Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 18 (ANTV)

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 18

Tayang hari Senin, 1 Februari 2016 pukul 21.00 WIB di ANTV.

Hatice adalah orang yang paling menderita saat ini. Beyza membuatnya bekerja jauh lebih keras daripada dirinya, dan Hatice tidak dapat berbuat apa-apa karena ia sudah membuat laporan palsu kepada Hulya. Hatice sangat lelah dan curhat kepada ibu Beyza. Ibu Beyza berusaha menghiburnya, dengan berkata bahwa Hatice seperti belum pernah bekerja sebagai pembantu saja. Tetapi dalam hati, ibu Beyza sedih karena sudah berbohong pada keluarga Attahan.

Bahar dan Ilyas sudah menunggu Ates

Sementara itu, Bahar dan Ilyas sudah menunggu Ates yang berjanji akan datang di kafe milik Sureya. Ates tak kunjung muncul karena Efsun meneleponnya, dengan berkata kalau ia diikuti seseorang. Hasan berhasil kabur dan Ates tidak sempat memergokinya. Efsun meminta Ates untuk selalu datang melindunginya. Ates hanya mengangguk saja. Di kejauhan, Hasan memotret keberadaan mereka berdua dan mengirimkannya kepada Hulya.

Serial Efsun dan Bahar kini tayang pukul 21.00 WIB (per Februari 2016).

Bahar dan Ilyas pun menunggu sangat lama hingga Cecil datang. Cecil bersikap sangat ketus kepada Ilyas, karena laporan Ilyas telah membuatnya dipukuli oleh Sakine. Bahar pun berusaha mendekati temannya itu dan memberitahukan bahwa Cecil harus berhati-hati kepada Asim.

Sebaliknya, Cecil juga memperingatkan Bahar, kalau Efsun itu sangat berbahaya, dan Baharlah yang harus berhati-hati dengan kakak angkatnya itu. Bahar mengira, kalau Cecil adalah 'wanita lain' yang dimaksud Efsun terkait dengan kekasih rahasianya. Cecil kebingungan, dan mengira kalau 'wanita lain' yang diceritakan Bahar itu adalah Bahar, karena Cecil tahu kalau Alp dan Efsun punya hubungan istimewa.

Cecil juga memperingatkan Bahar, kalau Efsun itu sangat berbahaya

Sesampainya di rumah, Bahar sedih dan Ilyas melarang Nuran untuk mengganggu Bahar. Bahar menanti telepon dari Ates yang ia duga sedang menyimpan rahasia. Ates berjanji akan menceritakannya.

Keesokan harinya, mereka bertemu di kantor dan akan membuat janji lagi dengan Ilyas. Ates berjanji akan menemui Ilyas sepulang kantor. Tetapi, lagi-lagi, Efsun menelepon Ates dan berkata bahwa ia diikuti seseorang, padahal Ates tengah berada dalam sebuah rapat yang sangat penting.

Ia pun pamit dari ruang rapat dan menuju ke tempat dimana Efsun menunggunya. Efsun hanya cengar-cengir dan bilang kalau orang yang mengikutinya sudah pergi. Ates kesal, dan Efsun justru mengajaknya jalan-jalan. Efsun pun menantang Ates untuk tidak menghiraukan teleponnya lagi, dan ia tidak akan minta tolong Ates meskipun si penjahat akan menangkapnya.

Ates berjanji akan menemui Ilyas sepulang kantor

Lihat update jam tayang ANTV per tanggal 1 Februari 2016 untuk beberapa serial India dan Turki kesayangan anda.

Si 'penjahat', Hasan, memang membuntuti Efsun, meski Efsun tidak menyadarinya. Hasan menanyakan apakah kampus itu menerima pendaftaran seorang mahasiswi yang bernama Efsun Demici. Setelah mendapatkan jawaban, Hasan menelepon Hulya soal temuannya, bahwa tidak ada pendaftaran mahasiswi baru atas nama Efsun. Hulya tersenyum puas.

Bahar merasa bahwa Ates sudah kelewatan. Tapi sebelum pulang, ia bertemu dengan sekretaris Arga yang merasa tertekan karena Arga memaksa kencan, meski si sekretaris sudah bertunangan. Si sekretaris menceritakannya kepada Bahar, dan Bahar melaporkannya kepada Mehmet. Mehmet marah besar dan menegur Arga dengan keras. Mehmet merasa kasihan kepada ayah dan ibu Arga karena punya anak yang tidak disiplin. Arga ngambek dan keluar ruangan.

Mehmet marah besar dan menegur Arga dengan keras

Ia menunggu kedatangan Ates di belakang kantor, lebih dari setengah jam. Alp menegur dengan iseng, serta berkata bahwa siapapun pria yang sedang ditunggu oleh Bahar, pria itu sangat kurang ajar karena membiarkan seorang wanita menunggu begitu lama. Bahar pun memutuskan untuk pergi ke tempat kerja Ilyas.

Ilyas sedih, dan meminta Bahar melupakan Ates karena sudah dua kali ia membatalkan janji. Ilyas sedih karena Ates tidak serius dan sedang mempermainkannya. Bahar membela Ates dengan berkata kalau ia sedang banyak masalah. Ilyas, sekali lagi, menyuruh Bahar meninggalkan Ates karena ia tidak tega melihat Bahar menangis.

Bahar menunggu kedatangan Ates di belakang kantor, lebih dari setengah jam

Sementara itu, di kediaman Attahanm Beyza gembira karena ia sudah punya rumah. Ia pamer kepada ibunya sendiri. Ibunya hanya menanggapi dengan datar meski Beyza bilang bahwa ia ingin tinggal dengan ibunya. Ibunya bilang, ia tidak mau tinggal di rumah hasil uang haram. Beyza membujuk ibunya, dengan berkata bahwa gaji pembantu sampai tua pun tidak akan dapat membuatnya membeli rumah, jadi ia memakai cara yang cepat. Ibunya hanya bisa mengelus dada.

Di perkampungan, Sakine mendapat surat yang diperuntukkan kepada Nuran dan Ilyas. Beberapa rumah akan digusur, meski mereka akan mendapatkan ganti rugi. Efsun menelepon ibunya, mencari kabar soal rumah yang akan digusur.

Demikianlah sinopsis Efsun dan Bahar untuk episode 18. Nantikan kelanjutan update sinopsis episode selanjutnya (episode 19) hanya di jadwaltelevisi.com. Jika anda ingin membaca sinopsis episode sebelumnya (episode 17), anda bisa melihat daftar lengkap sinopsis Efsun dan Bahar per episode.

Last edited 03 February 2016