Jadwal dan Hasil Piala Eropa 2016 (Euro 2016) Siaran Langsung Live di RCTI

0
admin posted this 19 May 2016 on 19-05-2016 09:42 Edited By: Fania Susanti

Jadwal Piala Eropa 2016 + Hasil Lengkap Euro Cup 2016

logo piala eropa 2016 perancis

Gelaran akbar Piala Eropa 2016 (Euro Cup 2016) sudah di depan mata. Tepat pada bulan Juni 2016 nanti, RCTI sebagai stasiun TV yang mengantongi hak siar jadwal Piala Eropa 2016 di Indonesia sudah bersiap menyusun jadwal acara TV untuk siaran langsung dan siaran tundanya (lihat update jadwal RCTI).

Dengan total 31 hari masa perhelatan akbar Piala Eropa 2016 tersebut, para pecinta sepakbola di Indonesia pasti sudah tidak sabar menunggunya. Di Indonesia sendiri mulai tanggal 6 Juni sudah masuk dalam bulan puasa Ramadhan, anda bisa menyaksikan siaran langsungnya pada jam tayang dini hari sambil melakukan sahur.

Drawing atau undian untuk putaran final Piala Eropa 2016 sendiri sudah dilakukan pada akhir tahun 2015 yang lalu di Palais des Congres de la Porte Maillot, Perancis. Tema atau slogan yang digunakan dalam Euro 2016 kali ini adalah 'Le Rendezvous' dengan menggunakan maskot 'Super Victor'.

Total ada 6 group yang akan diisi oleh 24 negara yang lolos dari babak kualifikasi Piala Eropa 2016. Tim-tim unggulan yaitu Perancis, Inggris, Jerman, Spanyol, Belgia, dan Portugal masing-masing mengisi tiap group yang terpisah secara berturut-turut mulai dari Group A hingga Group F.

Perancis yang menjadi tuan rumah mengisi Grup A bersama dengan Albania, Rumania dan Swiss. Sementara itu di Group B persaingan sengit antara tim unggulan Inggris dan Wales tidak bisa elakkan lagi. Bersama dengan Rusia dan Slovakia, Group B ini akan menyajikan pertarungan sengit para tim kuda hitam.

Jerman yang sudah lama tidak merasakan juara Piala Eropa sejak tahun 1996 yang lalu akan makin bersemangat setelah mendapatkan janji bonus sebesar Rp 4 milliar untuk tiap pemainnya jika bisa menggondol Piala Eropa 2016 ini. Akankah Jerman mampu menundukkan para pesaingnya di Group C yaitu Irlandia Utara, Polandia, dan Ukraina dengan mudah?

Sementara itu sang juara bertahan Spanyol akan menghadapi Turki, Republik Ceko, dan Kroasia di Group D. Para penggemar tim Italia akan menyaksikan pertandingan melawan Belgia, Republik Irlandia, dan Swedia di Group E, sedangkan Portugal, Islandia, Hungaria, dan Austria akan berjuang untuk lolos dari Group F.

Sebagai laga pembuka dalam jadwal Piala Eropa 2016 (Euro Cup 2016), timnas Perancis akan menghadapi Rumania di Stadion Stade de France, 10 Juni 2016 pukul 21.00 (GMT+2). Opening ceremony yang akan mengusung lagu resmi "This One's For You", menandai dimulainya perhelatan akbar Piala Eropa 2016 yang akan berlangsung hingga babak final pada tanggal 10 Juli 2016 mendatang di stadion yang sama.


Pembagian Group Piala Eropa 2016

Group Piala Eropa 2016

Grup A: Prancis, Albania, Rumania, Swiss    
Grup B: Inggris, Rusia, Wales, Slovakia    
Grup C: Jerman, Irlandia Utara, Polandia, Ukraina    
Grup D: Spanyol, Turki, Republik Ceko, Kroasia    
Grup E: Belgia, Republik Irlandia, Swedia, Italia    
Grup F: Portugal, Islandia, Hungaria, Austria


Berikut Jadwal Piala Eropa 2016 (sumber: situs resmi UEFA)

Jadwal Piala Eropa 2016 lengkap

catatan: Perbedaan waktu antara di Perancis dan Indonesia adalah 5 jam, dimana Pukul 00.00 di Perancis sama dengan 05.00 di Indonesia. Jangan lupa untuk cek jam tayangnya: jadwal Piala Eropa 2016 hari ini.


