Sinopsis Gangaa (SCTV) Episode 17

Rupanya, Gangaa tidak memiliki pilihan lain selain mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tangga yang ada di rumah keluarga Gupta. Semua peralatan dapur ia bersihkan, sekaligus menyapu dan mengepel.

Di saat bersamaan, di keluarga Chartuvedi, Pulkit dan Sagar sama-sama bangun pagi meski saat ini adalah hari Minggu, dimana mereka berdua tidak sekolah. Madhvi masuk ke kamar mereka dan melihat bahwa Sagar terlihat tidak enak badan. Ia memegang dahi Sagar dan merasa suhu badannya sedikit hangat. Madhvi menaruh termometer di mulutnya dan memang suhu badannya lebih tinggi dari biasanya. Amma JI, yang juga berada di kamar, merasa panik dan segera mengingatkan Madhvi untuk membuatkan susu dicampur dengan kunyit untuk menurunkan suhu tubuhnya.

enter image description here

Niranjan, bertanya apa yang membuat kedua orang tersebut ribut. Amma ji mengatakan hal yang sebenarnya, tetapi Niranjan mengatakan bahwa Sagar pura-pura saja karena ia mungkin sedang marah, malas bangun atau sedih karena Gangaa pergi. Atau, mungkin karena Sagar tidur terlalu malam. Akhirnya, Niranjan turun tangan dan langsung memarahi Sagar. Sagar takut dan langsung bangun. Pulkit juga beranjak dari tempat tidur dan langsung belajar. Tetapi Amma ji menyuruh Sagar untuk langsung beristirahat.

Amma ji menegur Niranjan karena dianggap terlalu keras dalam mendidik Sagar. Niranjan bersikeras bahwa anak seusia Sagar harus diberi banyak kedisiplinan. Hal yang sama juga diutarakan oleh Madhvi. Niranjan berbalik mengatakan bahwa jika Sagar tetap saja dituruti keinginannya, nanti ia jadi manja dan keras kepala.

Kali ini, Niranjan marah sekali dan ia langsung berangkat kerja dan tidak mau sarapan. Amma ji berlebihan dan mengatakan pada Niranjan supaya tidak bersikap terlalu berlebihan. Amma ji melihat bahwa Sagar mungkin hanya lelah. Mudah-mudahan saja ia segera sembuh keesokan harinya. Madhvi mengiyakan dan mengatakan bahwa Sagar merasa sedih karena kepergian Gangaa. Amma ji hanya melengos karena ia sedang tidak senang mendengar nama Gangaa.

Sagar tidak pura-pura sakit, tetapi ia memang sedikit canggung karena saat itu ia sudah dinanti oleh teman-teman yang menantinya untuk kompetisi layang-layang. Ia melihat dari balkon. Teman-temannya melewati rumah Sagar dan memanggil-manggil Sagar. Sagar pura-pura sembunyi karena ia tidak ingin teman-temannya melihat keberadaan dirinya.

Upayanya ini tidak membuahkan hasil karena Pulkit memberitahukan keberadaan Sagar kepada teman-temannya. Sagar kesal karena ia berharap Pulkit bilang kalau ia sakit atau tidak ada di rumah supaya ia bebas dari kompetisi layang-layang itu.

Sagar bilang ia sangat mengandalkan Gangaa. Tetapi kenyataannya, Gangaa tidak ada sekarang ini. Pulkit mengatakan bahwa ia harus lebih percaya diri. Bahkan Pulkit mengatakan bahwa ia bisa saja membantu Sagar Tetapi Sagar ragu apakah bisa Pulkit melakukannya.

Di kediaman keluarga Gupta, Gangaa terpikir tentang Sagar yang harus ikut lomba layang-layang. Sambil mencuci piring, ia khawatir bagaimana jika Sagar diolok-olok oleh temannya. Beruntung, Gangaa pernah diberi nomor telepon oleh Niranjan. Ia pun menelepon kediaman keluarga Chaturvedi. Beruntung, yang menerima adalah Niranjan. Niranjan justru terkejut dan bertanya apakah Gangaa baik-baik saja. Gangaa mengatakan ia baik-baik saja dan pekerjaannya adalah bersih-bersih rumah.

Secara tiba-tiba, Rashmi merebut telepon itu. Tetapi, karena Niranjan hanya ingin bicara dengan Gangaa, terpaksa Rashmi memberikannya lagi kepada Gangaa. Gangaa hanya ingin berbicara dengan Sagar, lalu Niranjan mencari kemana anaknya itu. Ternyata, Sagar tidak mau berbicara dengan Gangaa.

Rashmi pun langsung memarahi Gangaa yang lancang memakai telepon. Lagipula, kata Rashmi, Gangaa sudah menjadi anggota keluarga Gupta sehingga tidak perlu lagi menghubungi keluarga Chartuvedi. Gangaa tidak menjawab dan melanjutkan pekerjaan. Ia tidak sadar bahwa nomor telepon Niranjan sudah dibuang oleh Rashmi. Tetapi, ia melihat banyak layang-layang beterbangan dan ia terpikir untuk lari. Tetapi Rashmi menyuruhnya membuatkan susu untuk si bayi yang sedang menangis.

Sekembalinya dari membuat susu, ia memasuki kamar bayi. Tidak ada orang disana. Ia melihat ke sekeliling rumah, ia tidak melihat orang satupun. Langsung saja, ia pergi keluar dan menuju tempat dimana kompetisi itu berlangsung.

Kepergian Gangaa membuat Rashmi bingung meski ia langsung saja menuju kediaman Chartuvedi. Di rumah itu, Prabha dan Amma ji mengatakan tidak melihat Gangaa dari tadi. Rashmi yang geram, pura-pura khawatir. Padahal saat itu Gangaa muncul di hadapan Sagar dan membantunya menerbangkan layang-layang. Sagar pun menyesal sudah membentak Gangaa. Ia senang sekali Gangaa muncul.

Demikianlah sinopsis Gangaa (SCTV) untuk episode 17. Lihat juga sinopsis episode sebelumnya (episode 16) dan update sinopsis episode selanjutnya (episode 18).

Last edited 04 January 2016