Sinopsis "Gangaa" Episode 4

Tayang 10 Desember 2015 Pukul 12.30 WIB di SCTV

Suasana panti asuhan menjadi pembuka dari episode 4 sinopsis Gangaa. Malam hari, saat semua penghunu asrama tidur, Sudha masih terjaga. Ia sedang membaca kitab suci saat itu. Kendati ia terlihat khusyuk, ternyata pikirannya melayang entah kemana.

Sudha merenungi nasibnya dan ia merasa bahwa keberadaannya tidak ada gunanya. Ia teringat akan Gangaa karena ia juga mengalami masa kecil yang sama dengan gadis penghuni baru dari panti asuhan yang ia kelola. Tetapi, alih-alih merasa kasihan pada Gangaa, ia justru kesal karena perlawanan yang dilakukan oleh Gangaa yang tidak mau menyerah saja kepada keadaan.

Sudha mengatakan pada Pishima bahwa ia sudah melakoni hidupnya sebagai seorang janda dan tidak mendapatkan apa yang seharusnya didapat oleh seorang warga negara.Ia tidak mengeluh. Pishi Ma hanya menatapnya. Sudha mempertanyakan nasib para janda yang harus menerima kenyataan bahwa mereka tinggal di negara dimana tradisi mengucilkan dan memasung hak-hak janda menjadi sangat biasa di India.

Sudha akan memaksa Gangaa untuk patuh

Lihat juga sinopsis Bunga Yang Terluka dan bocoran akhir ceritanya di episode terakhir.

Tetapi, bagaimana pun caranya, Sudha akan memaksa Gangaa untuk patuh. Pishi Ma mengatakan bahwa Gangaa akan takluk dalam beberapa hari ke depan. Ia bisa mengerti mengapa Gangaa bersikap seperti ini. Gangaa masih sangat kecil, dan masih belum bisa beradaptasi dengan kehidupan baru yang dijalaninya.

Sudha justru membantah. Ia mengatakan bahwa Gangaa bukanlah anak kecil. Saat ini, ia adalah janda. Sudha berjanji akan membuat Gangaa menerima kenyataan secepatnya karena Gangaa akan menghadapi kehidupan yang juga dialami para janda di India.

Di pagi hari, Gangaa mengelilingi panti asuhan Ashram. Ia tidak ingin diketahui banyak orang, karena itu ia berjalan mengendap-endap. Pishi Ma lewat. Ia pun langsung sembunyi. Saat ia rasa aman, ia kembali berjalan pelan. Lalu, terdengarlah suara Sudha. Ia kembali sembunyi karena memang ia ingin mencari pakaian dan perhiasannya di ruang kantor milik Sudha. Akhirnya, ia berhasil menuju ruangan tersebut dan ia tersenyum saat menemukannya.

Ia pun kembali mengenakan saree miliknya itu. Ia kangen sekali pada ayahnya. Ayahnya selalu mengatakan bahwa Gangaa selalu cantik seperti seorang putri.

Gangaa pun terus mematut diri di cermin. Tak disangka, Sudha masuk ruangan. Tentu saja, ia marah besar. Ia memerintahkan Gangaa untuk melepas saree tersebut. Sudha bertanya mengapa Gangaa mengendap-endap dan mengambil pakaiannya tanpa ijin. Kata Gangaa, Sudha tidak perlu tahu dan ini juga adalah miliknya jadi Gangaa berhak mengenakannya lagi. Nah, terjadilah hal yang menegangkan. Gangaa tidak terima jika bajunya harus direbut. Sudha pun tidak ingin dilawan oleh seorang anak kecil. Keduanya saling bertatapan dan menantang.

Sudha mengulurkan tangannya ke arah rambut Gangaa. Gangaa sigap dan menangkap tangan Sudha. Gangaa memperingatkan Sudha untuk tidak menyentuh rambutnya. Sudha mengatakan bahwa saat ini Gangaa harus belajar tata krama sebagai seorang janda.