Jadwal Piala Eropa 2016 (Euro Cup 2016)

Babak Penyisihan Grup - Live di RCTI

10 Juni 2016 - Opening Ceremony (10 Juni 2016  pk. 22.30 WIB)
10 Juni 2016 - Prancis 2 - 1 Rumania (11 Juni 2016  pk. 02.00 WIB)

11 Juni 2016 - Albania 0 - 1 Swiss (11 Juni 2016  pk. 20.00 WIB)
11 Juni 2016 - Wales 2 - 1 Slovakia (11 Juni 2016  pk. 23.00 WIB)
11 Juni 2016 - Inggris 1 - 1 Rusia (12 Juni 2016  pk. 02.00 WIB)

12 Juni 2016 - Turki 0 - 1 Kroasia (12 Juni 2016  pk. 20.00 WIB)
12 Juni 2016 - Polandia 1 - 0 Irlandia Utara (12 Juni 2016  pk. 23.00 WIB)
12 Juni 2016 - Jerman 2 - 0 Ukraina (13 Juni 2016  pk. 02.00 WIB)

13 Juni 2016 - Spanyol 1 - 0 Republik Ceko (13 Juni 2016  pk. 20.00 WIB)
13 Juni 2016 - Republik Irlandia vs Swedia (13 Juni 2016  pk. 23.00 WIB)
13 Juni 2016 - Belgia vs Italia (14 Juni 2016  pk. 02.00 WIB)

14 Juni 2016 - Austria vs Hungaria (14 Juni 2016  pk. 23.00 WIB)
14 Juni 2016 - Portugal vs Islandia (15 Juni 2016  pk. 02.00 WIB)

15 Juni 2016 - Rusia vs Slovakia (15 Juni 2016  pk. 20.00 WIB)
15 Juni 2016 - Rumania vs Swiss (15 Juni 2016  pk. 23.00 WIB)
15 Juni 2016 - Prancis vs Albania (16 Juni 2016  pk. 02.00 WIB)

16 Juni 2016 - Inggris vs Wales (16 Juni 2016  pk. 20.00 WIB)
16 Juni 2016 - Ukraina vs Irlandia Utara (16 Juni 2016  pk. 23.00 WIB)
16 juni 2016 - Jerman vs Polandia (17 juni 2016  pk. 02.00 WIB)

17 Juni 2016 - Italia vs Swedia (17 Juni 2016  pk. 20.00 WIB)
17 Juni 2016 - Republik Ceko vs Kroasia (17 Juni 2016  pk. 23.00 WIB)
17 Juni 2016 - Spanyol vs Turki (18 Juni 2016  pk. 02.00 WIB)

18 Juni 2016 - Berlgia vs Republik Irlandia (18 Juni 2016  pk. 20.00 WIB)
18 Juni 2016 - Islandia vs Hungaria (18 Juni 2016  pk. 23.00 WIB)
18 Juni 2016 - Portugal vs Austria (19 Juni 2016  pk. 02.00 WIB)

19 Juni 2016 - Swiss vs Prancis (20 Juni 2016  pk. 02.00 WIB)
19 Juni 2016 - Rumania vs Albania (20 Juni 2016  pk. 02.00 WIB)

20 Juni 2016 - Slovakia vs Inggris (21 Juni 2016  pk. 02.00 WIB)
20 Juni 2016 - Rusia vs Wales (21 Juni 2016  pk. 02.00 WIB)

21 Juni 2016 - Irlandia Utara vs Jerman (21 Juni 2016  pk. 23.00 WIB)
21 Juni 2016 - Ukraina vs Polandia (21 Juni 2016  pk. 23.00 WIB)
21 Juni 2016 - Kroasia vs Spanyol (22 Juni 2016  pk. 02.00 WIB)
21 Juni 2016 - Republik Ceko vs Turki (22 Juni 2016  pk. 02.00 WIB)

22 Juni 2016 - Hungaria vs Portugal (22 Juni 2016  pk. 23.00 WIB)
22 Juni 2016 - Islandia vs Austria (22 Juni 2016  pk. 23.00 WIB)
22 Juni 2016 - Swedia vs Belgia (23 Juni 2016  pk. 02.00 WIB)
22 Juni 2016 - Italia vs Republik Irlandia (23 Juni 2016  pk. 02.00 WIB)

Jadwal Piala Eropa 2016 - Babak 16 besar:

25 Juni 2016 - Pukul 20.00 WIB: Swiss vs Polandia
25 Juni 2016 - Pukul 23.00 WIB: Wales vs Irlandia Utara

26 Juni 2016 - Pukul 02.00 WIB: Kroasia vs Portugal
26 Juni 2016 - Pukul 20.00 WIB: Perancis vs Republik Irlandia
26 Juni 2016 - Pukul 23.00 WIB: Jerman vs Slovakia

27 Juni 2016 - Pukul 02.00 WIB: Hungaria vs Belgia
27 Juni 2016 - Pukul 23.00 WIB: Italia vs Spanyol

28 Juni 2016 - Pukul 02.00 WIB: Inggris vs Islandia

Jadwal Piala Eropa 2016 - Babak 8 besar:

1 Juli 2016 - Pukul 02.00 WIB (QF 1): Polandia vs Portugal
2 Juli 2016 - Pukul 02.00 WIB (QF 2): Wales vs Belgia
3 Juli 2016 - Pukul 02.00 WIB (QF 3): Jerman vs Italia
4 Juli 2016 - Pukul 02.00 WIB (QF 3): Perancis vs Islandia

Jadwal Piala Eropa 2016 - Semifinal:

7 Juli 2016 - Pukul 02.00 WIB (Semi Final 1): Portugal 2 - 0 Wales
8 Juli 2016 - Pukul 02.00 WIB (Semi Final 2): Jerman 0 - 2 Perancis

Jadwal Piala Eropa 2016 - Final:

11 Juli 2016 - Pukul 02.00 WIB: Perancis vs Portugal

Undian untuk fase grup Euro 2016 baru saja tuntas digelar di Paris, Prancis. Hasil drawing relatif cukup merata. Turnamen bakal dibuka dengan partai antara Prancis melawan Rumania di Stade de France, 10 Juni 2016, tempat yang sama juga bakal menjadi arena laga final pada 10 Juli. Ayo kita lihat ulasan profil tim-tim unggulan yang akan berlaga di turnamen ini.

Perancis

timnas perancis di piala eropa 2016

Perancis menjadi peserta pertama yang lolos ke putaran final karena berperan sebagai tuan Rumah untuk Turnamen empat tahunan tersebut. Ditengah krisis keamanan pasca tragedi "Paris Attack" akhir tahun 2015 yang lalu, Perancis tetap optimis mampu menyelenggarakan perhelatan akbar ini dengan sukses dan meriah. Meski demikian pengamanan ekstra ketat akan menjadi sesuatu yang mengurangi kenyamanan para penonton dan pelancong selama kompetisi berlangsung.

Perancis berada pada grup A bersama dengan Rumania, Albania, dan Swiss. Tim berjulukan Les Bleus ini dikenal sebagai salah satu tim terkuat Eropa. Dalam sejarahnya, mereka telah melahirkan banyak legenda sepakbola seperti Michel Platini, Thierry Henry, Fabian Barthez, Eric Cantona dan masih banyak lagi.

Saat ini tim Perancis dilatih oleh Didier Deschamps yang juga merupakan mantan kapten timnas Perancis, yang pernah berhasil meraih juara pada Piala Dunia tahun 1998 dan juga Piala Euro tahun 2000. Skuad timnas Perancis akan dikomandoi oleh Hugo Lloris yang bertugas sebagai penjaga gawang tim ayam jantan ini. Lini pertahanan akan dijaga oleh nama yang sering didengan di liga sepakbola Eropa, seperti Mathieu Debuchy dan Patrice Evra. Bagian penyerang pun tidak mau kalah kuat, dengan dukungan Karim Benzema dan Yohan Cabaye.

Spanyol

timnas spanyol di piala eropa 2016

Sebagai pemegang tahta juara di dua turnamen Piala Eropa sebelumnya, Spanyol turut diunggulkan pada kompetisi kali ini. Berkat warna kaos tim yang berwarna merah menyala, tim ini diberi julukan La Furia Roja atau ‘si merah yang dahsyat’.

Walaupun sempat menjuarai Piala Eropa di tahun 2008 dan 2012 serta mampu meraih trofi Piala Dunia pada tahun 2010, namun pada perhelatan PIala Dunia 2014 lalu, tim Spanyol harus tersingkir sangat dini pada fase penyisihan grup.Bergabung di grup D bersama Republik Ceko, Turki, dan Irlandia Utara, diharapkan timnas Spanyol dapat melewati fase grup ini dengan mudah.

