Sinopsis Gangaa (SCTV) Episode 9

mainan baru yang diberikan Sagar kepada Gangaa

Tayang 15 Desember 2015 Pukul 12.30 WIB di SCTV

Keseharian Gangaa adalah bermain dengan Sagar. Dan hal ini sangat menghibur hatinya, karena ia kehilangan banyak teman pasca kepergiannya dari kampungnya setelah sang ayah meninggal. Setiap hari, ia menghabiskan waktu bersama dengan rekannya itu. Kali ini, mereka membahas tentang mainan baru yang diberikan Sagar kepada Gangaa. Ia memberikan mainan truk baru. Lalu, ia menyerahkan kepada Gangaa yang sebelumnya belum pernah memilikinya. Gangaa mengatakan tidak, karena ia tidak ingin dikasihani orang, hanya karena ingin memiliki sebuah mainan. Sagar pun geleng-geleng kepala dan mengatakan bahwa Gangaa adalah anak yang sedikit keras kepala. Perdebatan ini terhenti karena Gangaa dipanggil oleh Maharaj ji. Ia pun berlari menuju lantai bawah.

Saat ia bertemu dengan Maharaj ji, ia melihat raut wajah sedih dari wanita ini.Ia pun meminta tolong Gangaa untuk menyerahkan sebuah tempat berisi gula untuk Amma ji. Tetapi, sebelum Gangaa beranjak. Maharaj ji meminta Gangaa untuk tidak ikut masuk ke ruangan kamar Amma ji. Gangaa hanya mengangguk. Ia menuju ke ruangan Amma ji yang sedang terlihat berdoa di tempat tidurnya.

Keseharian Gangaa adalah bermain dengan Sagar

Amma ji melihat kedatangan Gangaa sembari terlihat menahan sakit pada kakinya. Sambil terpincang-pincang, ia minta Gangaa untuk segera pergi setelah ia mengambil tempat gula tersebut dari si gadis kecil itu. Tetapi, Gangaa hanya terdiam di depan pintu dan melihat Amma ji dengan heran. Amma ji pun sedikit membentak Gangaa untuk segera pergi dan menutup baik jendela dan pintu kamar Amma ji. Gangaa pun akhirnya menurut.

Sesampainya di bawah, Gangaa tidak dapat menyembunyikan rasa ingin tahunya. Maklum anak-anak. Ia mencoba mengorek keterangan dari Maharaj ji tentang Amma ji yang memasak sendiri masakannya, di kamarnya pula. Lalu, Maharaj ji memberi penjelasan bahwa mereka yang sudah menjadi janda tidak diperkenankan makan makanan yang sama dengan orang lain. Lalu, terdengarlah suara lagu yang sering ia dengar di desanya. Gangaa pun berceloteh tentang kesukaaannya pada lagu tersebut saat ia masih berada di kampungnya.

Gangaa sudah sedikit bergembira dan melupakan kesedihannya. Ia pun menuju ke ayunan yang ada di belakang rumah. Tak pelak, kenangan bersama ayahnya muncul kembali. Lalu, ia pun menyanyikan lagu tersebut dengan gembira. Ia hapal sekali dengan lagu berjudul “O Amma Mere Baba ko Bhejo ji” itu. Ia menyanyi dengan keras sampai membuat Amma ji kesal dan menutup telinganya. Saat itu, Amma ji sedang melakukan ritual rutin. Lain halnya dengan Madhvi dan Maharaj ji. Mereka merasa terharu saat Gangaa menyanyikan lagu tentang kegembiraan seorang anak saat bermain bersama orang tuanya.

Niranjan memanggil Madhvi

Di ruang keluarga, secara khusus Niranjan memanggil Madhvi karena ia ingin membicarakan sesuatu dengannya tentang Gangaa tentunya. Niranjan mengatakan bahwa ia ingin Gangaa senang tinggal di rumah ini, karena masa kecilnya sudah sangat menderita. Hal ini diamini Madhvi. Ia juga mengatakan bahwa ia juga sangat menyayangi Gangaa. Tetapi, Gangaa akan tumbuh sebagai seorang gadis dan ia akan memiliki tanggung jawab.

Niranjan berpikir bahwa mereka tetap harus membawa Gangaa ke suatu tempat yang baik untuk masa depannya. Suatu saat, dia akan menerima kenyataan bahwa statusnya dapat membuatnya terlibat dengan banyak kesulitan. Karena itulah, mereka sudah sepakat untuk mengajar Gangaa beberapa hal, yang berkaitan dengan batasan-batasan yang harus ia jalani. Sedangkan Amma ji mengatakan bahwa Gangaa harus segera keluar dari rumah ini. Tetapi Niranjan bersikukuh untuk mempertahankan Gangaa di rumah Chaturvedi dan tetap mengasuhnya sebagai layaknya seorang anak kecil. Hanya saja, ia perlu tahu dengan tradisi yang harus ia jalani sebagai layaknya seorang janda. Niranjan memberi tugas kepada Madhvi untuk mengawasi apa yang dilakukan Gangaa dan kemana saja ia pergi. Madhvi setuju.

Adegan berikutnya memperlihatkan ketertarikan Gangaa akan dunia sekolah. Ia menemani Sagar yang sedang meraut pensil dan menyiapkan buku sekolah. Sagar mengatakan bahwa Gangaa tidak boleh menyentuh peralatan sekolah dan buku-bukunya. Lalu, Sagar keluar sebentar. Gangaa pun melihat ke sekeliling. Ia melihat peralatan permainan kriket. Ia memancing Sagar untuk menceritakan tentang permainan ini.

Lalu, Sagar pun mengajak Gangaa untuk ke sekolahnya dan bermain kriket. Tetapi Gangaa takut karena sekolah Sagar jauh, dan ia tidak ingin semua orang di rumah ini tahu bahwa ia pergi menemui Sagar. Lalu, Sagar memberi uang dan peta menuju ke sekolahnya. Gangaa hanya mengangguk.

Keesokan harinya, Gangaa membawa melempar peralatan kriket tersebut keluar pagar supaya ia bisa berjalan keluar rumah tanpa ada pertanyaan. Sayangnya, Amma ji berada di luar. Gangaa bersembunyi. Keadaan makin gawat saat Maharaj ji juga berkeliaran di luar. Gangaa gelisah karena Sagar pasti sedang menunggunya.

Demikianlah sinopsis Gangaa (SCTV) untuk episode 9. Lihat juga sinopsis episode berikutnya (episode 10) atau episode sebelumnya (episode 8).

Untuk informasi profil pemain dan daftar sinopsis per episodenya bisa dilihat di halaman berikut ini: http://www.jadwaltelevisi.com/sinopsis-dan-profil-pemain-gangaa-sctv/info

Last edited 18 December 2015