Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 4 (ANTV)

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 4

Tayang Hari Senin, 18 Januari 2016 pukul 20.45 WIB di ANTV.

Hulya memberikan anting ruby super mahalnya kepada si PRT, dengan imbalan bahwa si PRT harus memberikan alamat tempat Efsun tinggal. Demi mendapatkan anting tersebut, si PRT bertanya kepada supir Mehmet. Dan ia beralasan bahwa temannya juga tinggal disitu. Hulya puas setelah mendapatkan informasi ini.

Bahar mencoba menelepon Ates dan mengatakan bahwa Efsun sudah memiliki keinginan untuk ikut ke rumah Mehmet Emir. Ates menyambut gembira hal ini, dan ia menggunakan alasan ingin berbicara lebih lanjut sembari mengunjungi depot tempat Bahar bekerja. Sesampainya Ates disana, ia masih harus menunggu karena Bahar masih sibuk. Saat mereka sudah tinggal berdua dan tidak ada lagi tamu yang dilayani, mereka berdua pun bersantai dan meminum kopi.

Bahar mencoba menelepon Ates

Ates berusaha membuatkan kopi untuk Bahar. Mereka terlihat akrab dan memancing perhatian Al yang sedang lewat. Al bersikap sok-sokan dan mengancam Ates untuk tidak mendekati 'pacar'nya.

Ates mendorong Al dan memutar telapak tangan Al hingga ia kesakitan dan mengatakan bahwa ia tidak suka melihat pria membentak wanita. Ates pun pergi. Al menunggui Bahar dan bertanya apakah Ates itu pacarnya. Bahar tidak menjawab, tetapi ia minta putus. Al marah dan tersinggung dan ia menganggap Bahar memutuskan hubungan karena Al suka kasar.

Al bersikap sok-sokan dan mengancam Ates

Hulya menggunakan taksi menuju rumah Efsun. Nuran menyambutnya ketus, tetapi saat tahu ia adalah adik Mehmet, Nuran langsung bersikap sok manis. Ia memanggil Efsun supaya menemui 'bibinya'. Hulya tidak ingin banyak basa-basi dan mengatakan bahwa ia tidak mudah dibohongi seperti kakaknya. Hulya minta tes DNA dan meminta beberapa helai rambut Efsun. Efsun masuk terlebih dahulu, dan berpura-pura marah. Ia mencabut rambutnya (atau berpura-pura cabut rambut, tetapi ambil rambut dari sisir Bahar?) dan menyerahkannya kepada Hulya. Hulya pulang dan Nuran panik. Efsun terlihat santai saja.

Efsun masuk terlebih dahulu, dan berpura-pura marah

Ilyas datang dan bertanya tentang keributan yang terjadi. Saat Nuran menceritakan soal DNA tersebut, Ilyas langsung keluar saja dan mengatakan bahwa mereka memang harus menceritakan yang sebenarnya. Perkataan Ilyas membuat Nuran makin kesal.

Malam harinya, Mehmet mendapat telepon dari Ates yang mengatakan bahwa Efsun mau ikut ke rumah keluarga besar Attahan besok sore. Mehmet langsung girang, dan langsung mau gabung makan malam bersama keluarganya. Tetapi, hal ini membuat Hulya kesal dan mengurungkan niatnya makan malam. Fulya, istri Mehmet, terlihat senang karena suaminya sudah tidak murung lagi.

Bahar ambil cuti hanya gara-gara memasak

Keesokan paginya, Bahar ambil cuti hanya gara-gara memasak untuk persiapan makan malam bersama Mehmet Emir. Seperti biasa, Efsun hanya duduk-duduk saja. Saat malam tiba, Ilyas belum datang juga. Nuran gelisah dan khawatir Ilyas merencanakan sesuatu. Hulya tak kalah gelisah karena hasil DNA belum diantarkan kepadanya. Hulya pun meminta amplop berisi surat hasil DNA tersebut, diserahkan kepadanya di lokasi depan rumah keluarga Nuran-Ilyas.

Saat makan malam, Mehmet memuji rasa masakan dan bertanya siapa yang memasak. Bahar sudah siap menjawab tetapi Efsun langsung memotong pembicaraan dengan berkata bahwa semua adalah hasil masakannya. Bahar terlihat kecewa. Ates berkata bahwa yang bekerja di restoran adalah Bahar, dan semua masakan ini tentunya hasil buah tangannya. Tetapi, Efsun menjawab bahwa ia juga bisa kalau hanya memasak seperti ini.

Bahar sudah siap menjawab tetapi Efsun langsung memotong pembicaraan

Ilyas mabuk, meski ia bertekad untuk pulang dan mengatakan hal yang sebenarnya kepada Mehmet. Sebelum Ilyas datang, Hulya datang terlebih dahulu. Ia sudah memegang amplop dengan hasil uji DNA. Mehmet Emir terheran-heran dengan kedatangan Hulya. Makan malam pun terhenti saat Ilyas datang dan langsung membuat sebuah pengakuan, dengan mengatakan bahwa anak Mehmet adalah Bahar.

Demikianlah rangkuman cerita dalam sinopsis Efsun dan Bahar episode 4. Jika anda kelewatan beberapa episode sebelumnya (episode 3, episode 2, dan episode 1) anda bisa membacanya terlebih dahulu agar bisa mendapatkan gambaran keseluruhan awal ceritanya. Nantikan kelanjutan serial Efsun dan Bahar episode berikutnya (episode 5).

Last edited 25 January 2016