Menjadi tugas khusus bagi pelatih Vincente Del Bosque agar timnas Spanyol yang dibesutnya kali tampil dengan baik. Pelatih yang juga pernah membawa Real Madrid ke masa emasnya di tahun 2001 hingga 2002 dan juga menahkodai timnas Spanyol untuk membawa pulang trofi PIala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012, ini telah siap dengan susunan skuad yang matang.

Kiper Iker Casillas dipercaya untuk memakai ban kapten untuk mengomandani Sergio Ramos, Juanfran, dan juga Pique di lini belakang. Sedangkan Diego Costa, Iniesta, dan Fabregas diharapkan dapat membangun serangan dari timnas Spanyol.

Jerman

timnas jerman di piala eropa 2016

Tim Nasional Jerman merupakan salah satu kontestan unggulan di ajang Piala Euro 2016 Prancis mendatang. Setelah berhasil menembus babak kualifikasi, Der Panser dipastikan menghuni Group C pada putaran final nanti. Timnas Jerman dikenal sebagai Tim sepakbola yang selalu mengandalkan kerja sama sebagai tim. Dengan kata lain, mereka jarang sekali hanya mengandalkan pemain individu untuk meraih kemenangan. Sejak bergabung menjadi Negara Kesatuan Jerman, mereka baru sekali memenangkan Piala Dunia, yaitu pada Piala Dunia 2014 Brasil, dengan mengalahkan Argentina di babak final dengan skor tipis 1-0.

Tim besutan Joachim Low telah mengumumkan 27 nama yang bakal membela Jerman di Piala Euro 2016 ini. Panggilan yang cukup mengejutkan didapat oleh Bastian Schweinsteiger, yang karena cedera ligament lutut harus melakukan istirahat total. Sementara itu, pemain muda sekelas Joshua Kimmich, Leroy Sane, dan Emre Can juga ikut dipanggil.

Ada pula dua pemain yang belum mencatatkan debutnya bersama timnas Der Panzer, yakni Bernd Leno dan Julian Weigl. Pemain-pemain tenar yang ikut berperan dalam juara Piala Dunia 2014 juga diikutkan oleh Low, yakni Manuel Neuer, Mesut Ozil, Mario Gotze, Thomas Muller, Jerome Boateng, dan Mats Hummels.

Inggris

timnas inggris di piala eropa 2016

Tim Nasional Inggris menjadi salah satu kontestan unggulan lainnya di ajang Piala Euro 2016 mendatang. Merekalah tim kedua setelah tuan rumah Prancis yang meraih tiket ke babak Putaran Final, usai menyapu bersih sebuah laga kualifikasi dengan kemenangan. Tim dengan julukan The Three Lions ini menempati grup B dan akan bertemu dengan Wales, Rusia, dan Slovakia. Bicara soal keterlibatan mereka di ajang Piala Euro, Inggris sempat absen pada tahun 2008 silam.

Inggris dianggap sebagai Kiblat sekaligus tempat lahirnya sepakbola, sehingga kerap kali melahirkan pemain-pemain hebat dalam sejarahnya, seperti Gary Lineker, Alan Shearer, Frank Lampard, Sir Bobby Charlton dan masih banyak lagi. Namun, kendati demikian, Inggris baru mencatatkan satu prestasi saja di Level Internasional, tepatnya ketika menjuarai Piala Dunia pada tahun 1966 silam. Sayangnya, sampai sekarang tidak ada prestasi lain yang mereka raih.

Pelatih Inggris Roy Hodgson mengambil langkah berani dengan memasukan nama Jack Wilshere, yang bahkan belum genap bermain selama 90 menit di musim ini ke dalam susunan tim. Nama Marcus Rashford dan Andros Townsend tercantum dalam daftar tersebut. Rashford, 18 tahun, baru melakoni debutnya bersama Manchester United pada Februari lalu, tapi sudah mencetak tujuh gol sejak saat itu.

Dua pemain Leicester, Danny Drinkwater dan Jamie Vardy, ikut dipanggil kali ini. Sementara itu, Dele Alli dan Harry Kane yang gemilang bersama Spurs, juga diikutsertakan ke dalam skuad. Tentu saja sang kapten tim Wayne Rooney juga akan berjuang sekuat tenaga untuk membawa kembali trofi PIala Eropa tahun 2016 ini.

