Sinopsis Gangaa Episode 6

Tayang 12 Desember 2015 Pukul 12.30 WIB di SCTV

Gangaa yang sedang sedih akhirnya kembali ke dapur. Ia berusaha menghabiskan makanan yang disediakan oleh Madhvi. Gangaa dikejutkan dengan kedatangan seorang anak kecil lainnya. Ia bernama Sagar. Sagar, dengan keras menyuruh Gangaa untuk berhenti makan saat itu juga, dan menghabiskan sisa makanan nanti.

Gangaa nyaris marah dengan perlakuan Sagar. Ia pun teringat saat temannya di kampung bernama Munakka. Saat itu, Munakka juga merebut bonekanya. Gangaa langsung berang dan mengancam akan mematahkan tangan dan kaki Munakka jika ia berani merebut boneka Gangaa. Lalu, ayah Gangaa mencoba melerai. Ayah Gangaa hanya ingin memberi tahu bahwa hal ini tidak dilakukan seorang gadis yang cerdas. Gadis cerdas adalah gadis kuat dalam menghadapi kenyataan tanpa kekerasan. Sang ayah juga mengatakan bahwa Gangaa harus tetap bertahan dalam kondisi apapun, tanpa pernah putus asa dalam menghadapi masalah.

Sagar mengajak Gangaa bermain

Lamunan masa lalu Gangaa ini akhirnya buyar setelah Sagar mengajak Gangaa bermain. Gangaa pun tersenyum karena akhirnya ia punya teman bermain sebaya. Gangaa pun menerima ajakan bermain Sagar. Lalu, Maharaj melihat ke arah mereka berdua dan meminta Gangaa untuk menghabiskan makanan yang tinggal separuh itu. Sagar sedikit mengomel karena Gangaa terlalu lama makannya. Kejadian lucu khas anak-anak ini diamati oleh Kunta Dadi, dari atas rumahnya.

Yang ikut senang dengan keadaan ini adalah Madhvi. Ibu dari Sagar. Ia senang karena Sagar punya teman sebaya. Terutama, Gangaa adalah anak yang sangat cerdas. Saat ia mengamati bahwa Gangaa selalu dapat mengikuti permainan yang dimainkan Sagar. Tetapi, Madhvi yakin bahwa Sagar dan Gangaa sangat lelah. Terutama si Gangaa yang mengalami hari yang melelahkan di sepanjang hari tadi. Gangaa disuruh tidur oleh Madhvi meskipun Gangaa masih ingin main.

Sagar pun masih ingin melanjutkan permainan dengan Gangaa

Sagar pun masih ingin melanjutkan permainan dengan Gangaa. Ia juga kesal karena disuruh beristirahat oleh Madhvi. Mereka melanjutkan permainan.

Namun secara tidak sengaja, Gangaa menginjak sesuatu. Ternyata, itu adalah kalung Madhvi yang terjatuh dari atas. Gangaa pun mengembalikannya sembari kelelahan karena naik tangga. Madhvi pun sangat berterima kasih kepada Gangaa dan makin yakin bahwa gadis kecil tersebut memiliki sifat yang mulia. Para asisten rumah tangga lainnya berpikir lain. Mereka menganggap Gangaa melakukan hal itu supaya ia tetap diperbolehkan tinggal di kediaman keluarga Chaturvedi ini.

Satu tokoh lagi datang. Ia adalah Pulkit. Ia masuk ke rumah secara diam-diam. Ternyata, kedatangannya diketahui oleh Maharaj ji. Ia mengendap-endap karena ia ingin langsung masuk kamar, tanpa diomeli karena ia sudah bermain terlalu lama hingga malam. Akhirnya, Pulkit segera mandi dan ikut makan malam bersama anggota keluarga yang lain.

Sagar langsung ceria saat melihat kedatangan Pulkit. Ia ingin memamerkan sebuah mainan baru katanya. Ternyata, ia menunjuk Gangaa. Pulkit mengatakan bahwa itu bukanlah mainan, tetapi seorang gadis kecil. Sagar, tetap berteriak dan bilang bahwa ia suka dengan mainan barunya ini. Bahkan, ia menarik-narik rambut Gangaa yang bagus. Sagar bilang, tidak ada anak gadis dengan rambut seperti ini. Rambut Gangaa seperti boneka saja. Gangaa berteriak karena kesakitan setelah rambutnya ditarik-tarik. Pulkit dan Gangaa akhirnya tersenyum melihat tingkah Sagar. Sagar masih saja bilang bahwa ia punya mainan baru kepada neneknya. Semuanya pun tertawa melihat tingkah Sagar.

Niranjan yang khawatir dengan keberadaan Gangaa bertanya kepada Maharaj ji apakah Gangaa sudah makan? Ia juga bertanya bagaimana keadaan Gangaa di tempat itu. Maharaj ji mengatakan bahwa Madhvi memperlakukan Gangaa seperti anaknya sendiri.

Maharaj ji mengatakan bahwa Madhvi memperlakukan Gangaa seperti anaknya sendiri

Lalu, Niranjan beranjak menemui Raghjav Ji yang membawa kabar tentang keberadaan Gangaa. Ia mengatakan bahwa ibu Gangaa sudah meninggal saat ia kecil. Ayah dan suaminya meninggal karena terinjak-injak saat terjadi kerusuhan di Ghaat.

Lalu, Gangaa mengantuk, ia menuju ke tempat ia tidur. Sebuah tempat di tangga yang diberi alas dan bantal. Saat itu, ia melihat Amma ji sedang makan di kamar. Ia menyendiri dan memakan makanan yang berbeda dari yang lain. Amma Ji hanya bilang kalau seorang janda akan diperlakukan seperti ini. Gangaa juga akhirnya bercerita tentang ayahnya. Ia mengenang bagaimana ia selalu tidur di pangkuan ayahnya sembari melihat bintang-bintang.

Demikianlah sinopsis Gangaa (SCTV) untuk episode 6. Lihat juga sinopsis episode berikutnya (episode 7) atau episode sebelumnya (episode 5).

Untuk informasi profil pemain dan daftar sinopsis per episodenya bisa dilihat di halaman berikut ini: http://www.jadwaltelevisi.com/sinopsis-dan-profil-pemain-gangaa-sctv/info

Last edited 18 December 2015