Sinopsis Uttaran Episode 154 (Minggu, 21 Februari 2016)

Umed berbincang dengan Veer di kantor. Berdua saja. Sebelum melanjutkan percakapan, Umed meminta Veer untuk tidak salah paham. Veer hanya tersenyum karena ia merasa kalau ia tidak pernah dan tidak akan mungkin salah paham dengan apapun yang dibicarakan ayahnya. Umed meminta Veer untuk lebih memerhatikan Ichcha karena saat ini, Ichcha merasa sendirian sejak kehamilan Tapasya. Veer setuju dan lagi-lagi berkata kalau cintanya kepada Ichcha tidak akan berubah, terlepas dari kehamilan Tapasya.

Sementara itu, Tapasya sedang kegeeran menerima bingkisan berisi baju-baju bayi. Ia langsung saja mengira kalau bingkisan tersebut dari Veer. Ia membaca surat di dalamnya dengan tersenyum, meski tak tertulis siapa pengirimnya itu. Nenek penasaran apa isi surat itu meski Tapasya tidak memberitahukannya. Nenek pun beranjak demi menjaga privasi Tapasya.

Ponsel Tapasya pun berbunyi dan ia segera menjawabnya tanpa melihat siapa yang menelepon. Ia langsung menebak kalau Veer yang menelepon dan langsung berterima kasih untuk bingkisan yang ia dapatkan. Betapa terkejut ia saat mendengar suara Rathore yang berkata bahwa bingkisan itu untuk ibu dari anaknya. Tapasya tak mau mengakui hal ini, meski ia tak dapat memungkiri kalau pernah terjadi sesuatu di malam saat ia sedang bersama Rathore di hotel casino.

Sinopsis Uttaran Episode 154

Lihat daftar lengkap sinopsis Uttaran per episode selengkapnya hingga episode terakhir.

Tapasya menyobek-nyobek surat tersebut dan membuang bingkisan itu. Ia menuju ke kamar dan mengambil banyak uang untuk dimasukkan ke dalam tasnya. Ia berlari saja tanpa sadar uangnya terjatuh. Ichcha memanggilnya, tetapi Tapasya justru membentaknya karena ia tidak ingin diganggu saat ingin pergi. Tapi, Ichcha langsung berkata kalau uangnya jatuh.

Tapasya malu dan takut ketahuan hingga akhirnya Ichcha memberinya minum. Setelah minum, Tapasya tidak konsen dan melepas gelas sebelum Ichcha menangkapnya. Tentu, tidak mungkin Tapasya yang membersihkan.

Belum usai Ichcha membersihkan lantai, nenek sudah datang dan memaki Ichcha dengan berkata kalau ia sengaja melakukan hal ini supaya Tapasya terpeleset, dan ia juga menyuruh Ichcha untuk siap-siap tergeser dari rumah Bundela. Ichcha beranjak, dan bertemu dengan paman Kasad.

Paman Kasad mengingatkan Ichcha supaya tidak terlalu dekat dengan Saachi dan Satya karena kedatangan mereka justru sering membuat keadaan kacau balau. Ichcha berkata kalau paman Kasad mungkin salah paham dengan sikap mereka berdua. Ichcha belum percaya juga, padahal saat ia masuk ke kamar Saachi, ia melihat Saachi sedang pilih-pilih baju.

Saachi juga merencanakan sesuatu yang buruk kepada kakek. Rancangan Satya saat perayaan ulang tahun kakek. Mereka akan menjatuhkan sesuatu saat kakek memberikan sedekah bagi warga desa sekitar yang tidak mampu. Saachi akan menjatuhkan lampu gantung kristal tepat di atas kakek.

Kepergian Tapasya tak mulus. Ia bertemu Veer di jalan, dan ia menolak untuk diantar. Veer heran tetapi tak ingin berkata apa-apa.

Veer pulang dan menyerahkan tas berisi saree dari bahan katun untuk Tapasya melalui Chanda. Melihat Ichcha ada disitu, Chanda langsung memamerkannya. Tapi, Ichcha mengambilnya untuk segera menyerahkannya kepada Tapasya. Ichcha berkata kalau Tapasya tidak perlu mimpi mendapatkan Veer meski sudah mengandung anak Veer sekalipun.

Pagi harinya, saat yang ditunggu telah tiba. Satya dan Saachi sudah berkoordinasi untuk saat yang tepat dalam menggunting kabel lampu gantung tersebut. Saat kabel telah digunting, Tapasya yang ada di bawah lampu itu, dan Satya makin senang saja karena ia tidak pernah suka dengan sosok yang ia anggap sok itu. Harapan Satya dan Saachi pupus saat Ichcha terlebih dahulu melihat hal ini, dan mendorong Tapasya untuk menyingkir. Ichcha yang akhirnya menjadi korban lampu gantung itu.

Namun demikian, kecelakaan ini masih belum dapat menggugah keinginan Gunvanti untuk menjenguk Ichcha. Hal ini membuat hati Damini sedih. Ia juga menyarankan Ichcha untuk segera ke dokter kandungan, karena mungkin ada masalah mengapa mereka tak kunjung hamil. Tetapi, Ichcha berkata, kalau ada masalah dengan kesuburan, dirinyalah yang patut dipertanyakan karena Veer akan menjadi ayah bayi Tapasya. Veer hanya termenung di luar kamar Ichcha.

Demikianlah sinopsis serial Uttaran episode 154 yang tayang hari minggu kemarin. Nantikan kelanjutan serial Uttaran hari ini (episode 155) yang akan tayang pukul 14.45 WIB, setelah episode perdana serial "Kaali dan Gauri" (lihat update jadwal ANTV). Untuk anda yang tidak sempat menonton episode sebelumnya, anda bisa membacanya disini: episode 153.

Last edited 23 February 2016