Portugal

timnas portugal di piala eropa 2016

Tim Nasional Portugal juga menjadi salah satu kontestan favorit di putaran final Piala Euro 2016 (Euro Cup 2016) Prancis mendatang. Mereka berhasil lolos dari Fase Group dengan sempurna dan menduduki puncak klasemen. Berdasarkan hasil drawing, Tim Seleccao bakal menghuni Group E. Dalam sejarahnya, Portugal dikenal sering kali melahirkan pemain-pemain hebat, mulai dari Eusebio, Luis Figo, dan sekarang yang masih eksis adalah Cristiano Ronaldo, pemain yang dielu-elukan sebagai yang terbaik dalam sejarah Portugal.

Namun dalam sejarahnya, Portugal belum pernah memenangkan gelar di level Internasional sampai sekarang. Mereka sempat melaju ke Final Euro 2004 silam, tapi harus puas menjadi runner up usai dikalahkan Yunani, padahal dalam turnamen tersebut Portugal berlaga sebagai tim tuan rumah.

Pada turnamen PIala Eropa kali ini, ban kapten akan dipakai oleh Cristiano Ronaldo yang akan memimpin tim asuhan Fernando Santos dalam pertandingan-pertandingan untuk meraih trofi kemenangan. Dua pemain Liga Primer Inggris, Cedric dan Jose Fonte, bek Southhampton, akan menemani Pepe di bagian pertahanan. Lini tengah Portugal didominasi para pemain muda yang tengah naik daun, seperti Andre Gomes, Joao Mario, dan Renato Sanches. Sebagai penyerang Portugal tetap mempercayai Cristiano Ronaldo yang akan dikawal oleh Nani dan Eder.

Belgia

timnas belgia di piala eropa 2016

Julukan "The Red Devils" rupanya bukan hanya disematkan kepada klub Liga Primer Inggris, Manchester United, tapi juga kepada Tim Nasional Belgia. Sama seperti Manchester United, Belgia juga mendapatkan julukan tersebut karena menggunakan seragam merah menyala sejak dahulu sampai sekarang.

Diklaim memiliki skuat emas saat ini, Belgia dipercaya bakal melangkah jauh dalam ajang Piala Euro 2016 Prancis mendatang. Dalam sejarahnya, Belgia sama sekali belum pernah mendapatkan trofi bergengsi di ajang Internasional. Pencapaian terbaik mereka adalah menduduki peringkat keempat pada Piala Dunia tahun 1986, kemudian sempat juga menjadi runner up pada turnamen Piala Euro tahun 1980.

Belgia dianugerahi para penyerang berbakat yang akan membuat iri banyak negara di Piala Eropa 2016. Dalam diri Kevin De Bruyne dan sang kapten Eden Hazard, pelatih Marc Wilmots memiliki dua playmaker muda terbaik Eropa. Kedua pemain Manchester City dan Chelsea ini telah menyarangkan 10 gol di babak kualifikasi.

Dengan ancaman yang mereka berikan, mereka bisa menampilkan kekuatan yang luar biasa. Marouane Fellaini dipakai Belgia untuk memaksimalkan bakatnya dan ia mencetak empat gol selama kualifikasi. Pemain Napoli Dries Mertens dan Axel Witsel dari Zenit bergabung dengan Nacer Chadli menjadi pemain pendukung. Sebagai tim menyerang, Belgia berpotensi menjadi salah satu yang terbaik di Piala Eropa 2016.

Italia

timnas italia di piala eropa 2016

Tim Nasional Italia juga merupakan salah satu kontestan di ajang fase Group Piala Euro 2016 Prancis mendatang. Berdasarkan hasil drawing, Gli Azzuri akan menghuni Group E bersama dengan tiga tim lainnya, Belgia, Republik Irlandia dan Swedia. Gli Azzuri menjadi julukan yang disematkan kepada tim Nasional Italia sejak dahulu, berasa dari bahasa Italia yang artinya Si Biru, menilik pada Jersey Utama mereka yang dominan berwarna biru sejak baru berdiri sampai sekarang.

Tim Nasional Italia dikenal sebagai salah satu negara tersukses di kancah Internasional. Di ajang Piala Dunia mereka berhasil meraih empat trofi Juara, terakhir pada tahun 2006 silam saat mengalahkan Prancis pada babak final lewat drama adu penalti. Sementara di ajang Piala Euro, Italia baru mengemas satu trofi.

Pelatih Antonio Conte telah membangun landasan kuat dan akan terus mempertahankannya pada Juni mendatang. Gianluigi Buffon yang akan menginjak usia 39 tetap diandalkan menjadi penjaga gawang, sekaligus mempertahankan standar tinggi, dengan ban kapten yang terpasang di lengannya. Pemain dari Juventus lainnya yang terus dimainkan adalah Chiellini dan Leonardo Bonucci di jantung pertahanan, Matteo Darmian, dan bek AC Milan Mattia De Sciglio.

