Sinopsis Gangaa (SCTV) Episode 15

Sinopsis Gangaa (SCTV) Episode 15

Sebelum berangkat untuk diadopsi oleh keluarga Gupta, Gangaa bertekad untuk memberikan sikap termanisnya bagi keluarga Chartuvedi. Ia menyajikan teh kepada Niranjan. Niranjan heran mengapa Gangaa masih saja menyuguhkan teh kepadanya. Gangaa hanya menjawab bahwa hari ini adalah hari terakhirnya bersama dengan keluarga ini, sehingga ia ingin dikenang oleh semua anggota keluarga.

Gangaa juga mengatakan bahwa ia ingin bertemu Niranjan untuk terakhir kalinya sebelum ia pergi. Niranjan menghibur bahwa kepergian Gangaa tidaklah terlalu jauh. Gangaa dipersilakan main ke rumah Chartuvedi kapan saja. Madhvi mendengarkan hal ini dan ia pun meneteskan air mata, terlebih saat Niranjan memeluk Gangaa. Gangaa sedih tetapi juga senang karena ternyata semua orang di rumah ini sayang kepadanya. Lalu, Prabha datang. Ia meminta Gangaa cepat-cepat membereskan semua barangnya, supaya ia sudah siap saat keluarga Gupta datang.

Gangaa masih tidak rela meninggalkan Niranjan, dan ia menoleh lagi ke arah pria yang sudah menolongnya itu. Niranjan membelai rambut lebat Gangaa dan Gangaa makin sedih saja sembari memegang tangan Niranjan. Prabha tidak sabar melihat hal ini dan menyeret saja Gangaa untuk menjauh dan segera mengemasi barang-barangnya. Gangaa tidak melepaskan pandangan dari Niranjan. Madhvi pun makin menangis.

Gangaa untuk menjauh dan segera mengemasi barang-barangnya

Pagi itu, Sagar sudah berada di sekolahnya dengan perasaan sedih campur kesal. Ia sedih karena akan kehilangan sahabat, dan dia takut akan kalah dalam kompetisi layang-layang yang akan ia ikuti.

Seorang anak laki-laki menghampirinya dan bilang bahwa ia harus siap kalah karena lawan-lawan Sagar adalah anak-anak yang berpengalaman. Sagar tidak mau kalah, dan ia bilang sudah siap mengalahkan mereka semua. Tetapi ia justru ditertawakan dan ia justru disuruh bersiap-siap untuk melihat layang-layangnya dipotong.

Hingga siang, keluarga Gupta belum datang. Madhvi pun menyiapkan semua barang yang sekiranya diperlukan Gangaa untuk dibawa ke rumah barunya. Gangaa hanya tersenyum saja. Lalu, ia melihat kedatangan Sagar dari sekolah. Wajahnya terlihat sedih. Sagar yang baru saja pulang sesegera mungkin menemui neneknya untuk mencegah kepergian Gangaa. Saat itu pula, Amma ji mengatakan bahwa Sagar harus ingat bahwa Gangaa akan lebih baik disitu.

Namun, Sagar bersikeras untuk menahan Gangaa paling tidak dua hari lagi. Sagar ingin ditemani Gangaa dalam kompetisi layang-layang. Amma ji mengatakan bahwa orang tua baru Gangaa belum tentu mau menunggu dua hari lagi. Sebenarnya, Amma ji sendiri tidak keberatan dengan permintaan Sagar ini.

Percakapan ini terhenti saat Maharaj ji memberitahu bahwa keluarga Gupta sudah datang untuk menjemput Gangaa. Gangaa pun berkemas setelah Prabha menyusulnya. Gangaa mengutarakan keinginannya untuk menemui Sagar dan Pulkit untuk terakhir kalinya. Ternyata, Pulkit masih belum pulang. Karena Gangaa tahu bahwa Sagar sudah datang, ia mengeluarkan beberapa batang cokelat untuk diberikan kepada sahabatnya itu. Ia mencari Sagar ternyata ia sedang duduk di taman. Gangaa pun memberikan beberapa batang cokelat meski Sagar menolaknya. Sagar mengatakan bahwa cokelat tersebut diberikan kepada Gangaa jadi mending ia makan sendiri saja. Terlihat bahwa Sagar marah kepada sahabatnya ini.

Gangaa pun memberikan beberapa batang cokelat meski Sagar menolaknya

Gangaa bertanya apakah Sagar marah kepadanya. Gangaa mengatakan bahwa ia juga sedih karena ia meninggalkan semua orang yang sangat menyayanginya. Gangaa tidak dapat berbuat apa-apa karena Niranjan sudah memperbolehkannya pergi untuk diadopsi oleh keluarga Gupta.

Sagar hanya mengomel karena Gangaa pergi saat ia akan berkompetisi layang-layang. Ia terlanjur menerima tantangan dari teman-temannya, ternyata Gangaa tidak dapat menemaninya. Sagar mengatakan bahwa Gangaa tidak boleh pergi. Jika ia pergi, lanjut Sagar, berarti Gangaa egois. Gangaa sedih dengan perkataan Sagar. Sagar melanjutkan bahwa silakan saja Gangaa pergi ke orang tua barunya. Gangaa berusaha meyakinkan bahwa ia hanya mematuhi perintah Niranjan. Tetapi Sagar tetap saja marah dan mengatakan bahwa Gangaa pembohong. Gangaa pun meneteskan air mata dan berlalu untuk menemui orang tua barunya.

Sagar mengatakan bahwa Gangaa tidak boleh pergi

Di ruang tamu, Niranjan berkata kepada keluarga Gupta bahwa Gangaa sangat disayang di keluarga ini, sehingga ia minta supaya keluarga baru Gangaa juga menyayanginya. Sang istri, Rashmi, mengangguk.

Niranjan juga menjelaskan bahwa ayah Gangaa meninggal karena kecelakaan dan Gangaa perlu kasih sayang dan pendidikan yang bagus. Rashmi berusaha menggandeng Gangaa tetapi Gangaa menarik tangannya. Ia memilih untuk digandeng oleh Niranjan.

Niranjan mengajak Gangaa menuju mobil keluarga Gupta. Semuanya sedih dengan kepergian Gangaa. Amma ji menyempatkan diri untuk menasehati Gangaa supaya tidak ceroboh seperti saat turun dari lantai atas dengan tali. Madhvi juga membawakan makanan dan barang-barang yang Gangaa sukai dan bilang bahwa Gangaa akan mendapatkan pendidikan yang baik, asalkan Gangaa juga bersikap santun. Di saat bersamaan, Gangaa melihat ke balkon atas, dimana Sagar melihatnya dari sana.

sagar merasa sedih ditinggal gangaa

Demikianlah sinopsis Gangaa untuk episode 15. Lihat juga sinopsis episode sebelumnya (episode 14) atau sinopsis episode selanjutnya (episode 16).

Saksikan serial Gangga (SCTV) setiap hari pukul 12.30 WIB (lihat update jadwal SCTV)

Last edited 30 December 2015