Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 7 (ANTV)

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 7

Tayang Hari Kamis, 21 Januari 2016 pukul 20.45 WIB di ANTV.

Kepindahan Nuran sekeluarga membuat keluarga Mehmet Emir membahas dan mereka merasa tidak nyaman. Mereka membahas tentang hal ini dan memastikan bahwa mereka tidak terganggu.

Di kampung, Nuran berpamitan dengan percaya diri meski tetangga heran mengapa mereka membawa semua perabotan. Saat itu, Nuran hanya bisa membual dan memberikan barang-barang kepada Sakine. Alasannya, disana ia akan menikmati kehidupan baru dengan barang-barang mewahnya. Sedangkan Ilyas dan Bahar yang beres-beres perabotan dan mengangkatnya ke truk. Tiba-tiba Al datang dan menawarkan bantuan. Al menawarkan diri untuk ikut dengan alasan ia yang mengangkut barang-barang itu turun dari truk. Nuran tidak suka dan menyuruhnya pergi. Ilyas menegur Nuran, karena memperlakukan Al seperti pesuruh.

kedatangan keluarga Efsun yang naik truk

Jangan lewatkan serial Efsun dan Bahar yang tayang setiap hari mulai pukul 20.30 WIB.

Hulya dan Fulya membicarakan kedatangan keluarga Efsun yang naik truk. Fulya masih saja membela Efsun dengan mengatakan ia setia karena masih saja memikirkan keluarganya. Tetapi Hulya curiga Efsun licik dan serakah. Tanpa mereka sangka, Nuran langsung main ketok pintu saja di rumah utama. Sang pembantu membukakan pintu.

Nuran langsung main ketok pintu saja di rumah utama

Nuran takjub dengan rumah Attahan yang mewah dengan kubah berornamen cantik. Bahar meminta Nuran memberi salam dulu kepada pemilik rumah. Yang menyambutnya adalah ibu Mehmet dan Efsun.Nuran bilang Efsun terlihat sangat cantik dengan gaun noraknya itu.

Masih saja bikin kesal, Nuran minta pembantu ibu Mehmet untuk menurunkan barang. ibu Mehmet sinis. Nuran yang mengira ia akan tinggal di rumah itu, terkejut saat ia tahu bahwa ia akan tinggal di rumah luar, tempat para pegawai, di dekat pagar. Hulya meminta Efsun membantu orang tua mereka. Efsun meyakinkan Nuran kalau rumahnya bagus. Bahar bilang ia suka dengan perabotan yang sudah ada. Nuran tak mau tinggal disitu karena ini gubuk satpam. Efsun bilang hanya ini yang bisa dilakukan. Nuran bilang ia tidak mau tinggal di kandang ayam, ia minta semalam. Efsun ketakutan. Nuran kelepasan dengan bilang bahwa ia tidak melahirkan Efsun untuk menelantarkannya. Efsun berjanji memberikan uang yang banyak.

Efsun meyakinkan Nuran kalau rumahnya bagus

Di kantor, Mehmet minta Ates mengurus beasiswa Bahar dan menyiapkan posisi pekerjaan Bahar. Setelah mengangguk, Ates bertanya kemana Yusuf, dan Mehmet baru nyadar. Ates heran mengapa Yusuf hilang setelah misinya 'berhasil'. Terkait dengan hal ini, seorang pria mencari Ilyas di rumah lamanya.

Ternyata ia adalah keponakan Yusuf yang datang karena ia mencari pamannya. Ia berinisiatif lapor polisi jika tidak bertemu. Ia berkunjung ke rumah Sakine, yang memberikan alamat baru Nuran.

Pria yang bernama Osman itu menuju ke kediaman Mehmet untuk mencari Ilyas. Ia bertemu dengan Bahar dan bertanya soal Yusuf. Bahar teringat kakek yang menemuinya di resto tempat ia bekerja. Bahar bilang ia pernah lihat kakek itu. Efsun yang melihat dari jendela terkejut saat melihat seorang pria menunjukkan foto Yusuf.

Osman bertanya alasan kepindahan mereka tetapi Efsun bilang bahwa Nuran harus cerita apa adanya, tanpa ragu. Osman hanya manggut-manggut. Tetapi, saat ia tahu bahwa Mehmet Emir pemilik rumah itu, ia langsung menghampirinya saat Emir baru datang.

Osman menghajar Mehmet dan bilang bahwa dirinya adalah pengacau kehidupan Hasret

Ia menghajar Mehmet dan bilang bahwa dirinya adalah pengacau kehidupan Hasret, sepupunya. Pasca pertengkaran yang memancing semua anggota keluarga Attahan keluar itu, Osman pulang dan ia masih saja ingin menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi.

Malamnya, makan malam di rumah Nuran berlangsung 'seru' karena Nuran akan meminta warisan dari kakek 'Efsun'. Ilyas benar-benar kesal karena ia menganggap Nuran tidak ada puasnya. Lagi-lagi, Nuran kelepasan dengan mengatakan bahwa warisan dari orang mati itu halal saja. Bahar terkejut dan bertanya apakah kakek Efsun sudah meninggal. Nuran bingung menjawabnya dan bilang itu akan terjadi suatu hari nanti.

makan malam di rumah Nuran berlangsung 'seru'

Di kediaman keluarga Attahan, Hulya berang karena Mehmet memberikan kartu kredit kepada Efsun. Ia melihat sinar mata yang sangat licik dari gadis ini.

Demikianlah sinopsis Efsun dan Bahar episode 7 yang tayang kemarin malam, lihat juga sinopsis episode sebelumnya (episode 6) dan nantikan kelanjutan sinopsis episode 8 selanjutnya (jika anda tidak sempat menonton tayangan Efsun dan Bahar malam ini). Hanya di jadwaltelevisi.com.

Last edited 25 January 2016