Sinopsis Uttaran Episode 134 (ANTV)

Tayang hari Senin, 1 Februari 2016 pukul 15.00-18.00 WIB di ANTV.

Dendam pemilik rumah kos, Jyoti kepada nenek Tapasya terbalas sudah, saat ia mendapati bahwa Tapasya kesulitan untuk membayar uang kos. Jyoti berkata bahwa ia tidak menagih uang muka, hanya karena Divya dan Jogi sangat baik kepadanya.

Tapasya pun terpaksa tinggal disitu. Ia bertemu dengan tikus, kecoa dan hewan-hewan yang tidak mungkin ditemuinya di rumah mewahnya. Yang lebih menggelikan, Tapasya lupa dengan jati dirinya. Ia meminta Jyoti membersihkan kamarnya, sembari mengulurkan uang di muka Jyoti. Tentu saja Jyoti tersinggung. Ia mengingatkan kalau Tapasya sekarang bukan majikannya lagi.

Tapasya tidak hanya merasa tidak nyaman tidur disitu. Ia juga kesulitan minum karena ia harus antri air bersih. Karena tidak biasa berdesakan dengan orang-orang kampung kumuh, Tapasya berusaha untuk tidak antri. Tentu saja, ia kena damprat. Jyoti melihat hal ini dan menyuruh Tapasya cari kerja saja daripada dia tidak bisa membayar uang kos. Ia pun keluar masuk beberapa perusahaan, meski ia tak diterima karena tidak punya pengalaman kerja. Singkat cerita, ia diterima bekerja di sebuah hotel.

Sinopsis Uttaran Episode 134

Tapasya terheran-heran dengan pekerjaan yang tidak ada habisnya di dalam hotel. Supervisor housekeeping menyindirnya, dengan bertanya apakah Tapasya hendak minum jus, kopi atau teh. Si supervisor marah-marah karena Tapasya bekerja sangat lambat dan tidak bersih.

Ia pun mengajak Tapasya untuk membersihkan sebuah toilet yang penuh dengan tisu dan sampah-sampah kamar mandi. Tapasya gusar, dan mengomel. Tetapi, si supervisor menghardiknya dan memintanya untuk tidak main-main dengan pekerjaannya itu.

Sementara itu, di kediaman Bundela, Ichcha masih saja melanjutkan ritualnya. Suatu hari, Ichcha hendak ke kuil tapi kakek meminta Veer untuk sekalian mengantar Ichcha, karena Veer juga akan ke kantor. Veer setuju, tetapi Ichcha menolak terus. Akhirnya, setelah sekian lama berdebat, mereka berdua pun berangkat. Ichcha yang mampir ke kuil, ditemani oleh Veer yang ikut-ikutan berdoa. Sepulang dari kuil Veer dan Ichcha menemui hambatan saat dalam perjalanan. Mobil putih Veer mogok. Akhirnya, Veer dan Ichcha pun terpaksa melanjutkan perjalanan naik bus. Veer berdiri tanpa mengeluh, dan Ichchca melamunkan kehidupannya yang hancur lebur.

Sementara itu, Divya yang berusaha mencari Tapasya setelah menerima tagihan dari hotel pun, kecewa karena tidak dapat menemukan anaknya itu. Ia hanya membayar tagihan itu dan pulang dengan tangan hampa.

Nenek membawakan Divya makanan, tetapi Divya tidak ingin makan. Masoom berusaha menjadi baik karena ia sudah diberi sejumlah uang. Ia meminta Divya untuk makan, tetapi Divya tetap menolah. Yang lebih mengagetkan, Divya justru meminta Damini membawakan jus untuk Masoom. Nenek terkejut dan Damini juga tak ingin melakukan hal ini. Pushkar hanya tersenyum-senyum saja melihat upayanya yang nyaris berhasil itu.

Tak lama, Jogi pulang cepat. Divya heran mengapa ia pulang secepat itu. Jogi mengaku jenuh karena ia bekerja keras, tetapi Tapasya tak menghargai sesenpun uang tersebut. Divya meminta Jogi untuk mengajak Masoom ke kantor dan bekerja untuknya. Nenek terlihat marah, tetapi Pushkar tersenyum puas. Senyum Pushkar pupus saat Jogi berkata bahwa ia tidak butuh siapapun untuk membantunya di kantor. Pushkar cemberut dan nenek sedikit lega.

Tapasya ingin menghibur diri dengan membeli saree. Tetapi, semua saree tersebut terasa mahal baginya saat ini. Satu saree yang ia favoritkan seharga 12 ribu rupee. Ia bertanya kepada penjualnya, apakah ada saree yang 'KW', alias motif sama namun kualitas lebih rendah.

Sang penjual menunjukkan saree yang benar-benar 'miring' harganya, yakni 3 ribu rupee. Masih terlalu mahal, begitu kata Tapasya. Penjual itupun berkata bahwa yang termurah 2 ribu rupee, dan bertanya apakah Tapasya berminat. Tapasya bilang lain kali saja. Keluar dari toko baju, ia ingin mampir ke salon. Bahkan, untuk cuci rambut saja ia tak memiliki uang cukup. Tapasya lagi-lagi berkata 'lain kali saja'.

Veer mengantar Ichcha balik ke rumah. Keduanya naik taksi. Veer menyuruh Ichcha menyampaikan kepada Gunvanti bahwa ia harus segera ke kantor, dan tidak mampir ke rumah. Ichcha merasa Veer semakin jauh darinya. Saat malam tiba, Ichcha keluar ke ruang tamu dan melihat Veer sedang tertidur di sofa, dengan headset masih tertempel di telinganya. Ichcha tertegun melihat Veer yang ketiduran di ruang tamu, dengan beberapa lembar dokumen pekerjaan di tangannya. Ichcha melepas sepatu Veer, dan segera mengambil selimut di lemarinya untuk diselimutkan kepada Veer.

Demikianlah sinopsis Uttaran episode 134 yang tayang tadi sore di ANTV. nantikan update sinopsis episode selanjutnya (episode 135) yang akan tayang besok sore pukul 15.00-18.00 WIB. Jika anda melewatkan episode sebelumnya (episode 133), silahkan lihat daftar lengkap sinopsis Uttaran di halaman berikut ini: sinopsis Uttaran lengkap per episode.

Last edited 02 February 2016