Sinopsis Uttaran Episode 151 (Kamis, 18 Februari 2016)

Tapasya masih saja tidak puas dengan kehamilannya. Ia berupaya keras supaya Ichcha meragukan cinta Veer dan akhirnya meninggalkan Veer untuk selamanya. Saat Ichcha lewat, Tapasya berpura-pura menerima telepon dari Veer. Ichcha sedikit curiga, namun hatinya yang bersih sedikit tak percaya kalau Veer akan sembunyi-sembunyi menelepon Tapasya.

Tapasya pura-pura terkejut saat Ichcha lewat dan berkata kalau telepon itu dari Divya. Ichcha tak tahu harus berkata apa. Apakah ia harus percaya kepada Tapasya, atau kepada Veer. Malamnya, saat Ichcha tidur menemani Saachi, ia mendapat telepon mesra dari Veer. Di tengah kegalauannya, ia berupaya untuk dapat mempercayai Veer.

Sinopsis Uttaran Episode 151 (ANTV)

Memang, Veer pantas dipercaya. Veer ingin segera pulang di hari Valentine untuk memberikan kejutan terindah untuk istrinya itu. Ia berbelanja bunga, boneka dan tak lupa, menyiapkan sebuah makan malam romantis suatu ruang kosong di kediaman Bundela, meski nantinya tidak akan terlihat seperti gudang. Tentu, ada campur tangan Satya dalam hal ini karena memang Satya peduli pada hubungan Ichcha dan Veer.

Sementara itu, Satya sudah bisa membaca kalau Tapasya sangat iri pada Ichcha. Satya dapat menangkap maksud perkataan Tapasya, yang selalu memojokkan Ichcha, dan menyanjung Veer. Karena itulah, Satya pura-pura meminta Ichcha untuk menghadiri sebuah pesta di suatu restoran terkenal di kota itu, karena Veer sudah menyiapkan pesta kejutan. Tapasya langsung ingin datang terlebih dahulu ke pesta itu.

Padahal, kejutan untuk Ichcha menanti di rumah Bundela sendiri. Sedangkan Tapasya sudah berdandan sangat cantik untuk berada di pesta tersebut. Ia memilih sebuah meja dan duduk sendirian sembari tersenyum. Veer menghampiri dan mengucapkan selamat Valentine.

Tapasya tersenyum bahagia saat Veer mengajaknya berdansa. Tetapi, ia dikejutkan dengan seseorang yang memanggil namanya. Tapasya hanya berkhayal, dan pemirsa pun lega. Tetapi, Tapasya justru kesal karena yang muncul di pesta itu adalah Rathore. Rathore sangat senang bertemu lagi dengan Tapasya dan berkata kalau mereka berdua sudah ditakdirkan untuk bersatu. Tapasya tidak suka dengan perkataan ini dan ia langsung pergi. Lagi-lagi, Rathore berkata kalau mereka pasti akan bertemu lagi.

Kekesalan Tapasya memuncak saat ia sudah naik ke rumah, tetapi tasnya tertinggal di dalam mobil. Sebelum mengambil tasnya, ia melihat Veer dan Ichcha bermesraan di sebuah ruangan dengan tatanan makan malam romantis, lengkap dengan bunga, boneka dan hadiah-hadiah lainnya. Tapasya kesal dan mematikan lampu, meski hal ini ternyata justru menambah kemesraan Ichcha dan Veer.

Veer berkata kalau Satya adalah 'otak' dari kejutan romantis ini. Ichcha sempat heran karena Tapasya justru pergi ke pesta Veer di restoran. Veer tahu kalau Tapasya pasti akan melakukannya karena ia tidak akan pernah rela dengan kebahagiaan Ichcha. Satya sendiri sempat kesal karena Tapasya yang pergi ke pesta itu. Karena itulah, dia mengubah rencana dengan menghias rumah Bundela demi pertemuan romantis Ichcha dan Veer.

Keberadaan Satya di rumah itu memang menjadi berkah bagi banyak orang. Semua orang menyayanginya, terutama kakek dan Gunvanti. Kakek gemar sekali mengajak Satya main catur karena Satya mengingatkannya pada Vansh.

Sedangkan Gunvanti ingin mendapat resep-resep baru dari internet, sebab suatu hari Gunvanti mengomeli Ichcha yang dianggap menghilangkan buku resep. Sering sekali terjadi keributan untuk memperebutkan perhatian Satya, di antara keduanya. Hal ini membuat nenek sedikit iri. Ia meminta Tapasya untuk berbaik hati kepada Satya supaya semua rencananya menyingkirkan Ichcha bisa terlaksana. Tetapi, Satya terlalu cerdik untuk itu. Ia tahu kalau Tapasya punya rencana jahat untuk Ichcha dan ia tidak menyukainya, karena Ichcha adalah sandaran Saanchi.

pertemuan romantis Ichcha dan Veer

Tetapi, Satya sempat mengalami kecelakaan karena rem mobilnya blong. Hal ini diutarakan oleh pemilik bengkel kepada Veer. Veer dan seisi rumah terkejut, namun Tapasya langsung menuduh Ichcha karena Ichcha yang meminjamkan mobil. Veer marah karena kunci itu diserahkan oleh Veer kepada Ichcha. Veer akan mengusut hal ini.

Ok, sekarang kita melihat sejauh mana siasat Pushkar untuk menyingkirkan Damini. Masih belum berhasil, karena Damini dengan mudah menjatuhkan Pushkar, dengan membalikkan omongan yang dilontarkan Pushkar. Saking marahnya, Pushkar merusak bunga dan hadiah dari istrinya sendiri, karena dia mengira kalau semuanya itu adalah hadiah Jogi untuk Damini.

Sementara itu, Jogi mencari Damini yang pergi menemui Ichcha di rumah Bundela. Pushkar berusaha menjatuhkan Damini, tetapi masih saja mentah di mata Jogi. Sedangkan Damini sendiri, terus mengatakan kepada Ichcha, bahwa ia tak boleh membiarkan dirinya diinjak terus menerus.

Demikianlah sinopsis Uttaran episode 151 yang tayang hari Kamis ini. Nantikan episode 152 yang akan tayang besok sore. Lihat juga sinopsis episode 150 sebelumnya jika anda tidak sempat menontonnya.

Last edited 19 February 2016