Sinopsis Veera Episode 32 (Kamis, 18 Februari 2016)

Balwant sudah membawakan kuda bernama Heer, milik Sampooran untuk digunakan oleh Nihal dalam lomba pacuan kuda. Tentu saja, hal ini disambut gembira oleh Ranvi dan Veera. Sebelumnya, mereka berdua kecewa karena Nihal tidak memiliki kuda saat mereka sampai di ajang lomba itu. Bahkan, Nihal sudah sangat merendahkan diri kepada seorang pria, dimana ia ingin meminjam kudanya.

Beruntung, Balwant segera datang serta membawa kuda kesayangan Sampooran dan Ranvi itu. Ratan hanya bisa meminta Nihal berhati-hati karena Heer hanya akan sangat jinak kepada Sampooran dan Ranvi. Kehadiran Balwant dan kuda Sampooran membuat Baltavar terkejut dan ciut. Sebelumnya, ia menghina Nihal yang datang ke lomba pacuan kuda tanpa membawa kuda. Nihal tak balas menghina, namun ia hanya meminta Baltavar untuk siap-siap malu karena dia yang akan memenangkan lomba ini.

Sinopsis Veera Episode 32

Di ajang yang sama, Ratan terkejut saat panitia lomba mengumumkan namanya, sebagai salah satu peserta lomba balap traktor. Awalnya, ia mengira ada seseorang lain yang bernama Ratan. Tetapi, saat disebutkan bahwa pesertanya adalah Ratan dari Pritampura, maka Ranvi dan Veera tak ragu jika ibunyalah yang akan menjadi salah satu partisipan lomba.

Ranvi dan Veera sangat antusias saat Ratan diikutsertakan dalam lomba balap traktor. Yang sangat istimewa adalah Ratan merupakan satu-satunya wanita yang berpartisipasi dalam ajang ini. Tentunya, semua penonton sangat antusias menanti bagaimana aksi pebalap traktor wanita pertama ini. Namun, Ranvi dan Veera baru sadar, mengapa Ratan bisa mengikuti balapan ini. Ternyata, Baltavar lagi-lagi hadir di antara mereka. Ia berkata, bahwa dirinya yang mendaftarkan Ratan, karena ia ingin melihat Ratan dipermalukan.

Jika Ranvi dan Veera merasa senang dan bangga melihat ibunya akan mengikuti lomba balap traktor melawan para pria, tidak demikian dengan Ratan. Selama ini, ia hanya mengendarai traktor demi mencari nafkah, bukan untuk balapan. Tetapi, lagi-lagi Nihal memberinya semangat. Hal yang sama juga dilakukan oleh kedua anaknya. Hal ini sempat membuat Ratan ingin mengundurkan diri, tetapi panitia enggan melakukannya karena hal ini akan membuat even ini memiliki imej buruk. Tak ada pilihan lain bagi Ratan selain mengikuti balapan ini.

Ranvi menyampaikan kabar mengejutkan ini kepada Chaaji, yang sangat girang namun akhirnya mengomel karena ponselnya harus diisi ulang. Ia pun mencari charger yang tak kunjung ketemu, hingga akhirnya dia harus pergi ke rumah Gurpreet demi meminjam charger. Dengan antusias, Chaaji menceritakan bagaimana kiprah Ratan yang menjadi satu-satunya wanita peserta lomba balap traktor.

Gurpreet mendengar dengan ekspresi datar. Selama ini, ia sudah kenyang mendengar pujian untuk Ratan, bahkan dari suaminya sendiri. Saat Gurpreet mencari charger, Chaaji membantu menyelesaikan setrika baju-baju Kartar sembari nyerocos soal kehebatan Ratan meski Gurpreet tak menanggapi. Chaaji juga tak peduli dan ia langsung saja membawa ponselnya menuju ke balai desa, dan menyetelnya dalam pengaturan pengeras suara supaya semua orang dapat mendengarkan 'laporan pandangan mata' dari Ranvi.

Perlombaan dimulai, dan semua orang sangat antusias, terutama para penduduk Pritampura dan kaum wanita yang hadir disitu. Tentu, ada beberapa orang yang mencibir partisipasi Ratan dalam lomba seru ini, yakni Baltavar dan beberapa pria lain yang menganggap kalau wanita tidak mungkin dapat membawa traktor dalam kecepatan yang tinggi.

Namun, Nihal terus memberikan semangat kepada Ratan, dimana ia berkata bahwa kepercayaan Ranvi dan Veera untuk kemenangan yang akan diraih Ratan harus dijaga. Selain itu, hal ini adalah kebanggaan Ratan, karena meski ia tidak berhasil menjadi juara pertama, Ratan sudah sangat berani dan punya nyali dalam mengikuti lomba ini.

Chaaji meminta Ranvi untuk menelepon sehingga Chaaji dapat memperdengarkan ponselnya kepada seluruh penduduk yang berkumpul di balai desa, demi mengikuti progres dari perlombaan ini. Singkat kata, Ratan mendapat peringkat ketiga, dan hal ini merupakan hal yang sangat membanggakan karena ia adalah satu-satunya wanita. Sang ketua panitia berujar kalau prestasi ini merupakan hal yang luar biasa, kendati Ratan 'hanya' menyabet peringkat ketiga.

Dalam sambutannya, Ratan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung, termasuk kepala desa Pritampura yang selalu memberikan support kepada dirinya dan keluarganya dalam hal apapun.

Demikianlah sinopsis Veera episode 32. Nantikan kelanjutan sinopsis episode 33 yang akan tayang besok siang di ANTV. Lihat juga sinopsis episode sebelumnya: episode 31.

Last edited 19 February 2016