Jadwal TV Masih Dunia Lain - Seiring dengan perkembangan pola pikir manusia yang canggih, tekhnologi pun juga ikut berkembang dengan pesat. Pola pikir modern yang semakin pesat dan dinamis dalam kehidupan sehari-hari menepis pola pikir dengan prinsip lama. Dengan penggunaan pola pikir modern tersebut, manusia dapat memanfaatkan tekhnologi untuk mengungkap hal-hal yang diinginkan dan hal tersebut juga terjadi dalam dunia hiburan tanah air. Contohnya acara Masih Dunia Lain (MDL) Trans 7, sebuah program acara televisi yang dibuat untuk mengungkap dimana dan bagaimana keberadaan makhluk halus di luar alam nyata manusia (alam gaib). Keberadaan makhluk halus ini berusaha di explore dengan direkam keberadaanya menggunakan kamera infra merah.

Mengasah Pola Pikir Lewat Masih Dunia Lain Trans7

jadwal tv masih dunia lain

Masih Dunia Lain Trans7 sebuah acara reality show yang bertemakan seputar dunia supranatural dengan host Nico Oliver dan Citra Prima atau paranormal lain sebagai bintang tamu pengganti. Program acara TV ini memang disajikan dengan format baru oleh stasiun televisi swasta Trans 7 dan berbeda bila dibandingkan dengan Dunia Lain Trans TV. Masih Dunia Lain Trans7 lebih mengutamakan adegan Uji Nyali yang dilangsungkan selama 2 malam secara berturut-turut.

Pengambilan lokasi uji nyali selama 2 malam tersebut dilakukan pada tempat yang sama dimana pada malam kedua biasanya aktivitas gaib lebih meningkat dibandingkan dengan malam pertama. Jika peserta dapat melewati uji nyali selama 2 malam tersebut maka peserta akan menerima hadiah, bila peserta menyerah sebelum uji nyali kembali pada malam kedua atau malah tidak dapat melanjutkan uji nyali lagi hingga acara berakhir maka si peserta akan digantikan oleh peserta berikutnya.

Pada tahun 2014 format Masih Dunia Lain Trans7 disiarkan secara langsung (Live) setiap hari Kamis dan Jumat pukul 23.30 WIB dan siaran ulang pada hari Sabtu dan Minggu pukul 23.00 WIB (lihat Jadwal Trans7). Biasanya siaran ulang Masih Dunia Lain Trans 7 memutar kembali episode-episode lama dengan Rudi Kawilarang sebagai pembawa acaranya. Dengan begini setiap Sabtu malam dan Minggu malam para pemirsa dapat melihat tayangan Trans 7 dipenuhi oleh pemuda pemudi yang sedang ketakutan atau kesurupan. Parahnya banyak adegan yang tidak seharusnya ditampilkan seperti pada salah satu episode yang mengambil lokasi uji nyali di sebuah rumah hunian bekas milik punggawa keraton Surakarta atau Solo. Hampir seluruh peserta uji nyali mengalami kesurupan dengan berguling di tanah yang kotor, melukai diri sendiri dengan mencakari badannya, muntah, berbicara tak tentu arahnya alias ngelantur, hingga mengamuk. Sungguh miris menyaksikan episode tersebut.

Memang adegan kesurupan meningkatkan nilai jual tayangan ini namun dimanakah sisi kemanusiaan tim kreatif dan pembawa acara kala melihat peserta uji nyali yang kesurupan? Belum lagi saat sang presenter bertanya kepada peserta uji nyali yang kesurupan sehingga menghambat proses pengusiran makhluk gaib, yang tentu saja membuat peserta uji nyali mengalami waktu lama untuk dirasuki makhluk halus dan apakah mereka berpikir hal tersebut dapat mengganggu jiwa dan fisik peserta?

Apakah tim Masih Dunia Lain bersedia menanggung sepenuhnya pemulihan jiwa peserta yang kesurupan sehingga jiwanya terganggu meskipun peserta bersedia menandatangani surat persetujuan sebelum menjalani tantangan uji nyali? Apakah tim kreatif juga berpikir bagaimana perasaan keluarga peserta Uji Nyali saat melihat anaknya atau saudaranya mengalami kesurupan? Bagaimanakah tersinggungnya dan terlukanya hati mereka saat menyaksikan pacarnya atau menantunya berperilaku mirip hewan seperti dalam sirkus? dan serentetan pertanyaan lainnya.

Masih Dunia Lain Trans 7 seringkali mendapat kritikan pedas dari pemirsa layar kaca meskipun tidak seheboh kritikan terhadap Yuk Keep Smile Trans TV namun sepertinya kritikan tersebut hanya dianggap angin lalu oleh tim Masih Dunia Lain Trans 7 dan malah menyajikan kengerian yang lebih banyak sejak ditayangkan secara langsung. Contoh salah satu episode yang dikritik adalah episode Live pada tanggal 14 Februari 2014 dimana pada salah satu adegan ada seorang peserta yang dikagetkan dengan bunyi ketukan di pintu dan di video terlihat ada tangan manusia yang mengetuk pintu tersebut.

Kontan banyak kritikan mengalir ke Trans 7 seputar adegan tersebut dan kru Masih Dunia Lain Trans 7 segera memberikan konfirmasi bahwa hal tersebut ulah jahil penyusup saat pengambilan adegan dan pengalihan kamera dilakukan saat penyusup dibekuk agar tidak mengganggu jalannya uji nyali. Acara-acara seperti ini sebaiknya lebih dikemas secara rasional dan tidak hanya memburu sensasi kengerian semata bila memang acara uji nyali bukan settingan tim kreatif atau lebih baik dihentikan saja agar tidak menjadi bibit kemusyrikan.

Sayangnya masyarakat Indonesia rupanya masih banyak yang menyukai hal-hal berbau tahayul dan membuat merinding bulu kuduk sehingga acara-acara televisi seperti Masih Dunia Lain Trans 7 banyak digetoli. Dengan merindingnya bulu kuduk pemirsa, maka acara seperti ini dianggap sukses meskipun tak ada pesan edukatif, tanpa pesan moral, maupun tanpa pesan religi yang disampaikan. Pada kenyataannya, dunia gaib dan dunia nyata di kehidupan ini memang hidup secara berdampingan namun beda dimensi.

Penilaian terhadap acara Masih Dunia Lain Trans 7 ini apakah rekayasa atau bukan itu tergantung dari pola pikir, tingkat penalaran, dan sudut pandang masing-masing pemirsa yang menyikapinya. Namun Masih Dunia Lain Trans 7 dan mungkin tontonan-tontonan sejenis mungkin memang memberikan hiburan bagi para pemirsa dan tak pelak juga dapat menjadi sarana dalam mendekatkan diri kepada Tuhan asalkan sajian nya tidak disajikan secara berlebihan.

Last edited 29 June 2015