Kurawa sendiri ialah anak dari Raja Destrarastra dari Hastinapura dengan istrinya bernama Gandari yang berjumlah 100 orang. Pertarungan antara kubu dari Pandawa dan Kurawa, seolah – olah menjadi symbol pertarungan antara kebaikan melawan kejahatan. Walaupun kita ketahui bahwa mereka bersama masih berstatus saudara, akan tetapi bisa saja terjadi peperangan dengan sebuah alasan klasik yaitu perebutan kekuasaan.

Sang ibunda dari Kurawa sendiri merupakan adik dari Sengkuni. Dimana Sengkuni merupakan Raja dari Kerajaan Gandara. Didalam film ini dikisahkan bahwa Sengkuni sangat begitu membenci kepada Bisma yang saat itu menjadi patih di Kerajaan Hastinapura. Sengkuni sendiri berusaha menguasai Hastinapura melalui adiknya yang menjadi seorang Permasuri dari Raja Hastinapura. Dalam menuju perjalanan mencapi tujuan itulah, si Sengkuni menggunakan cara – cara yang begitu licik untuk mendapatkan tahta Hastinapura, termasuk juga memperalat Duryudana agar mau menuruti semua tindak tanduknya dari permainan politiknya.

Dalam serial Mahabarata yang ditayangkan di televisi ini, dikisahnya begitu lengkapnya dari masa – masa kecil Pandhawa dan Kurawa yang bersama – sama menuntut ilmu di Guru Drona, sampai terjadinya peperangan mereka berdua karena perebutan kekuasaan tersebut.

Masa kecil Pandhawa penuh dengan kesederhanaan, dimana urutan dari saudara tertua sampai dengan termuda yaitu, Yudisthira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa. Meskipun mereka berlima merupakan anak dari satu ayah yaitu Raja Pandu, akan tetapi sebenarnya mereka itu berasal dari 2 orang Ibu, dimana Yudistira, Bima dan Arjuna dilahirkan oleh Kunti, maka lain lagi dengan si kembar Nakula dan Sadewa dilahirkan oleh Madrim. Akan tetapi Raja Pandu dan Ibu Madrim meninggal dunia ketika 5 orang Pandhawa tersebut masih kecil, sehingga mau tidak mau Dewi Kunti pun haru membersarkan sang Pandhawa tersebut seorang diri.

Ke 5 Pandhawa tersebut mempunyai kemampuan yang begitu unik, di tiap pribadi mereka masing – masing, yang sangat mencerminkan karakter para ksatria. Kalau mau kita kupas satu per satu dimana untuk Yudistira merupakan sebuah simbol dari kebijaksanaan pemimpin. Arjuna merupakan sebuah simbil ketampanan pria. Bima merupakan simbil kekuatan. Yang bisa kita ambil pelajaran dari masa kecil mereka berlima yaitu dibesarkan dalam suasana keserdehanaan dan masih dalam alamiah sebuah hutan. Penuh dengan kasih sayang dan cinta kasih.

Berbeda dengan Pandhawa yang hidup dengan berbagai keterbatasan, 100 anak – anak Kurawa justru hidupnya selalu dalam kemewahan di istana Hastinapura. Ayahanda mereka yaitu tak lain dan tak bukan Raja Destrarasta sangat terlalu memanjakan Kurawa dari kecil, sehingga mereka sangat begitu tidak memiliki jiwa – jiwa kstatria yang baik. Itulah yang mencerminkan sebuah sifat yang tidak adil. Inilah yang menjadi ketakutan bagi Duryudana sebagai anak tertua dari Kurawa, mereka sangat begitu takut jika suatu saat nanti para Pangeran Pandhawa yang menjadi Raja Hastinapura.

Nishi Triwari, mengatakan kepada Rediff, bahwa serial ini mendapatkan sebuah rincian kosakata, music latar, dan cerita yang begitu baik jika dibandungkan dengan versi yang terdahulu yaitu pada tahun 2008 yang di produksi olek Ekta Kapoor. Serial ini sudah ditonton lebih dari 8 juta pemirsa sejak episode pertamanya di tayangkan.

Akan tetapi di Indonesia sendiri, serial ini pernah diperingatkan oleh pihak KPI ( Komisi Penyiaran Indonesia), meminta kepada pihak ANTV untuk melakukan evaluasi internal atas tayangan acara TV tersebut serta melakukan sebuah sensor atas muatan yang bersifat kekerasan yang berlangsung selama serial tersebut ditayangkan, karena tidak sesuai dengan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) atau pihak ANTV memindahkan program tersebut ke jam tayang untuk film dewasa yaitu di atas pukul 22:00 WIB. Lihat Jadwal ANTV selengkapnya untuk mengetahui tayangan serial India ini di layar kaca anda.

Terlepas dari beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh ANTV. Film ini layak untuk ditonton karena didalamnya sarat begitu pesan – pesan moral yang begitu bagus, bagi mereka yang mampu untuk mengambil hikmahnya.

Last edited 29 June 2015