Film Indonesia Terbaru 2017: "Labuan Hati"

sinopsis Labuan Hati 2017

Sinopsis dan Pemain Film "Labuan Hati" (2017)

Pecinta film tanah air yang gemar menyaksikan film-film nasional dengan latar belakang tempat-tempat wisata indah di Indonesia pasti terhibur dengan hadirnya “Labuan Hati”. Film hasil besutan sutradara Lola Amaria ini menjadi film kedua setelah “Trinity, The Nekad Traveler” yang juga menghadirkan berbagai lokasi cantik di tanah air.

Hanya saja, sinopsis film “Labuan Hati” adalah film ‘serius’, dimana plot cerita sekaligus karakter dari aktor dan aktris pendukungnya digarap tanpa ada unsur komedi. Bukan berarti “Labuan Hati” tak menarik, tentunya. Daya tarik film ini bukan hanya pada kemolekan tempat-tempat wisata kita yang sangat diminati wisatawan asing, tetapi juga kepiawaian akting dan kemampuan berakting dalam menyelam dari para aktris utamanya.

Film Indonesia terbaru 2017 “Labuan Hati” sengaja mengeksplorasi sisi menarik dari kedalaman laut di Labuan Bajo. Berbekal skenario Titien Wattimena, Lola Amaria yakin bahwa film ini bisa menjadi salah satu film paling berkualitas di tahun ini. Ia menitikberatkan pada potensi alam di Indonesia yang masih sering terabaikan, serta menunjukkan sisi terunik dari wisata alam yang ada.

Salah satunya adalah Manta Ray, ikan pari cantik—yang lebih dikenal dengan Pari Kerbau—yang hanya ada di Labuan Bajo. Ikan ini tak selalu ada, dimana butuh kesabaran bagi penyelam untuk bisa ‘bertemu’ dengannya. Uniknya, Manta Ray muncul hanya di satu titik tertentu.

film indonesia terbaru 2017 labuan hati

Selain di Labuan Bajo, “Labuan Hati” juga menghadirkan salah satu keajaiban dunia yang dimiliki Indonesia, yakni Pulau Komodo. Pulau Komodo memang sudah sangat ternama, tetapi tetap saja pulau ini menjadi incaran dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga populasi hewan unik ini berkurang secara signifikan.

Idealisme Lola Amaria benar-benar ia tunjukkan secara total dalam “Labuan Hati”. Selain menggandeng produser kenamaan sekelas Titien Wattimena, ia juga tak sembarangan memilih aktor dan aktris pendukung untuk film dengan budget fantastis ini.

Pembuatan film ini butuh waktu yang cukup lama, bukan hanya sejak proses syuting, tetapi juga pencarian tema cerita, lokasi syuting, serta keunikan karakter dan tempat yang tak dimiliki oleh film-film Indonesia kebanyakan. Tidak hanya itu. Lola menganggap bahwa ia harus membangkitkan kecintaan masyarakat Indonesia akan negerinya sendiri, dan ‘membuka mata’ para pejabat untuk lebih memerhatikan pengembangan wisata lokal, yang sejatinya sangat fenomenal.

Salah satu aktris utama yang akan berperan dalam “Labuan Hati” adalah Nadine Chandrawinata. Bukan rahasia lagi kalau ia adalah penggemar olahraga menyelam dan berbagai olahraga dengan unsur petualangan. Perannya sebagai Indi menuntutnya untuk menunjukkan kedewasaan karakter. Soal menyelam pun tak asal-asalan ia tampilkan karena harus sesuai dengan standar sang sutradara.

Menurut Nadine, kebiasaannya dalam mengeksplorasi kedalaman laut sangat membantu perannya saat ini. Apalagi, Labuan Bajo, lokasi utama syuting, adalah salah satu destinasi terfavoritnya. Disini, ia berperan sebagai seorang wanita berusia 32 tahun, pas dengan usianya yang sekarang. Hanya saja, disini ia menjadi seorang wanita dengan pembawaan kalem.

Dua aktris yang akan berperan sebagai pemain utama lainnya adalah Kelly Tandiono serta Ully Triani. Kelly adalah seorang olahragawati sejati, dimana ia menguasai ragam olahraga seperti triathlon, silat, hingga yoga meskipun ia juga seorang model ternama. Pas lah kalau ia dihadirkan dalam film ini. Sedangkan Ully Triani adalah nama ‘baru’ di dunia film. Ia ngetop sejak bermain dalam “Stay With Me” tahun lalu. Karirnya sebagai model menuntunnya sebagai aktris film sebagai pembuktian multitalenta yang dimilikinya. .

Ketiga wanita ini digambarkan sebagai sahabat. Mereka memiliki persamaan hobi meski mempunyai perbedaan karakter. Mereka menjalin persahabatan selama bertahun-tahun, tanpa ada masalah yang berarti, sehingga dapat menghancurkan persahabatan tersebut. Sampai akhirnya, kemunculan seorang pria bernama Mahesa.

pemain labuan cinta 2017

Mahesa hadir di tengah-tengah mereka dan hal ini berimbas negatif akan persahabatan yang sudah terjalin itu. Penasaran apakah Mahesa menjadi pria yang dicintai oleh tiga wanita tersebut? Plot cerita “Labuan Hati” bukanlah roman picisan. Tiga wanita ini juga bukan tipe wanita yang suka berebut hati pria layaknya telenovela. Tokoh Mahesa diperankan oleh Ramon Y. Tungka, salah seorang aktor kawakan yang juga pernah menjadi VJ dan model.

Aktor dan aktris tersebut diatas menjalani syuting film ini dengan sangat profesional, sehingga mereka rela mengubah penampilan—dari warna kulit hingga berat badan—demi menunjang peran. Tak heran, Lola Amaria mempercayakan peran-peran penting kepada mereka berempat. Tetapi, semuanya itu pantas ia lakukan, karena ia memang terkenal sebagai sutradara yang sangat peduli dengan kualitas karyanya. Bahkan, sejak ia terjun ke dunia seni peran dan menjadi aktris, ia juga selalu selektif dalam memilih peran.

Penasaran bagaimana ceritanya? Tunggu saja tanggal mainnya. Syuting film ini telah dimulai sejak akhir Agustus 2016 dan akan dirilis di bioskop seluruh Indonesia pada 6 April 2017 mendatang. Lihat jadwal penayangannya di 21 Cineplex atau bioskop lainnya di seluruh Indonesia.

Last edited 3 weeks ago