Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 31 (ANTV)

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 31

Tayang hari Minggu, 14 Februari 2016 pukul 21.00 WIB di ANTV.

Baru saja Bahar keluar dari rumah, mobil Ates memasuki halaman rumah Bahar. Bahar menyangka kalau Ates sedang ada perlu dengan Mehmet. Tetapi, Ates beralasan bahwa ia telah terbiasa melihat Bahar di pagi hari dan sarapan bersama. Bahar yang masih kesal, berkata bahwa ia sudah sarapan. Ates memaksa untuk minum kopi. Tidak ada pilihan lain bagi Bahar selain ikut dengan tunangannya itu.

Seperti biasa, pasca Bahar pergi, Nuran mengomel karena mejanya berantakan. Ia berkata kalau ia masih saja repot meski anak-anaknya sudah beranjak dewasa. Ilyas mengingatkan Nuran kalau Bahar sudah bertunangan dan sebentar lagi ia akan menjadi tamu. Nuran berkata kalau Ilyas harus mengumpulkan uang yang sangat banyak demi pesta pernikahan Bahar yang mewah.

Nuran bertanya apakah Ilyas tidak malu menikahkan anak perempuan dengan sederhana, padahal mobil Ates sangat mewah. Ilyas mengangguk dan bilang kalau ia bisa saja cari pekerjaan tambahan. Saat Ilyas berangkat, Nuran menertawakan keinginan Ilyas tersebut, karena tidak mungkin ia memiliki uang sebanyak itu.

Bahar masih saja masam meski Ates sudah merayunya dengan susah payah

Sementara itu, muka Bahar masih saja masam meski Ates sudah merayunya dengan susah payah. Ates heran karena kemarin Bahar sudah menjawab teleponnya dengan mesra. Tapi sekarang, sikapnya masih saja kaku. Bahar meminta kepada Ates untuk benar-benar menjauhi Efsun karena ia menjadi seseorang yang terobsesi dan selalu punya rencana untuk bisa bersama Ates. Ates pun berjanji meski ia tidak tahu, apa yang akan menantinya nanti malam. Ia diundang oleh Arda untuk menghadiri pesta, sekaligus rapat mengenai tender proyek kantor dengan perusahaan lain.

Muge menghampiri Alp di kampung kumuh itu

Secara mengejutkan, Muge menghampiri Alp di kampung kumuh itu, dan Alp pun mulai banyak tingkah. Muge berkata kalau ia melihat nama Alp dalam daftar teman Efsun di Facebook, dan ia pun berencana datang ke kampung itu. Muge mengaku senang dengan suasana di kampung itu, sehingga Alp makin heran. Keberadaan mereka berdua dilihat oleh Nuran, yang menegur Alp dengan sengit dengan berkata kalau ayah dan paman Muge bakal memecat Alp kalau sampai ia berbuat macam-macam.

Nuran mengajak Muge untuk datang ke rumah Sakine dan pulang bersama Nuran. Tapi, Muge justru menolak dan ingin pulang sendiri. Nuran pun akhirnya menghabiskan waktu di rumah Sakine. Di saat yang sama, Efsun berkunjung ke kafe Sureya. Ia mengajak Cecil ke klub malam, dan menyuruhnya ijin ke Sureya untuk pulang lebih sore. Sureya marah, bukan karena ia ijin pulang sore, tetapi dengan siapa ia akan pergi. Sureya berkata, Cecil belum tahu rasanya dikhianati seperti Bahar. Cecil tak bisa berkata apa-apa karena ia selalu menuruti saja apa kata Efsun.

Ia mengajak Cecil ke klub malam

Efsun mampir ke rumah Sakine dan bertemu ibunya. Kebetulan sekali, Bahar menelepon Nuran dan minta ijin ke pesta. Tentu saja, tidak mungkin Nuran mengijinkannya, dengan alasan kalau Ilyas sedang sakit dan Nuran masih banyak urusan di kampung bersama Sakine. Bahar pun menurut saja dan berkata kepada Ates kalau ia tidak bisa datang. Efsun tersenyum senang.

Di kediaman Attahan, Hulya enggan bangun. Tapi, Edibe langsung saja membuka tirai-tirai kamar dan menarik selimut Hulya. Edibe menyuruh Hulya semangat karena anak-anak memerlukan dirinya. Hulya enggan karena anak-anaknya sudah dewasa dan bisa mengurus dirinya sendiri, jadi tidak butuh ibunya.

Edibe hanya tersenyum bijak, dan berkata kalau Hulya dengan usianya yang sekarang ini masih membutuhkan dirinya. Hulya bertanya kepada sang ibu, apakah ayahnya pernah berselingkuh. Ibunya menjawab pernah, tetapi Hulya heran karena ia tidak pernah melihat ibunya sedih atau tertekan. Ibunya mengaku kalau ia bukan robot dan juga merasakan sakit hati. Tetapi, ia berusaha tegar supaya anak-anak tidak merasakan kesedihan seperti dirinya. Hulya termenung.

Efsun dan Cecil hadir bersama di pesta tersebut. Cecil merasa sedikit takut kalau Hulya dan Asim akan datang di tempat yang sama. Efsun berkata kalau ia tidak perlu khawatir karena ia sedang bersama dengan calon pewaris tunggal perusahaan milik Attahan.

Padahal, nantinya masalah akan Cecil temui dari Arda. Pada awalnya, Arda menyambut mereka berdua dengan baik. Lalu, Arda berusaha bercakap-cakap berdua dengan Cecil. Hingga ia membawa Cecil ke tempat yang sepi dan ia pun mendamprat gadis ini, karena sudah merusak rumah tangga orang tuanya. Cecil kaget setengah mati dan ia berniat akan pulang.

ia membawa Cecil ke tempat yang sepi dan ia pun mendamprat gadis ini

Sementara itu, Efsun sangat girang melihat kehadiran Ates. Ates, yang sebelumnya menelepon Bahar dan berkata kalau ia tidak melihat Efsun, tak terlihat suka saat Efsun menyapanya. Ates berkata kalau ia bukannya akan ikut pesta tetapi ia hanya akan melakukan negosiasi bersama dengan para tamu yang sudah menunggunya di lantai atas.

Demikianlah sinopsis Efsun dan Bahar episode 31 yang tayang kemarin malam. Nantikan update sinopsis episode 32 yang akan tayang Senin malam ini. Lihat juga sinopsis episode 30 yang tayang hari Sabtu kemarin jika anda tidak sempat menontonnya.

Last edited 16 February 2016