Sinopsis dan Pemain Film Indonesia "Moammar Emka's Jakarta Undercover" (2017)

sinopsis Moammar Emka's Jakarta Undercover

Jika sebuah film disadur dari buku yang fenomenal atau bahkan kontroversial, tentu film tersebut memiliki daya tarik tersendiri. Hal ini menginspirasi Fajar Nugros, sutradara yang berniat menjadikan buku karya Moammar Emka sebagai sebuah film yang mampu membuka mata banyak orang tentang fakta yang mungkin tak mereka ketahui sebelumnya.

Ya, Moammar Emka menulis buku Jakarta Undercover yang sempat dijadikan film di tahun 2006. Tahun 2017, film Indonesia terbaru ini akan ditayangkan dengan versi yang sedikit berbeda, dan pemain-pemain yang juga berbeda dari versi sebelumnya. “Jakarta Undercover” versi 2017 merupaka garapan Grafent Pictures dan Demi Istri Production.

Seberapa kadar kontroversial buku ini? Sebenarnya, kehidupan malam di Jakarta sudah banyak diketahui khalayak. Diskotik, klub malam dan berbagai hiburan malam hari merupakan destinasi utama bagi kaum urban yang ingin sekedar melepas kejenuhan, atau mencari teman kencan. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, kehidupan malam menjadi ‘marketplace’ bagi mereka yang ingin bertransaksi, baik narkoba ataupun seks bebas. Film ini, secara khusus, menghadirkan kehidupan malam yang dijalani oleh orang-orang berduit, tak terkecuali selebriti.

Meski kontroversial, buku Moammar Emka justru laris manis. Alasannya, tentu fakta yang mendasari tulisannya. Ia tak sekedar mendengar pembicaraan orang tentang kehidupan malam di Jakarta. Tetapi ia juga terjun di dalamnya. Bukan berarti ia juga ikut ‘bertransaksi’. Namun, ia sering menghabiskan waktu di tempat-tempat nongkrong yang paling sering dikunjungi oleh selebriti dan warga Jakarta ‘papan atas’.

Jika Anda belum sempat membaca bukunya, dan belum pernah menyaksikan “Jakarta Undercover” pertama, Anda mungkin pernah menyaksikan drama seri Hollywood “Sex And The City”. Nah, gambaran cerita dari drama ngetop tersebut hampir sama dengan “Jakarta Undercover”. Tokoh utama dari drama ini adalah seorang pria muda bernama Pras. Ia hijrah ke Jakarta karena ia berpikir bahwa ia dapat mengubah hidupnya menjadi jauh lebih baik dengan mengandalkan kemampuannya menjadi jurnalis. Alih-alih bertahan menjadi wartawan, Pras ikut-ikutan terjun ke dunia malam karena pengaruh lingkungan.

Profil Pemain Moammar Emka's Jakarta Undercover

Oka Antara

Memilih pria kelahiran 8 Juli 1981 sebagai tokoh utama dalam film ini merupakan pilihan yang sangat tepat. Oka bukan hanya punya tampang keren, tetapi juga memiliki karisma luar biasa dalam setiap peran yang ia lakoni. Maklum saja, ia sudah terjun ke dunia seni peran sejak 2006.

Pemain Moammar Emka's Jakarta Undercover

Puluhan film, sinetron dan film televisi sudah pernah ia bintangi, dan ia sanggup melakoni peran antagonis atau protagonis dengan sangat sempurna. Macam penghargaan juga sudah diraih oleh pria bernama lengkap Nyoman Oka Wisnupadha Antara ini, baik sebagai pemeran utama maupun pendamping. Sejauh ini, karirnya mulus karena ia menjaga kehidupan pribadinya dengan baik, sehingga ia bebas dari berbagai bentuk gosip.

Tio Pakusadewo

Profil aktor gaek yang satu ini mungkin tak perlu dibahas terlalu panjang karena siapapun tahu kualitas aktingnya. Pria bernama lengkap Kanjeng Raden Tumenggung Irwan Susetyo Pakusadewo ini bahkan sudah berakting sejak era 80an. Saat ini, ia terus menggalakkan pentingnya kemampuan berakting ketimbang sekedar tampang keren kepada aktor-aktor muda. Di usianya yang kini sudah menginjak lebih dari 50 tahun, ia bukannya kehilangan pamor. Ia justru makin sibuk, tidak hanya sebagai aktor film, tetapi juga sebagai produser pertunjukan musikal.

Lukman Sardi

Banyak yang mengira bahwa Lukman Sardi tak memiliki jam terbang setara Tio Pakusadewo. Padahal, pria kelahiran 14 Juli 1971 ini sudah memulai debutnya dalam film “Kembang-Kembang Plastik” di tahun 1978. Tidak hanya itu, wajah Lukman muda terus menerus tampil di berbagai film yang dirilis setiap tahun sejak partisipasinya dalam film perdananya.

Dunia hiburan sudah tak asing baginya karena ia adalah anak dari seniman ternama, Idris Sardi. Ibu tirinya pun, Marini, juga seorang aktris kawakan. Tetapi, Lukman Sardi berhasil membuktikan bahwa sukses yang diraihnya tak mendompleng popularitas orang-orang terdekatnya. Terbukti, semua peran yang dilakoninya selalu peran-peran yang memiliki karakter kuat dan watak yang khas. Lukman Sardi menjadi satu-satunya aktor yang membintangi “Jakarta Undercover” sekuel pertama.

Film Indonesia Terbaru "Moammar Emka's Jakarta Undercover"

Nikita Mirzani

Nikita Mirzani memang sangat populer, kendati dengan sensasi-sensasi yang dibuatnya. Artis kelahiran 17 Maret 1986 ini sudah mencoba berbagai macam film, terutama dengan genre horor dan komedi dewasa. Perannya sebagai Sasha dalam film ini tentu sudah bisa kita tebak, yakni peran sebagai wanita malam. Banyak orang berpendapat bahwa peran ini sangat ‘pas’ buatnya, meskipun dia berkata bahwa ia masih harus melakukan observasi mendalam tentang prostitusi dan dunia malam di ibukota.

Baim Wong

Pria yang pernah merajai sinetron lokal ini benar-benar menikmati pengalamannya bermain dalam film yang menampilkan dirinya sebagai seorang pria yang gemar bertualang cinta. Perannya sebagai Yoga menuntut dirinya untuk mengobservasi perilaku para pria yang tak pernah lepas dari kehidupan malam.

Namun demikian, sosok Yoga ini akhirnya jatuh cinta dengan seorang PSK kelas atas, dan mereka berdua pun insyaf. Menurut aktor kelahiran 27 April 1981 ini, peran yang diembannya sangatlah menantang, dan ia mengaku harus bekerja ekstra keras dalam melakoni karakternya.

Demikianlah review film Indonesia terbaru 2017 berjudul Moammar Emka's Jakarta Undercover. Nantikan penayangannya di bioskop-bioskop yang ada di kota anda.

Last edited 06 February 2017