Jika nama Axel Matthew Thomas menjadi sangat populer sejak kemunculan perdananya di dunia seni peran sejak 2012, hal ini bukan berarti dia memanfaatkan popularitas ayahnya, Jeremy Thomas. Nama Jeremy Thomas sangat dikenal oleh para pecinta sinetron yang kini sudah berusia minimal 30 tahun.

Di era 90-an, Jeremy Thomas adalah ‘raja sinetron’, dimana saat itu sinetron masih belum ‘kejar tayang’. Stasiun televisi yang menayangkan sinetron pun masih terbatas, sehingga rating tinggi pun dengan mudah diraih oleh stasiun televisi tersebut. Tidak berlebihan apabila Jeremy Thomas menjadi aktor terlaris sekaligus termahal saat itu.

Nah, mampukah Axel Matthew Thomas mengikuti jejak ayahnya?

Profil Axel Matthew Thomas

‘Sulitnya’ menjadi anak dari seseorang yang telah memiliki popularitas tinggi adalah membuktikan opini publik yang mungkin salah. Banyak orang menganggap bahwa Axel hanya akan mendompleng popularitas sang ayah, dengan menyandang nama Thomas.

Opini tersebut diatas sudah tersebar luas, dan nyata-nyata salah.. Axel kecil sudah sering dikenalkan kepada publik saat Jeremy Thomas masih sangat muda. Tapi, publik tak hirau dan kedua orang tua Axel, Jeremy dan Ina, juga tak berambisi untuk menjadikan Axel kecil numpang beken.

Saat Axel menginjak usia remaja, wajah tampan perpaduan antara Jeremy-Ina, ternyata tak terendus publik karena memang kedua orang tuanya lebih mementingkan pendidikan ketimbang sekedar ketenaran. Setelah fokus pada pendidikan, cowok keren yang lahir pada 29 Juli 1997 itu mencoba untuk terjun ke dunia seni peran di tahun 2012. Saat itu, ia membintangi drama “Yang Masih di Bawah Umur”. Hebatnya, tak satupun orang yang mengenali bahwa ia adalah anak dari pasangan selebriti.

Setahun berikutnya, ia turut berperan dalam drama “Tendangan Dari Langit” versi sinetron di tahun 2013. Drama ini menuai sukses, karena drama ini melibatkan tim sepakbola ‘beneran’ yakni Persema Malang dan juga pelatihnya, Timo. Yang lebih asyik, drama ini juga menghadirkan pesepakbola selebriti, Irfan Bachdim, yang saat itu tengah menanjak popularitasnya.

Setelah itu, Axel membintangi “Semua Sayang Eneng” dan juga film “Marmut Merah Jambu” di tahun 2014. Film ini ia bintangi bersama dengan salah satu seniman serba bisa tanah air, Raditya Dika. Rupanya, sinetron “Semua Sayang Eneng” adalah drama ‘terakhir’ yang dibintangi oleh Axel di usia sekolahnya. Lagi-lagi, ia harus fokus untuk melanjutkan studi di Amerika Serikat, dan meninggalkan kegemarannya dalam berakting.

Jika ia tampil dalam drama “Magic Cinta” yang baru saja ditayangkan pada 25 Agustus 2016 ini, dia memang tengah libur kuliah, sehingga ia bisa kembali menyapa para penggemarnya. Bahkan, ia sempat menjalani syuting saat libur kuliah tahun lalu, dimana ia membintangi “Kampung Zombie”.

Anak Yang Patuh

keluarga Axel Matthew Thomas

Axel Matthew Thomas, serta adiknya Valerie Thomas, sudah tak asing dengan pola hidup tertib dan disiplin. Jeremy Thomas dan Ina sepakat untuk menjadikan mereka berdua sebagai anak yang mengutamakan keluarga, ketimbang hal lainnya.

Kedisiplinan dalam hal paling sepele seperti bangun tidur, membereskan kamar sendiri sudah mereka jalani sejak kecil. Bahkan, acara makan bersama keluarga tetap harus mereka lakukan setiap hari, dimana keempatnya harus saling berkomunikasi, tanpa ada ponsel atau gadget apapun.

Mungkin, karena itulah, Axel dan Valerie tumbuh sebagai remaja yang bisa menempatkan diri mereka sehingga tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah.

Demikianlah sekilas profil Axel Matthew Thomas yang merupakan salah satu pemain dalam serial terbaru SCTV "Magic Cinta" bersama dengan Audi Marissa, Cerelia Raissa, Tiarra Permata, dan Haviza Devi Anjani.