Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 30

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 30

Tayang hari Sabtu, 13 Februari 2016 pukul 21.00 WIB di ANTV.

Di hotel tempat Bahar bekerja, Nuran mengatakan kepada Bahar kalau Ilyas dan dirinya tidak bisa tidur setiap hari karena memikirkan Bahar. Bahar sedih karena Nuran sudah bersikap kasar, tetapi Nuran meminta Bahar pulang hingga hari pernikahannya. Entah apa lagi yang direncanakan Nuran, tetapi akhirnya Bahar setuju untuk pulang.

Nuran menceritakan hal ini kepada Ilyas, tetapi Ilyas curiga Nuran merencanakan sesuatu meski Ilyas sangat bahagia mendengar kalau Bahar hendak kembali. Ilyas bertanya bagaimana Bahar berubah pikiran. Nuran bercerita kalau dirinya memberanikan diri ke hotel tempat Bahar bekerja, dan ia bercerita bahwa kantor itu sangat besar sehingga ia merasa seperti seekor semut di dalamnya.

Hasan menelepon Ates melalui ponsel Efsun yang sedang ia sekap

Hasan menelepon Ates melalui ponsel Efsun yang sedang ia sekap. Hasan meminta Ates untuk segera datang menolong Efsun jika ia memang pria sejati. Tak ragu, Ates segera menyiapkan pistol dan menghampiri gudang tempat Efsun disekap.

Ates tak sempat menembak dan menangkap Hasan

Meski Ates tak sempat menembak dan menangkap Hasan, tetapi Efsun selamat. Efsun ketakutan dan mulai rewel minta perhatian Ates. Ia mengaku pusing, tetapi menolak ke rumah sakit. Ia mengaku haus tapi tak mau diajak mampir ke kafe. Ates akhirnya membawa Efsun ke rumahnya.

Bahar melanjutkan pekerjaan saat ibunya pulang, dan ia akan menelepon Ates untuk memberitahukan kabar ini. Tetapi Ates bilang dirinya sibuk, padahal memang ia tengah terburu-buru untuk menangkap Hasan. Saat kali kedua menelepon Ates, Efsun yang mengangkatnya dimana Efsun berkata kalau Ates sedang mandi. Bahar kesal karena Efsun ada di rumah Ates. Ates sendiri terlihat kesal karena Efsun tidak kunjung pulang. Bahkan, ia makin ngelunjak dan hendak pinjam baju. Ates tak mau meminjami apa-apa dan membiarkan Efsun duduk dengan pose bersantai di sofa.

Efsun duduk dengan pose bersantai di sofa

Bahar datang dengan mimik muka kesal. Efsun berusaha bersikap manis dengan mengucapkan selamat atas pertunangannya. Bahar langsung masuk kamar dan berkemas, meski Ates mencegahnya. Bahar ingin pulang meski menolak diantar Ates. Efsun pun ikut pulang.

Tetapi di jalan, ia mampir ke toko perhiasan dan membelikan Hasan seperangkat kalung, gelang dan anting. Ia minta Hasan tetap menunggu telepon darinya, untuk tugas-tugas selanjutnya. Efsun minta Hasan untuk tidak menerima job dari Hulya.

ia mampir ke toko perhiasan dan membelikan Hasan

Di kediaman Attahan, Hulya sedang berbaring tanpa semangat saat Fulya datang untuk menghiburnya. Fulya hanya berkata kalau Muge sedikit merasa iri kepada Arda yang menemani ibunya untuk curhat. Fulya minta Hulya berbicara kepada Muge.

Hulya berkata sinis dengan meminta Fulya tidak memberitahu dirinya tentang teori menjadi seorang ibu. Fulya tersinggung dan pergi. Ia menuju ke kamar dan membuka kotak berisi pakaian bayi sembari menitikkan air mata. Tetapi, ia cepat-cepat membereskan semuanya saat Hulya masuk ke kamar dan meminta maaf.

Di ruangan dapur, Edibe bertanya kepada Adile apakah ia sudah mencari calon pengganti dirinya. Tetapi, Beyza berkata bahwa ia dan ibunya tidak akan pergi kemana-mana. Bukan main senang hati Edibe mendengarnya. Ia berjanji tetap akan mencari satu asisten lagi supaya pekerjaan Adile lebih ringan. Saat Edibe pergi, Adile menegur Beyza, tetapi Beyza bersikeras bahwa mereka pasti aman disitu selama ia tidak buka mulut.

Efsun sudah ada di kamarnya. Arda masuk. Arda bermaksud untuk membalaskan dendam ibunya kepada Cecil dengan cara mengundang Efsun dan Cecil ke pesta klub malam. Arda juga akan mengundang Ates, sehingga Efsun tidak curiga, namun bersemangat lagi untuk merebutnya dari Bahar.

Efsun sudah ada di kamarnya. Arda masuk

Soal Bahar, ia aman-aman saja di rumah. Tetapi, Nuran bermaksud menggelar pesta pernikahan Bahar setelah hari raya kurban. Dan itu masih lama sekali. Ilyas heran kenapa bisa selama itu. Nuran berdalih bahwa Ilyas harus punya uang banyak untuk dapat menggelar pesta pernikahan mewah di sebuah pantai, dan bukannya di gubuk reyot seperti yang dilakukan orang-orang di kampungnya yang lama.

Bahar tak mau menjawab, apalagi setelah itu Efsun datang. Bahar memilih pergi dan menyetrika baju. Efsun tidak puas. Ia mengejar Bahar dan meminta Bahar tidak memarahi Ates karena memang Efsun yang ingin meminta tolong kepadanya. Bahar berkata apapun yang dilakukan Efsun tidak akan berpengaruh kepada hubungan cintanya. Kebetulan, Ates menelepon dan terpaksa Bahar menjawab dengan manis, meski sebenarnya Bahar masih kesal kepada Ates. Senang betul hati Ates mendengar suara Bahar yang terdengar merindukannya.

Demikianlah sinopsis serial Efsun dan Bahar episode 30 yang tayang Sabtu kemarin. Nantikan update sinopsis episode sebelumnya malam ini (episode 31). Lihat juga sinopsis episode 29 yang tayang hari Jumat sebelumnya.

Last edited 15 February 2016