Gangaa tidak mau dicukur gundul

Lihat juga profil pemain Gangaa dan biodatanya lengkap.

Sudha pun beralasan membawa Gangaa ke pusat kota Ghaat. Ternyata, ia akan dibawa ke tukang cukur. Semua janda memang harus digunduli supaya membedakan mereka dengan wanita yang tidak menikah atau masih bersuami.

Tentu saja, Gangaa tidak mau dicukur. Ia sayang sekali pada rambutnya dan ia bilang pasti terlihat jelek jika ia botak. Secara tidak sengaja, Gangaa melihat si tukang cukur tersebut mengasah pisaunya. Gangaa makin takut. Sudha memaksa Gangaa duduk. Gangaa sempat menurut, meski saat si tukang cukur mendekat, ia menendang kaki si tukang cukur dan ia lari. Semua janda yang tadi mengikuti Gangaa ikut mengejar dia. Mereka semua akhirnya sepakat membentuk lingkaran untuk menghalangi Gangaa. Nah, Gangaa justru teringat dengan permainan seperti ini, dimana orang yang di tengah bisa melarikan diri. Ia pun berhasil lolos. Saat lari, ia bertemu Niranjan yang memang akan menemuinya.

Niranjan terkejut dan bertanya mengapa Gangaa terlihat ketakuan

Lihat juga sinopsis Anandhi dan bocoran episode terakhirnya.

Niranjan terkejut dan bertanya mengapa Gangaa terlihat ketakuan. Gangaa menceritakan semuanya. Sudha pun sampai ke hadapan mereka berdua dan mengatakan bahwa Gangaa harus ikut dengannya. Sudha hendak merebut Gangaa tetapi Niranjan melindungi gadis itu. Niranjan beralasan bahwa Sudha adalah anak yang polos. Dia tidak tahu apa yang namanya menikah. Bahkan wajah suaminya pun ia belum hapal benar hingga akhirnya ia meninggal. Niranjan kasihan melihat Gangaa yang menangis ingin pergi dari panti asuhan Ashram tersebut. Sudha meminta Gangaa untuk menerima nasib saja karena memang tradisi mengatakan demikian.

Tak sengaja, Niranjan melihat ada luka di tangan Gangaa. Ia bertanya mengapa Gangaa sampai terluka. Dengan jujur Gangaa menjawab bahwa ia dipukul karena tidak mau makan kemarin. Gangaa mengatakan bahwa dipukul tidak sakit. Tetapi ia tidak mau memotong rambutnya. Sudha mengatakan bahwa Gangaa menghina makanan di panti asuhan, karena itu ia kena pukul. Niranjan geram. Gangaa menjawab bahwa ia dibiasakan untuk makan dengan upaya sendiri, tidak dengan mengemis dan menerima makanan dari orang lain.

Sudha mengancam tidak akan memedulikan Gangaa di panti asuhan jika ia tidak mau dipotong rambutnya. Gangaa juga tidak ingin kembali ke panti itu lagi. Pishi Ma hanya menjawab sinis. Ia bertanya Gangaa mau kemana karena ia sudah tidak punya siapa-siapa. Gangaa tetap ngotot dan bilang bahwa dunia ini sangat besar dan ia bisa tinggal dimanapun yang ia suka.

Gangaa melangkah pergi, diikuti tatapan heran dari semua orang. Akhirnya, Niranjan mengejarnya, dan membawanya ke rumahnya. Gangaa meminta Niranjan berjanji untuk tidak memotong rambutnya. Dan Niranjan pun mengangguk. Hal ini sempat membuat Raghav ji heran karena Niranjan akan menemui kesulitan jika mengajak Gangaa. Niranjan mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja.

Demikianlah sinopsis Gangaa untuk episode 4, nantikan update sinopsis episode berikutnya (episode 5), atau lihat episode 3 sebelumnya.

Last edited 15 October 2016