Dari 30 nama yang diumumkan sebagai pemain di timnas Italia, tujuh di antaranya merupakan wajah baru di Azzurri, yaitu Marco Sportiello, Armando Izzo, Lorenzo Tonelli, Marco Benassi, Danilo Cataldi, Davide Zappacosta dan Leonardo Pavoletti.

Kroasia

timnas kroasia di piala eropa 2016

Kroasia adalah salah satu Negara Eropa bagian Tenggara. Dalam hal sepakbola, negara yang satu ini kerap kali melahirkan pemain-pemain bintang, tapi kini Skuad mereka sekarang merupakan yang terbaik, alias Generasi emas. Ada beberapa nama mentereng disana, seperti Luka Modric (Real Madrid), Mario Mandzukic (Juventus), Ivan Rakitic (Barcelona), Mateo Kovacic (Real Madrid), dan masih banyak lagi.

Kroasia diprediksi bakal jadi penantang gelar di ajang Piala Euro 2016 mendatang. Adapun timnas Kroasia yang dilatih oleh Ante Cacic akan tergabung di Group D bersama dengan Tim Nasional Spanyol, Tim Nasional Republik Ceko dan Timnas Turki.

Lini tengah mereka mungkin akan menjadi yang terkuat. Luka Modric dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik di Eropa dan bersamanya, pemain menjanjikan dan rekan setimnya di Real Madrid, Mateo Kovacic, juga tengah memperlihatkan perkembangan yang cukup pesat. Duo Inter Milan, Ivan Perisic dan Marcelo Brozović keduanya mencetak delapan gol selama kualifikasi. Bisa dibilang pemain hebat mereka adalah gelandang Barcelona Ivan Rakitic.

Kapten Darijo Srna adalah pemimpin di lini belakang dan sering mencetak gol saat maju menyerang dari sisi kanan. Domagoj Vida dari Dynamo Kiev dan mantan pemain Spurs, Vedran Corluka, menjadi pelengkap pertahanan di depan Danijel Subasic yang menjadi pertahanan terakhir. Di bagian penyerangan, pemain berpengalaman Mario Mandzukic akan bermain bersama Hoffenheim Andrej Kramarić dan Ivica Olic dari Hamburg.

Kroasia tidak diragukan memiliki pemain berbakat yang akan berpengaruh di Grup D musim panas ini dan mungkin bisa lolos jika pengatur lini tengah mereka sedang bagus.

Republik Ceko

timnas ceko di piala eropa 2016

Republik Ceko tengah menikmati penampilan apiknya di putaran Final Kejuaraan Eropa. Setelah mencapai final di Inggris tahun 1996, mereka telah tampil empat kali di turnamen ini, dengan dua kali lolos ke tahap terakhir. Di bawah arahan Pavel Vrba, Republik Ceko lolos kualifikasi dengan meyakinkan dan memimpin Grup yang akhirnya meloloskan mereka untuk ketiga kalinya ke Piala Eropa 2016, sementara Belanda hanya bisa menempati peringkat keempat.

Skuad Republik Ceko ini tidak bagus jika tidak bemain keras. Enam dari tujuh kemenangan mereka di babak kualifikasi diraih dengan selisih satu gol. Di depan gawang, Cech berhasil mempertahankan posisinya di Arsenal musim ini dan menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Di depannya, skuad Vrba mungkin tidak memiliki bintang, tapi kerja keras dan kerjasama yang terbangun solid, membuat tim ini berbahaya.

Bek tengah Vaclav Prochazka adalah pemain yang telat masuk ke tim nasional di tingkat internasional, tapi pemain Viktoria Plzen berusia 31 tahun ini, bersama bek Hoffenheim Pavel Kaderabek, sangat penting selama kualifikasi. Gelandang Sparta Praha, Dockal mencetak empat gol di babak kualifikasi dan memainkan peran kunci di tengah bersama rekan seklubnya, Ladislav Krejci, dan pemain 25 tahun, Darida.

Rusia

timnas rusia di piala eropa 2016

Saat Leonid Slutsky ditunjuk menjadi bos Rusia Agustus lalu, harapan mereka di Piala Eropa 2016 nampaknya meningkat. Slutsky telah merubah banyak hal dengan cepat bagi skuad Rusia. Semangat yang mereka miliki memberi kemenangan di empat laga terakhir dimana dukungan kuat mereka akan menjadi nilai tambah bagi sang manajer.

