Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 13

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 13

Tayang hari Rabu, 27 Januari 2016 pukul 20.45 WIB di ANTV.

Nuran sudah bisa tenang setelah pulang dari kantor polisi, namun tidak demikian dengan Ilyas. Menurut Ilyas, saat para kerabat Yusuf Aga berusaha mengidentifikasi mayat tersebut, mereka pasti bilang bahwa yang ditemukan di laut itu bukan jenazah Yusuf.

Nuran menyanggah pendapat tersebut. Bagi Nuran, jenazah tersebut pasti sudah membengkak dan keluarganya akan mengatakan bahwa jenazah itu sama dengan tinggi badan Yusuf. Saat mereka bicara, Bahar berpamitan pagi-pagi sekali karena akan menjemput Ates dari rumah sakit. Akhirnya Ilyas juga bersiap-siap untuk kerja.

Nuran meminta Efsun untuk mengajak Ilyas naik mobil

Lihat juga sinopsis Efsun dan Bahar secara lengkap (mulai dari episode 1 hingga terakhir)

Saat Nuran dan Ilyas beranjak dari rumah, mereka bertemu dengan Efsun di halaman. Efsun hanya membuka kaca jendela dan say goodbye singkat. Nuran meminta Efsun untuk mengajak Ilyas naik mobil sekalian karena sudah agak siang. Tetapi Efsun menolak dengan alasan tujuan mereka memilik arah yang berlawanan dan ia tidak mau bolak balik. Ilyas memang tidak ingin ikut mobil dan lebih suka naik angkutan umum.

Sesampainya di rumah sakit, Efsun melihat Bahar, Ates dan bibi Ates sudah menunggu taksi. Efsun memberikan bunga, meski ia salah pilih karena ia justru memilih bunga yang biasanya dipakai untuk pemakaman. Taksi datang, dan bibi mengajak Bahar untuk ikut dengannya. Tetapi, Efsun bilang Bahar sudah terlambat bekerja.

Bibi Ates bilang bahwa ia dan Ates akan menunggu Bahar saat istirahat makan siang. Efsun hanya cemberut saja. Taksi pun berlalu dan Efsun mengomel pada Bahar karena sok perhatian setelah menyempatkan diri untuk bangun pagi-pagi buta demi Ates. Bahar hanya menanggapi ringan. Mereka berdua pun hendak ke kantor Attahan dengan mobil.

Efsun melihat Bahar, Ates dan bibi Ates sudah menunggu taksi

Di jalan, Bahar ingin bicara dengan Efsun berdua saja. Dengan polosnya, Bahar bertanya kebenaran soal Efsun yang menginap di hotel bersama Alp. Efsun kesal dan berkata bahwa Bahar menyebalkan, memalukan dan Efsun sangat membencinya. Bahar menangis dan berjalan kaki ke kantor.

Bahar bilang ia bertengkar dengan Efsun

Sesampainya di kantor, Bahar terlihat kucel, sembari membersihkan sepatunya. Mehmet melihatnya dan bertanya apakah Bahar habis menangis. Bahar bilang ia bertengkar dengan Efsun. Tapi Mehmet bilang pertengkaran antara kakak dan adik itu normal.

Mehmet menatap Bahar dan berujar bahwa tiba-tiba ia teringat dengan Hasret. Setelah itu, Mehmet memberi Bahar waktu 30 menit untuk istirahat. Bahar pun memanfaatkannya untuk berkunjung ke rumah Ates.

Efsun bertemu dengan Alp di cafe

Di saat yang sama, Efsun bertemu dengan Alp di cafe. Efsun memberikan cincin pertunangan dan menyuruh Alp berlutut dan melamar Bahar. Bahkan, Efsun meminta Alp untuk merapikan diri, sekaligus meminta kedua orangtuanya untuk melamar Bahar. Alp berusaha merayu Efsun tetapi Efsun mengelak dan minta Alp untuk tidak menyentuhnya sampai ia bisa menikah dengan Bahar.

Adegan berlanjut saat Ilyas berangkat kerja. Osman mencegatnya dan bertanya bagaimana kondisi Ates. Ilyas bilang ia sudah keluar dari rumah sakit. Osman bersyukur, tetapi ia masih belum puas kalau tidak membunuh Mehmet Emir dengan tangannya sendiri. Setelah sedikit berbicara, Ilyas pun berangkat kerja dan Osman hendak menghabisi Mehmet Emir di kantornya.

Di tempat kerja Ilyas, ia melamunkan apa yang terjadi dan ia terjatuh saat membawa beton. Tangannya terluka parah dan ia pulang. Nuran terkejut dan segera mengobati tangannya. Tetiba, telepon Ilyas berbunyi. Dari Osman. Osman kehabisan uang karena tidak bisa ke bank, sebab ia takut polisi akan menangkapnya. Osman hendak pinjam berapapun uang Ilyas. Ilyas bergegas berangkat tapi Nuran mencegahnya. Ilyas ngotot, dengan alasan kalau Osman sudah sangat baik dengan mereka.

Osman hendak menghabisi Mehmet Emir di kantornya

Nuran punya ide. Ia menghampiri Mehmet Emir dan meminta polisi menangkap Osman di kafe yang dimaksud. Nuran juga mendatangi Ilyas dengan alasan memberikan makanan dan minuman. Hal ini supaya Ilyas tidak ikut tertangkap.

Ilyas makan cepat-cepat karena sudah terlambat. Nuran berusaha memperlambat jalannya dengan alasan kakinya sakit. Ilyas makin marah dan mempercepat langkah. Tetapi, alangkah terkejutnya dia saat mendapati bahwa Osman sudah tertangkap.

Malamnya, Nuran yang sedikit lega memilih untuk duduk-duduk di teras. Efsun menghampiri dan berpesan pada Nuran supaya tidak membiarkan Bahar melanjutkan hubungan dengan Ates. Alasannya, Ates itu playboy dan Bahar bisa-bisa sakit hati. Efsun bilang bahwa ada yang akan melamar Bahar dan itu adalah Alp. Nuran sempat berang, tetapi Efsun meyakinkan kalau Alp sekarang sudah berubah, dimana ia sekarang sudah bekerja di kantor Mehmet.

Efsun menghampiri dan berpesan pada Nuran

Demikianlah sinopsis Efsun dan Bahar episode 13 yang tayang kemarin malam. Lihat juga sinopsis episode sebelumnya (episode 12) yang mengisahkan penembakan Ates. Nantikan update sinopsis episode 14 yang akan tayang malam ini, hanya di jadwaltelevisi.com.

Last edited 29 January 2016