Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 33 (Selasa, 16 Februari 2016)

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 33

Kedatangan Bahar di kantor dinantikan oleh Mehmet Emir yang memang ingin bertemu secara khusus dengan putri kandungnya itu. Mehmet bertanya soal Ates, dan kali ini ia berkata kalau ia mendukung Bahar meskipun Efsun marah karena Ates justru mencintai Bahar daripada 'putri kandung'nya itu. Tetapi, Bahar tidak ingin membicarakan hal ini. Yang ingin disampaikan Bahar adalah soal kematian ayah dan ibu Ates oleh Hasan.

Mehmet pun pulang dan meneriaki ibunya. Ia bertanya siapa yang bersekongkol membunuh keluarga Taifun. Edibe sempat tidak mengaku, meski fakta ini mengejutkan Hulya. Setelah memaksa, Mehmet Emir mendapatkan pengakuan dari ibunya kalau ayahnya itu memang menyuruh Hasan menghabisi Taifun, tetapi bukan istrinya. Edibe heran darimana Mehmet mendapatkan kabar tersebut.

Mehmet berkata kalau keluarga tersebut adalah ayah dan ibu Ates

Akhirnya, Mehmet berkata kalau keluarga tersebut adalah ayah dan ibu Ates, dimana saat itu Ates yang masih sangat kecil harus melihat sendiri kematian ayah dan ibunya. Edibe menyuruh Mehmet berjanji untuk tidak berbicara dengan siapapun tentang rahasia yang dapat mencemarkan nama keluarga ini.

Namun, Mehmet tidak ingin tinggal diam. Ia ingin melanjutkan hal ini ke meja hijau. Edibe berkata kalau ayah Mehmet dan Hulya melakukan hal ini supaya kedua anaknya itu mendapatkan warisan perusahaan dan rumah seperti yang ia dapatkan saat ini.

Di saat yang sama, Bahar datang di sore hari saat Efsun juga masih ada di rumah pondok. Nuran menegur Bahar yang pergi terlalu pagi dan datang terlalu sore. Tetapi, durasi mengomel Nuran tak panjang kali ini karena ia segera menyuruh Bahar untuk berkenalan dengan Gulezer, yang juga belum sempat bertemu dengan Efsun. Saat sedang berdua dengan Efsun, ia meminta maaf kepada kakak tirinya itu.

Menurut Bahar, selama ini ia berburuk sangka soal kedekatan Efsun dan Ates. Efsun hanya senyum-senyum sinis. Efsun memperingatkan Bahar supaya tidak menceritakan hal ini kepada siapapun. Bahkan Efsun sampai mengancam Bahar, kalau misalnya ada yang tahu hal ini, berarti Bahar yang menceritakannya.

Gulezer memuji kecantikan Bahar, sekaligus berkata kalau warna mata Bahar sama dengan Hazret. Efsun dan Nuran kaget, dan Nuran langsung mengalihkan pembicaraan bahwa anak Hazret adalah Efsun, yang juga anak Mehmet Emir.

Bahar tertegun saat Gulezer juga berkata kalau Hazret menginginkan anak perempuannya dinamakan Bahar. Tetapi, lagi-lagi Nuran bersilat lidah dengan berkata kalau Ilyas salah mengurus akte kelahiran dan pihak Dispenduk juga keliru memasukkan data. Akhirnya, Nuran cepat-cepat menyuruh Bahar menyiapkan makanan.

Efsun bercerita kepada ibunya tentang orang tua Ates yang terbunuh

Saat tidak ada Bahar, Efsun bercerita kepada ibunya tentang orang tua Ates yang terbunuh karena suruhan ayah dari Mehmet Emir. Efsun menambah-nambahkan bumbu dalam ceritanya itu, dimana keluarga Attahan adalah keluarga pembunuh.

Nuran berkata kalau Efsun tidak perlu ikut campur dalam hal ini supaya ia tidak mendapat banyak masalah nantinya. Percakapan mereka terhenti saat Gulezer meminta air minum karena anaknya sangat haus.

Namun, Gulezer tidak tinggal di pondok Nuran itu dalam jangka waktu yang lama. Nuran memberi banyak alasan supaya Gulezer sesegera mungkin pergi dari rumahnya. Nuran sedikit ketakutan karena Gulezer berkali-kali berkata kalau ia sangat ingin bertemu dengan Yusuf, dan ia juga selalu membicarakan soal Hazret dan anak kandungnya.

Mehmet Emir dan Hulya berbicara empat mata. Mereka pun sepakat untuk pindah ke rumah lain. Hal ini sangat mengejutkan Edibe dan Hulya, dimana mereka meminta keduanya untuk berpikir ulang. Edibe mengecam Fulya, karena selama ini Edibe sudah menganggap Fulya seperti anak kandungnya sendiri. Fulya sempat berkata kalau dirinya heran mengapa Edibe bersikap sangat tenang dengan dosa yang sudah diperbuat keluarganya. Kepindahan ini membuat Efsun sangat girang karena ia tidak perlu lagi berbagi meja makan bersama nenek dan Hulya, serta Arda.

Sementara itu, Asim memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisinya di perusahaan keluarga Attahan.

Demikianlah sinopsis Efsun dan Bahar episode 33 yang tayang di ANTV kemarin malam. Nantikan kelanjutan episode 34 yang akan tayang malam ini. Jika anda melewatkan beberapa episode sebelumnya (seperti episode 32) anda bisa mendapatkan daftar lengkap sinopsis Efsun dan Bahar per episode selengkapnya.

Last edited 18 February 2016