Sebagian besar skuad yang dimiliki bermain di liga sepakbola mereka di Rusia, terkecuali pemain sayap Valencia, Denis Cheryshev. Satu tim besar di skuad Slutsky adalah para pemain yang sama. Saat menerima misi penyelamatan Agustus lalu, ia melakukannya sambil mempertahankan perannya sebagai manajer CSKA Moskow.

Sepertiga dari skuadnya di Perancis adalah berasal dari tim di klubnya. Dianggap berhasil menggunakan pemain dari dalam negeri, ini akan menjadi faktor yang utama. Kapten veteran Roman Shirokov adalah salah satu pemain tersebut dan, bahkan pada usia 34, ia nampaknya akan tepat dimainkan jika fit. Shirokov tampil dalam tiga dari enam laga bersama Capello di kualifikasi, tapi dia bermain di empat laga di bawah pelatih Slutsky.

Gelandang Alan Dzagoev dan bek Vasili Berezutski adalah pemain CSKA lainnya yang akan membantu saat Rusia kehabisan melawan Inggris, bersama dengan bek tengah 36 tahun dan pemegang rekor cap Sergei Ignashevich. Cukup menjanjikan ya!

Itulah profil singkat tentang kekuatan masing-masing kandidat juara Piala Euro 2016 kali ini. Nah, buat para pecinta sepakbola di tanah air tentunya sudah tidak sabar untuk menyaksikan siaran langsung seluruh pertandingan Piala Eropa 2016 ini bukan? Sebagian besar kita pasti hanya bisa menyaksikannya secara live di televisi.

Memang jika dibandingkan menontonnya secara langsung di Perancis, euforianya akan berbeda. Namun bagi anda yang tidak berencana untuk terbang ke Perancis di liburan kali ini, atau yang kehabisan saat memesan tiket Euro 2016 ini, acara nonton bareng siaran langsung Piala Eropa 2016 (Euro Cup 2016) bisa menjadi alternatif yang terjangkau dan tidak kalah serunya.

Demikianlah jadwal Piala Eropa 2016 secara lengkap dan ulasan tim-tim yang berlaga mulai babak penyisihan hingga babak final nanti.

Selamat menyaksikan setiap pertandingannya!

Last edited 10 July 2016


1 Comments
Order By: Standard | Newest | Votes
0
admin posted this 16 June 2016 on 16-06-2016 05:06 Edited By: Fania Susanti

Prediksi Italia vs Swedia (17 Juni 2016)

Italia Siap Wujudkan Kemenangan Kedua

Tak patut rasanya kita melewatkan pertandingan super seru di Grup E antara sang calon juara, Italia menghadapi Swedia pada 17 Juni 2016, yang akan ditayangkan pada pukul 20.00 WIB. Stadion Municipal akan menjadi saksi bahwa Italia punya nyali untuk muncul sebagai juara tahun ini.

Hal ini tak berlebihan mengingat ‘proses’ kemenangan tim Azzuri atas Belgia. Memang, Italia masih bertahan dengan pola super defensifnya. Tetapi, taktik serangan balik tim besutan Antonio Conte inilah yang patut diwaspadai oleh Swedia di pertandingan babak kedua di Grup E, hari Jumat mendatang.

Menghadapi Swedia yang baru mengantongi satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Irlandia pada Selasa, 14 Juni lalu, Italia tak akan bimbang dalam mempertahankan formasi kebanggaan Conte 3-5-2. Disini, kedua bek sayap Matteo Darmian dan Antonio Candreva telah terbukti sukses dalam menyuplai serangan, sekaligus menjaga kekompakan dalam pertahanan.

Conte sengaja memberi banyak ruang untuk para gelandang, sehingga Italia tetap mantap bertahan, sekaligus melakukan serangan balik. Hal inipun sangat manjur saat melawan Belgia yang tak berdaya, terutama setelah memasuki babak kedua.

Hal positif yang dapat dipetik dari permainan tim Azzuri adalah tidak adanya ketergantungan kepada salah satu pemain yang menonjol karena ‘ahli’ mencetak gol. Salah satunya adalah Emanuele Giaccherini, gelandang Italia yang berhasil menunjukkan permainan terapiknya saat itu. Memang, gol kedua penentu kemenangan Italia saat itu adalah melalui kaki striker mudanya, Graziano Pelle.

Tentu, kekuatan lini pertahanan Italia tak lepas pula dari kiprah sang kiper senior, Gianluigi Buffon. Jabatan kapten yang disandangnya selama lebih dari satu dekade telah ia jawab dengan performa konstan. Seperti yang dilansir oleh bbc.co.uk, Buffon tak ingin tinggi hati karena ia berharap kemenangan atas Belgia bukan kemenangan sementara, dan harus terulang saat menghadapi Swedia pada Jumat besok. Memang, saat menghadapi Belgia, Buffon lebih banyak ‘menganggur’. Tetapi, lawan Italia kali ini pasti lebih kuat, mengingat Swedia tak ingin kalah dan mengakhiri dua pertandingan hanya dengan satu angka di tangan.

Antonio Conte pun optimis bahwa tim inti Italia yang sukses menggulung Belgia 2-0 tetap akan diturunkan melawan Swedia. Sayang, Pellè hanya punya kans sangat kecil untuk tampil menghadapi Swedia karena cedera yang dialaminya. Tidak terlalu parah, namun Conte sengaja ingin memulihkannya untuk pertandingan yang lebih krusial, tentunya. Simone Zaza berpeluang menggantikan posisi Pellè. Italia tidak ingin menganggap enteng tim manapun dalam grup. Sedikit saja Italia lengah, raihan satu poin bisa jadi ancaman untuk tak dapat lolos dari babak 16 besar. Para pemain yang bersiap menahan laju Swedia ke babak berikutnya adalah:

Gianluigi Buffon; Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini; Antonio Candreva, 
Alessandro Florenzi, Daniele De Rossi, Emanuele Giaccherini, El Shaarawy; Simone Zaza, Eder.

Adakah Peluang Unggul Swedia?

Swedia, tidak menghadirkan penampilan yang terlalu istimewa saat menghadapi Republik Irlandia di pertandingan perdana. Satu poin yang diraih oleh Swedia terlahir dari satu gol yang merupakan gol bunuh diri dari Ciaran Clark. Itupun, setelah Republik Irlandia sudah mencetak gol di menit ke 47.

Swedia pun selamat dari kekalahan. Republik Irlandia juga menguasai lapangan selama dua babak, sehingga banyak yang menganggap bahwa Swedia hanya ‘beruntung’.

Kritik tajam justru menghujam pada Zlatan Ibrahimovic. Penampilannya menurun drastis. Banyak pengamat bola membandingkannya dengan bintang baru Swedia, Emil Forsberg. Meski demikian, Forsberg dan Ibrahimovic sebenarnya merupakan ancaman terkuat yang sempat dihadapi oleh Republik Irlandia. Tentu, bagi sang calon lawan terdekat juga, yakni Italia.

Forsberg menjadi nama yang kini lebih diandalkan oleh Swedia, dimana ia juga terlebih dulu menjadi bintang andalan timnya, Red Bull Leipzig. Tetapi, menurut pelatih Erik Hamrén, Forsberg lebih mengkilap saat bersama dengan tim nasional. Bahkan, ia dapat membangun ‘chemistry’ apik bersama dengan Ibrahimovic, tanpa butuh waktu terlalu panjang untuk beradaptasi.

Soal kontribusi gol, ia juga sempat menyumbang satu diantara tiga gol yang dilesakkan Swedia saat menang 3-0 atas Wales di pertandingan persahabatan. Tipe permainan Forsberg menunjukkan ciri khas pemain muda, yang anti kemapanan dengan tidak bermain ‘aman’, namun sering menyerang dari sisi yang tak terduga oleh lawan.

Italia juga harus mewaspadai Kim Kallstrom. Mantan gelandang Arsenal yang kini merumput di tim lokal Grasshoppers di Swiss ini paling sering menyuplai bola dengan tendangan kaki kiri mautnya kepada Ibrahimovic. Jika Kallstrom, Ibrahimovic dan Forsberg membentuk chemistry yang pas, tanpa meremehkan peran para pemain tim lainnya, maka Swedia bisa dengan mudah menggempur benteng kokoh Azzuri, terlebih jika sang pelatih menurunkan Marcus Berg pemain yang paling pintar memanfaatkan bola matang di kotak penalti.

Nah, Swedia pun mantap dengan formasi andalan Erik Hamrén, yakni:

Andreas Isaksson; Mikael Lustig, Viktor Lindelof, Andreas Granqvist, Martin Olsson; Jimmy Durmaz, 
Kim Kallstrom, Oskar Hiljemark, Emil Forsberg; Markus Berg, Zlatan Ibrahimovic.

Visit us on Google+